Inovasi Teknologi

Padma Buana

Padma Buana Umur mulai berbunga 52-56 hari setelah tanam, Warna bunga merah muda, Tinggi tanaman 104-119,7 cm, Diameter kuntum bunga 7.6-8.1 cm, Tipe bunga spray, Jenis bunga potong, Ketahanan mekar dalam vas 10-12 hari, beradaptasi dengan baik di dataran sedang hingga tinggi dengan altitude 700-1.200 m dpl

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Agus Pakpahan

Prof. (Riset). Dr. Ir. Agus Pakpahan Prof. (Riset). Dr. Ir. Agus Pakpahan adalah peneliti di bidang Agro Ekonomi (Ekonomi Pertanian), saat ini bekerja pada kelompok peneliti di Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Sebagai peneliti, Agus Pakpahan telah menghasilkan 211 karya tulis sebagai penulis tunggal maupun bersama penulis lain dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia, Inggris maupun bahasa asing lainnya.

Agus Pakpahan menyelesaikan Pendidikan S1 dan S2 masing-masing diperoleh di Institut Pertanian Bogor pada 1978 dan 1981. Pada 1983 mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan Doctor of Philosophy dalam bidang Agricultural Economics di Michigan State University dan selesai pada 1988.

Pendidikan non formal yang pernah Dia ikuti adalah: 1) Agro Economic Method di Philipina pada 1982; 2) Service Irrigation Methodology di Langkawi, Malaysia pada 1991; 3) Service Irrigation Methodology di Feldafing, Germany pada 1992; 4) Risk Management Banking Business di London pada 2008; dan 5) Risk Management for Retail Banking di Amsterdam pada 2010.

Pada 1992, Dia mendapat kesempatan menjadi visiting scholar jangka pendek pada Cornell International Institute for Food, Agriculture and Development, Amerika Serikat; dan pada tahun 1995 menjadi visiting scholar di Indonesia Project pada Australian National University.

Selain sebagai peneliti, Agus pernah menduduki beberapa jabatan struktural antara lain: Kepala Bidang Tata Operasional Penelitian di Pusat Penelitian Agro Ekonomi sebagaipada 1990-1994, Kepala Bidang Analisis Kebijakan Pertanian pada Biro Pertanian dan Pengairan di BAPPENAS, Kepala Biro Bantuan dan Regional I, Kepala Biro Kelautan Kedirgantaraan Lingkungan Hidup dan IPTEK. Selanjutnya menjabat Direktur Jenderal Perkebunan, Departemen Pertanian pada 1998-2003; Deputi Menteri Negara BUMN Bidang Agroindustri, Kehutanan, Kertas, Percetakan dan Penerbutan Rekayasa Genetik sejak 2010.

Jenjang fungsional Ahli Peneliti Utama diraih pada 1996 Gelar Profesor Riset diperoleh pada 13 November 2013 setelah melakukan orasi ilmiah berjudul: Membalik Arus Guremisasi Petani dan Pertanian. Dia merupakan Profesor Riset ke-110 tingkat Badan Litbang Pertanian atau ke-411 tingkat nasional.

Penghargaan yang pernah diterima yang bersangkutan selama bekerja antara lain: Penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 tahun (1995); Satyalancana Wirakarya (1997); Satyalancana Pembangunan (1999); dan pada mendapatkan penghargaan Satyalancana Karya Satya 20 tahun (2002).

Agus Pakpahan, Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP), Jl. Jend. A. Yani No. 70 Bogor; Telp. 0251-8325177;, Faksimili 0251-8314496.

Berita

  • Alat Inseminasi Buatan (IB) Tipe Semprot pada Unggas, Praktis, Lebih Cepat dan Hemat

    16 Nop

    IB BOGOR - Inseminasi Buatan (IB) sudah biasa digunakan untuk peningkatan produksi unggas. Pada umumnya yang digunakan adalah alat IB tipe suntik, namun dalam aplikasinya membutuhkan waktu maupun tenaga kerja yang cukup besar. Untuk menjawab kebutuhan alat IB yang lebih efektif dan efisien, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah menghasilkan invensi berupa Alat IB tipe semprot. Ide original alat ini berasal dari inventor Abdullah Udjianto, yang selanjutnya bersama-sama dengan tim Taman Teknologi Pertanian (TTP) Cigombong dan Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (Balai PATP) menghasilkan alat IB tipe semprot serta didaftarkan paten. (berita lengkap)

  • Inovasi, Kunci Pembangunan Pertanian Korporasi

    15 Nop

    pelantikan fungsional JAKARTA – Jalur karir ASN dikenal dengan sistem double track dimana seorang ASN dapat berkarir melalui jalur fungsional ataupun struktural. Kamis, (15/11/2018) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Ir. Syukur Iwantoro, MS, MBA melantik kembali enam orang dalam jabatan fungsional peneliti utama dan madya setelah sebelumnya telah menjalani tugas dalam jabatan struktural. (berita lengkap)

  • RDA NIHHS : Penelitian Pascapanen Pertanian Indonesia Menuju Lebih Baik

    15 Nop

    NIHH JAKARTA (14/11) - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melaksanakan pertemuan dengan Director National Institute of Horticultural and Herbal Science (NIHHS), Ji Gang Kim, Ph.D dikantor pust Balitbangtan Pasar Minggu (14/11/2018). Mr. Kim sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Solok, Sumatera Barat dan melihat hasil penanganan segar mangga gedong gincu. Ini merupakan kunjungannya yang keempat ke Indonesia. (berita lengkap)

  • Tambi 1 Varietas Unggul Baru Teh Sinensis

    14 Nop

    Tambi1 Tambi 1 merupakan varietas unggul baru teh tipe sinensis yang dihasilkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang berasal dari perbanyakan klonal pohon induk tunggal hasil seleksi dalam populasi asal biji (illegitiem). Selain bahan teh hijau, Tambi 1 dapat digunakan untuk meningkatkan rasa dan aroma teh hitam. (berita lengkap)

  • Mengenal Mussidia Pectinicornella Hamps, Si Penggerek Buah Petai

    13 Nop

    penggerek petai Tanaman petai (Parkia speciosa Hassk) merupakan tanaman dari famili Leguminosae yang diketahui mempunyai banyak manfaat kesehatan. Bahkan kulit buahnya memiliki banyak manfaat karena memiliki kandungan antioksidan dan polifenol serta bahan aktif yang bermanfaat sebagai anti radang lambung dan anti diabetes. Buah petai digemari masyarakat terutama di Asia Tenggara sebagai salah satu jenis sayuran meskipun buah ini memiliki bau khas yang tajam. (berita lengkap)

  • Kepala Balitbangtan Lantik Lima Pejabat Baru

    12 Nop

    sertijab JAKARTA – Untuk mengisi beberapa jabatan yang kosong serta sebagai penyegaran organisasi, Senin (12/11/2018) di Kantor Pusat Balitbangtan Jakarta, Kepala Balitbangtan Prof (R). Muhammad Syakir melantik lima pejabat struktural Eselon III dan IV lingkup Balitbangtan. (berita lengkap)

Berita lainnya »