Inovasi Teknologi

Hipa 5 Ceva

Hipa 5 Ceva Tahan terhadap wereng coklat biotipe 2. Agak tahan terhadap hawar daun bakteri strain IV dan VIII. Agak tahan terhadap penyakit tunggro. Tidak ditanam pada daerah endemik OPT.

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Baehaki Suherlan Effendi

Prof. (Riset). Dr. Ir. Baehaki Suherlan Effendi Prof. (Riset). Dr. Ir. Baehaki Suherlan Effendi adalah peneliti utama di bidang Hama dan Penyakit Tanaman, pada kelompok peneliti di Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi).

Karya ilmiah hasil penelitian Baehaki yang hingga kini tercatat sekitar 73 makalah yang telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah, majalah semi ilmiah, dan prosiding, baik di dalam maupun luar negeri. Baehaki juga telah menulis dua buku tentang hama padi dan insektisida yang diterbitkan oleh PT Angkasa Bandung, Telah menulis buku SL-PTT Padi Sawah, Telah menulis buku SL-PTT Padi Gogo, Telah menulis buku Pedoman IP Padi 400, Telah menulis buku SOP Pengendalian wereng coklat 2010 – 2011, Telah menulis Policy Brief berjudul model rencana tindak lanjut (MRTL) pengendalian hama wereng coklat berdasarkan kebijakan triangle strategi dalam pengamanan produksi padi nasional.

Tidak kurang dari 84 makalah yang belum terbit dan dipresentasikannya di kongres perhimpunan profesi, IRRI IPM-Network, International Rice Congress, International Rice Conference, Badan Ketahanan Pangan, Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Universitas, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Pemda, kursus-kursus, pelatihan calon pakar dan pelatihan petani. Dia juga dipercaya sebagai penyunting makalah ilmiah dalam beberapa prosiding dan pernah menjadi anggota redaksi Media Penelitian Sukamandi.

Baehaki dalam karir penelitinya telah memetakan biotipe wereng coklat dan menghasilkan teknologi pengendaliannya melalui uji ketahanan dan pergiliran varietas. Selain itu Baehaki juga telah menemukan Telenomus dignus parasitoid penggerek batang padi, menentukan ambang ekonomi hama tunggal dan hama ganda tanaman padi, menemukan formulasi pengendalian hama berdasarkan ambang ekonomi musuh alami, menggelar teknologi sistem integrasi pertanaman padi dan palawija (SIPALAPA), Menggelar teknologi sistem rotasi palawija setelah padi (ROPALAPA), mengembangkan entomophagus insect dan memformulasi Metarhizium anisopliae (Metaria WP). Pada 2011, mengawal teknologi Tanam Serempak Padi Inpari 13 di Polanhardjo sebagai upaya Gubernur Jawa Tengah melaksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) pengendalian hama wereng coklat dan hama utama padi lainnya.

Baehaki memperoleh gelar sarjana pertanian diperoleh pada tahun 1974 di Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung. Program pendidikan S2 di Institut Pertanian Bogor hanya diselesaikan dalam tempo satu tahun dengan NMR 3,8 sehingga diperkenankan mengikuti program S3 di perguruan tinggi yang sama. Pada tahun 1985 berhasil meraih gelar Doktor di bidang entomologi.

Pada dua tahun terakhir ini yang bersangkutan Aktif mensosialisasikan Strategi Pengendalian Wereng Coklat kepada para kebijakan, PPL, PHP, kontak tani dan petani di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara bersama PT Bayer Indonesia yang bekerjasama dengan Direktorat Pelindungan Tanaman Pangan.

Penghargaan dari Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Nasional diperolehnya pada tahun 1994 atas peransertanya dalam program pelatihan, pengembangan, dan penerapan PHT dari tahun 1989 hingga 1993, dan sebagai peneliti program nasional PHT dalam periode 1991 – 92. Penghargaan juga diperoleh dari Menteri Pertanian pada tahun 2002 atas jasanya dalam penemuan teknologi pengendalian hama wereng coklat, dan penghargaan dari Presiden RI berupa Satyalencana Karya Satya XX pada tahun 2004. Berbagai sertifikat diperolehnya dari IRRI, Zhejiang University, berbagai lembaga penelitian pertanian, dan organisasi profesi ilmiah.

Baehaki saat ini telah menjalani masa purnabakti (pensiun) pada 1 Juli 2013.

Baehaki S.E, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Jl. Raya No.9 Sukamandi-Subang-Jawa Barat. Telp. 0260-520157, Faksimile 0260-520158, E- mail: baehaki.se@telkom.net

Berita

  • Buah Kopi Masak Serentak dengan Pakuwon Biofertilizer

    24 Peb

    Pakuwon Biofertilizer, merupakan pupuk hayati yang sangat efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman kopi. (berita lengkap)

  • Produksi Padi Sehat

    23 Peb

    Beras merupakan makanan pokok bagi hampir seluruh rakyat Indonesia sehingga ketahanan pangan nasional sangat bergantung pada kecukupan beras. Pengadaan beras dengan cara impor mengakibatkan ketergantungan pangan pada negara lain, sehingga akan melemahkan kondisi ekonomi dan politik nasional. (berita lengkap)

  • Satu Wanita Lima Cabai

    23 Peb

    Gerakan Tanam Cabe di Kab. Sigi, Sulteng SULTENG – Kementerian Pertanian dan Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah bersatupadu melakukan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai di Dusun Bolopuntu Jaya, Desa Olobuju, Kecamatan Sigi Biromaru. (berita lengkap)

  • Indonesia Menuju Swasembada Protein Hewani

    22 Peb

    grafik unggas Salah satu zat gizi yang harus dikonsumsi oleh setiap orang adalah protein. Dalam Ilmu Gizi, protein sebagai zat pembangun sel-sel tubuh, jadi protein memiliki fungsi yang sangat penting bagi pertumbuhan manusia. Bayi dan anak-anak memerlukan protein yang lebih banyak daripada orang dewasa karena mereka masih mengalami masa pertumbuhan. Dampaknya tidak hanya mampu meningkatkan kualitas sumberdaya manusia namun juga akan mempunyai daya saing pada dunia internasional. (berita lengkap)

  • Kelambu Nilon, Basmi Hama dan Ramah Lingkungan

    22 Peb

    Kabupaten Probolinggo merupakan sentra produksi bawang merah kedua di Jawa Timur setelah Nganjuk. Luas areal panen bawang merah di Probolinggo tahun 2015 yaitu 7.155 ha dengan produksi 514.086 kuintal. (berita lengkap)

  • Ayam SenSi-1 Agrinak, Berpotensi Jadi Komoditas Seksi

    21 Peb

    Ayam Sentul Terseleksi(SenSi)-1 Agrinak CIAWI – Indonesia mempunyai sumberdaya genetika asli yang beragam, termasuk ayam. Saat ini, ayam kampung lokal nasional mulai dilirik sebagai salah satu sumber protein utama selain daging sapi ataupun ayam ras. (berita lengkap)

Berita lainnya »