Inovasi Teknologi

Padma Buana

Padma Buana Umur mulai berbunga 52-56 hari setelah tanam, Warna bunga merah muda, Tinggi tanaman 104-119,7 cm, Diameter kuntum bunga 7.6-8.1 cm, Tipe bunga spray, Jenis bunga potong, Ketahanan mekar dalam vas 10-12 hari, beradaptasi dengan baik di dataran sedang hingga tinggi dengan altitude 700-1.200 m dpl

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Baehaki Suherlan Effendi

Prof. (Riset). Dr. Ir. Baehaki Suherlan Effendi Baehaki, pria kelahiran Cianjur pada 7 Juni 1948, adalah anak ke-6 dari Bapak H. Sahori dan Ibu Hj. Nur'aisyah. Tahun 1977 menikah dengan Dra. Arifah dan dikaruniai empat anak: Mira Rachmawati Aisyah (Alm.), Nurul Azizah Shut, Rahmillah Aliyatin, dan Muhammad Abdarasyid. Peneliti Utama ini sekarang bekerja di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.

Ia menyelesaikan sekolah SD, SMP, dan SMA di Cianjur. Gelar sarjana pertanian diperoleh pada tahun 1974 di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung. Program pendidikan S2 di Institut Pertanian Bogor hanya diselesaikan dalam tempo satu tahun dengan NMR 3,8 sehingga diperkenankan mengikuti program S3 di perguruan tinggi yang sama. Pada tahun 1985 berhasil meraih gelar Doktor di bidang entomologi.

Baehaki kini berstatus sebagai peneliti hama tanaman di Balai Penelitian Tanaman Padi (Balitpa). Yang bersangkutan mulai masuk LP3-Bogor pada tahun 1979 sebagai Calon Pegawai dan resmi diangkat menjadi PNS tingkat Penata Muda/III-a pada tahun 1980 dan mencapai tingkat Pembina Utama/IV-e pada tahun 2000. Karir fungsional tertinggi tingkat APU dicapai pada tahun 1994. Gelar profesor riset diperoleh pada tahun 2006 dan ia merupakan profesor riset ke-29 di BB Padi dan ke-155 di Badan Litbang Pertanian.

Baehaki dalam karir penelitinya telah memetakan biotipe wereng coklat dan menghasilkan teknologi pengendaliannya melalui uji ketahanan dan pergiliran varietas. Selain itu Baehaki juga telah menemukan Telenomus dignus parasitoid penggerek batang padi, menentukan ambang ekonomi hama tunggal dan hama ganda tanaman padi, menemukan formulasi pengendalian hama berdasarkan ambang ekonomi musuh alami, menggelar teknologi sistem integrasi pertanaman padi dan palawija (SIPALAPA), Menggelar teknologi sistem rotasi palawija setelah padi (ROPALAPA), mengembangkan entomophagus insect dan memformulasi Metarhizium anisopliae (Metaria WP). Pada 2011, mengawal teknologi Tanam Serempak Padi Inpari 13 di Polanhardjo sebagai upaya Gubernur Jawa Tengah melaksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) pengendalian hama wereng coklat dan hama utama padi lainnya.

Ia juga dipercaya menjadi pengajar di Fakultas Pertanian UNPAD Bandung, anggota Tim Peneliti Insektisida Botani PAU Ilmu Hayati Institut Teknologi Bandung pada tahun 1987, anggota Tim Sekretariat Pilot Project Indeks Pertanaman Padi 300, anggota Tim Studi Pengembangan Model Peningkatan Produksi Padi dalam upaya pemantapan swasembada pangan, anggota Tim Peneliti Integrated Pest Management Net Work IRRI sejak 1987 sampai sekarang, anggota Tim Khusus Komisi Pestisida, dan Anggota AFACI (Asian Food and Agriculture and Cooperative Initiative (2010 – 2011).

Baehaki mendapat kepercayaan pula sebagai anggota Tim Peneliti Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Universitas Gadjah Mada yang bertugas meneliti efektivitas dan efisiensi penerapan kurikulum Sekolah Lapang PHT (SLPHT) padi, menginventarisasi prioritas topik dan materi penelitian untuk perbaikan kurikulum, mengidentifikasi kelemahan rekomendasi teknologi PHT dalam program SLPHT padi. Dia juga ditunjuk sebagai anggota Tim P2JP Puslitbang Tanaman Pangan pada periode 2002 – 04, anggota Tim Penilai Prestasi Ilmiah Balitpa periode 2002 – 04, anggota Tim Penilai Pelaksanaan Tupoksi Balitpa, anggota Tim Asistensi Penelitian dan Pengembangan Teknologi Padi Varietas Unggul Tipe Baru Fatmawati dan varietas unggul lainnya.

