Inovasi Teknologi

Hipa 6 Jete

Hipa 6 Jete Rentan terhadap hama wereng, batang coklat, biotipe 2. Agak rentan terhadap penyakit hawar daun, bakteri strain serta rentan terhadap virus tungro.

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Dewa Ketut Sadra Swastika, MS

Prof. (Riset). Dr. Ir. Dewa Ketut Sadra Swastika, MS Prof. (Riset). Dr. Ir. Dewa Ketut Sadra Swastika, MS adalah Peneliti Utama dibidang penelitian Ekonomi Pertanian, saat ini bekerja pada kelompok peneliti di Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Selama berkarir sebagai peneliti, Ketut telah menghasilkan 95 Karya Tulis Ilmiah, baik yang ditulis sendiri maupun yang ditulis bersama peneliti lain. Karya Tulis Ilmiah tersebut terdiri dari 58 tulisan berbahasa Indonesia dan 37 tulisan berbahasa Inggris.

Ketut memperoleh gelar Sarjana Pertanian Jurusan Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 1980,Gelar Magister Sains (MS) bidang Ekonomi Pertanian dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung pada tahun 1985. Meraih gelar Doctor of Philosophy (PhD) pada tahun 1995 dari University of The Philippines Los Baños (UPLB) bidang Agricultural Economics.

Pendidikan non formal diperoleh melalui berbagai pelatihan (Training) di dalam dan luar negeri, seperti berikut: Pelatihan Pola Tanam LP3 dan IRRI Bogor tahun 1980; Cropping System, IRRI, Los Baños tahun 1980; Metodologi Penelitian Sosek dan Komputasi, IPB-PSE, Bogor tahun 1985; Development Oriented Farming System Research, Wageningen, The Netherland tahun 1988; Irrigation Water Management, IRRI, Los Baños tahun 1989; Computable General Equilibrium, IFPRI, Washington DC tahun 1996; SWOT Analysis, Badan Litbang, Bogor tahun 1999; Logical Framework, Badan Litbang, Sukabumi tahun 2000.

Kegiatan yang terkait dengan penelitian, yang bersangkutan juga pernah menangani penelitian kerjasama dengan lembaga internasional, seperti dengan IRRI (1986 – 1988); IDRC-IRRI (1990 – 1992); CIMMYT (1998 – 2002); CGPRT/UN-ESCAP (2004 – 2005); MERCY.

Ketut memperoleh jabatan Ahli Peneliti Utama pada 1 Mei 2007 dan dikukuhkan sebagai Profesor Riset pada 29 November 2010, dengan judul orasi “Membangun Kemandirian dan Kedaulatan Pangan untuk Mengentaskan Petani dari Kemiskinan”.

Dewa Ketut Sadra Swastika, PSE KP, Jl. Jend A. Yani No. 70 Bogor 16161, Telp. 0251 8333964, Faksimile 0251- 8314496, Email : sadradewa@yahoo.com

Berita

  • Kunjungan Kepala Badan Ketahanan Pangan se Indonesia di BPTP Jakarta

    30 Agu

    kunjungan BKP se Indonesia ke BPTP Jakarta JAKARTA – Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta menerima kunjungan dari sekitar 350 peserta koordinasi pelaksana Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) yang merupakan Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah dari seluruh Indonesia pada Selasa (30/8/2016). Kunjungan ini untuk memperkenalkan aplikasi pertanian perkotaan yang dikembangkan Balitbangtan kepada stakeholder di daerah lain. (berita lengkap)

  • Knowledge Management, Alat Pandu Pengembangan SDM

    30 Agu

    Purna Dr_Dimyati Metamorfosa pada serangga dan ikan berbeda satu dengan yang lain. Demikian juga antara metamorfosa pada ular dan cacing. Pada manusia jelas juga unik. Dalam kaitan ini, metamorfosa pada manusia yang aslinya dikaitkan dengan pengertian fisik biologis, bisa juga dikaitkan dengan pengertian psikologis dan mentalitas. (berita lengkap)

  • Cara Memperpanjang Umur Simpan Daging Buah Kelapa Kopyor

    30 Agu

    KelapaKopyor Kelapa kopyor merupakan kelapa yang mempunyai nilai komersial yang tinggi dengan rasa yang enak dan gurih. Selama penyimpanan kelapa kopyor mudah mengalami kerusakan karena proses oksidasi dan hidrolisis lemak. (berita lengkap)

  • Bakteri Ajaib Pengganti Pupuk dan Pestisida

    29 Agu

    PGPR, bakteri yang ramah lingkungan dan mampu menekan pertumbuhan hama dan penyakit pada tanaman hortikultura. (berita lengkap)

  • Aneka Saus dari Dapur Sendiri

    26 Agu

    Saus kini menjadi salah satu pendamping menu makanan pokok masyarakat Indonesia. Produk olahan berbahan baku utama cabai tersebut menjadi bisnis yang cukup menggiurkan. Terlihat dari banyaknya merek produk saus tersebut. Dari mulai industri pangan besar hingga skala kecil. (berita lengkap)

  • Rhizoctonia solani: Penyakit Busuk Kanopi Kedelai di Lahan Pasang Surut

    25 Agu

    Gejala infeksi alamiah R. solani Dalam proses infeksi, R. solani mengeluarkan ensim ekstraseluler yang bersifat toksin merusak dinding sel tanaman sehingga muncul gejala busuk. R. solani dapat mengeluarkan beberapa jenis senyawa metabolit yaitu fenol 17,40%, asam karboksilat 12,79%, karbohidrat 6,08%, asam lemak 3,78%, dan asam amino 3,47% yang toksis atau merusak sel tanaman inang. (berita lengkap)

Berita lainnya »