Inovasi Teknologi

Mega Murapi

Mega Murapi Dapat Berbuah terus menerus dan cocok untuk ditanam didaerah dengan ketinggian 200 - 1000 m di atas permukaan laut

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Nur Richana, M.Si.

Prof. (Riset). Dr. Ir. Nur Richana, M.Si. Prof. (Riset). Dr. Ir. Nur Richana, M.Si. adalah peneliti utama di bidang Teknologi Pascapanen, saat ini bekerja pada kelompok peneliti di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen.

Selama berkarir sebagai peneliti, Nur Richana telah menghasilkan penelitian biofarm dari amprok jagung telah dipublikasikan sebanyak 118 karya ilmiah (104 publikasi ilmiah dalam bahasa Indonesia dan 14 publikasi ilmiah dalam bahasa Inggris).

Nur Richana memperoleh gelar S1 pada Fakultas Teknologi Pertanian Gadjah Mada (UGM) 1983, gelar magister bidang teknologi Industri Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1977, dan gelar doktor bidang Industri Pertanian di IPB pada 2006.

Dalam rangka peningkatan kemampuan penelitian, pelatihan yang telah diikuti antara lain: pelatihan penelitian laboratorium di Sukamandi, nutrition and antinutrition for food crop di ICRISAT India, dan Food Technology di UPLB Filipina.

Berbagai kegiatan non struktural antara lain sebagai ketua kelompok peneliti bioproses, Ketua dewan redaksi Buletin Pascapanen, serta mitra bestari di Menara Perkebunan (Jurnal Penelitian Bioteknologi Perkebunan), Jurnal Teknologi Industri Pertanian (IPB), dan Jurnal Agritech (UGM).

Nur Richana merupakan profesor riset Kementerian Pertanian yang ke-105 yang dikukuhkan pada Desember 2012 dengan judul orasi “Teknologi Bioproses Jagung dan Ubikayu untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi. Penghargaan yang pernah diterima adalah Satya Lancana Karya Satya XX pada 17 September 2009 dan Peneliti Utama Berprestasi oleh Kementan pada 24 Juni 2011.

Pengalaman Riset : 1. Penelitian proses produksi xilanase dari bakteri alkalofilik, dan media xilan dari tongkol jagung (2001 - 2004) 2. Penelitian siklodektrin dari umbi garut (2002 - 2003) 3. Penelitian maltodekstrin dari umbi-umbian langka (2002 - 2003) 4. Penelitian sagu untuk makanan tradisional (mie) (2003 - 2004) 5. Produksi glukosa, gula kasava dan fruktosa skala pedesaan (2005 - sekarang).

Nur Richana, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Jalan Tentara Pelajar 12 Cimanggu, Bogor 16114; Telepon: 0251-8321762; Faksimile 0251-8350920; E-mail:bb_pascapanen@litbang.deptan.go.id, richana@yahoo.com; HP. 085714783511.

Berita

  • Serangan Tunggau Merah Pada Ubi Kayu dapat dikendalikan

    12 Des

    tunggau merah Pengendalian serangan hama tungau merah bisa dilakukan secara biologi, kultur teknis, dan kimiawi. Pengendalian secara biologi dilakukan dengan menggunakan musuh alami (predator) yang ada di alam. Predator tungau yang paling penting adalah: (1) Oligota minuta untuk Mononychellus tanajoa, (2) Stethorus tridens untuk T. urticae dan T. cinnabarinus, dan (3) Phytoseiidae. (berita lengkap)

  • Gejala Serangan Hama Tungau Merah pada Ubi Kayu

    12 Des

    tunggau merah Ubi kayu sering dikenal dengan tanaman semusim dan tumbuh pada lahan kering dengan tingkat kesuburan tanah yang rendah dan ketersediaan air terbatas. Namun, dengan umur panen ubi kayu yang panjang menyebabkan berisiko tumbuh pada musim kemarau yang panjang dan berpeluang mengalami cekaman kekeringan. Pada saat kondisi kekeringan, tanaman ubi kayu dapat terserang hama tungau merah (Tetranychus urticae) (berita lengkap)

  • 8 Varietas baru dilepas, jawab tantangan untuk lahan agroekosistem non eksisting

    11 Des

    simnas bb padi 2017 Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Dr. Muhammad Syakir. menyambut baik dan sangat mengapresiasi launching delapan varietas yang dihasilkan para peneliti Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Dalam sambutannya Kepala Badan menegaskan bahwa “kontribusi peneliti dan pakar-pakar padi Indonesia sangat besar dan siapa lagi sumber mata air kalau bukan dari balai”, demikain ungkap Dr. Muhammad Syakir. (berita lengkap)

  • Jestro Ag60; Anggur Kecil Manis Tanpa Biji (seedles)

    11 Des

    Jestro Ag60; Anggur Kecil Manis Tanpa Biji (seedles) Anggur merupakan salah satu buah yang bergizi tinggi dan juga memiliki nilai ekonomi cukup tinggi. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mempunyai koleksi plasma nutfah anggur dengan banyak aksesi di Kebun Percobaan Banjarsari salah satunya anggur Jestro Ag60. (berita lengkap)

  • Solusi Efektif dan Efisien Memanen Bawang Merah

    08 Des

    Alsin Pemanen Bawang Merah Alsin yang dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian melalui Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) pada tahun 2017 ini, dapat memanen umbi lebih cepat, efektif dan efisien, dibandingkan tenaga manusia. Alsin ini dilengkapi dengan kemampuan untuk menggali umbi, mangambil dan memisahkan tanah dari umbi. Mesin ini selain dapat dipergunakan untuk memanen bawang merah, juga dapat digunakan untuk memanen produk hortikultura lainnya seperti kacang tanah dan kentang. (berita lengkap)

  • Panen Padi Hibrida dan Temu Lapang di Tabanan Bali

    07 Des

    Temu lapang dan gelar teknologi padi hibrida mengangkat tema “Meningkatkan Daya Saing Petani Melalui System Pertanian Berbasis Komunitas dipusatkan di Desa Tajen, Kec. Penebel, Kab. Tabanan, Bali, selasa (5/12/2017). (berita lengkap)

Berita lainnya »