Karya ilmiah hasil penelitian Baehaki yang hingga kini tercatat sekitar 73 makalah yang telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah, majalah semi ilmiah, dan prosiding, baik di dalam maupun luar negeri. Baehaki juga telah menulis dua buku tentang hama padi dan insektisida yang diterbitkan oleh PT Angkasa Bandung, Telah menulis buku SL-PTT Padi Sawah, Telah menulis buku SL-PTT Padi Gogo, Telah menulis buku Pedoman IP Padi 400, Telah menulis buku SOP Pengendalian wereng coklat 2010 – 2011, Telah menulis Policy Brief berjudul model rencana tindak lanjut (MRTL) pengendalian hama wereng coklat berdasarkan kebijakan triangle strategi dalam pengamanan produksi padi nasional

Tidak kurang dari 84 makalah yang belum terbit dan dipresentasikannya di kongres perhimpunan profesi, IRRI IPM-Network, International Rice Congress, International Rice Conference, Badan Ketahanan Pangan, Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Universitas, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Pemda, kursus-kursus, pelatihan calon pakar dan pelatihan petani. Dia juga dipercaya sebagai penyunting makalah ilmiah dalam beberapa prosiding dan pernah menjadi anggota redaksi Media Penelitian Sukamandi.

Penghargaan dari Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional diperolehnya pada tahun 1994 atas peransertanya dalam program pelatihan, pengembangan, dan penerapan PHT dari tahun 1989 hingga 1993, dan sebagai peneliti program nasional PHT dalam periode 1991 – 92. Penghargaan juga diperoleh dari Menteri Pertanian pada tahun 2002 atas jasanya dalam penemuan teknologi pengendalian hama wereng coklat, dan penghargaan dari Presiden RI berupa Satyalencana Karya Satya XX pada tahun 2004. Berbagai sertifikat diperolehnya dari IRRI, Zhejiang University, berbagai lembaga penelitian pertanian, dan organisasi profesi ilmiah.

Terpilih sebagai Ketua I Perhimpunan Entomologi Indonesia (PEI) Cabang Bandung untuk periode 1989 – 92, Baehaki pada tahun 1985 sebagai Ketua penyelenggara Simposium Hama Palawija, Tahun 1992 sebagai ketua penyelenggara Simposium Penerapan PHT dan pada tahun 2001 sebagai Ketua Penyelenggara Simposium Pengendalian Hayati Serangga di Sukamandi. Ketua Penyelenggara Workshop Rencana Tindak lanjut (RTL) Pengendalian wereng coklat di Sukamandi-Jawa Barat, 4 Mei 2010, untuk menhasilkan kertas kerja dan rekomendasi Pengendalian wereng coklat ke Bupati dan Gubernur, Ketua Penyelenggara Workshop RTL di Sukamandi-Jawa Barat, 21 – 23 September 2010 untuk menhasilkan kertas kerja dan rekomendasi Pengendalian wereng coklat ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat, Ketua Penyelenggara Workshop RTL Pengendalian wereng coklat di Solo-Jawa Tengah, 30 Maret 2011 untuk menhasilkan kertas kerja dan rekomendasi Pengendalian wereng coklat ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah dan Gubernur Jawa Tengah, Ketua Penyelenggara Workshop RTL Pengendalian wereng coklat Sukamandi-Jawa Barat, 12 April 2011 untuk menhasilkan kertas kerja dan rekomendasi Pengendalian wereng coklat ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat, Ketua Penyelenggara Workshop RTL Pengendalian wereng coklat di Lamongan-Jawa Timur 20 April, 2011 untuk menhasilkan kertas kerja dan rekomendasi Pengendalian wereng coklat ke Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan Gubernur Jawa Timur. RTL Anyer-Banten 4 – 5 Mei 2011 untuk menhasilkan kertas kerja dan rekomendasi Pengendalian wereng coklat ke Dinas Pertanian Provinsi Banten dan Gubernur Banten. Pengawalan/Pendampingan SL- PTT Provinsi Jawa Tengah, SK Ka. Badan Litbang, No.48/Kpts/Kp.340/I/02/2011.

Baehaki sejak tahun 2002 sampai sekarang sebagai Koordinator Kerjasama Penelitian di Balai Penelitian Tanaman Padi. Pada dua tahun terakhir ini yang bersangkutan Aktif mensosialisasikan Strategi Pengendalian Wereng Coklat kepada para kebijakan, PPL, PHP, kontak tani dan petani di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara bersama PT Bayer Indonesia yang bekerjasama dengan Direktorat Pelindungan Tanaman Pangan.

Baehaki S.E, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya No.9 Sukamandi-Subang-Jawa Barat. Telp. 0260-520157, Faksimile 0260-520158, E- mail: baehaki.se@telkom.net

Berita

Berita lainnya »