Inovasi Teknologi

Prabu Bestari

Prabu Bestari Varietas jenis ini memiliki karakter rasa manis dengan kapasitas produksi 5-15 ton/ha. Umur panen 120 hari setelah pangkas produksi. dan daya simpan 7-14 hari.

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Marwoto, M.S.

Prof. (Riset). Dr. Ir. Marwoto, M.S. Prof. (Riset). Dr. Ir. Marwoto, M.S. adalah Peneliti utama dalam bidang hama dan penyakit tanaman, saat ini bekerja pada Kelompok Peneliti Hama dan Penyakit di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi), Malang, Jawa Timur.

Selama berkarir sebagai peneliti, Marwoto telah menghasilkan lebih dari 140 karya tulis ilmiah (KTI) yang ditulis sendiri atau bersama peneliti lain, yang dipublikasikan dalam jurnal, prosiding atau buku, baik yang bertaraf internasional maupun nasional.

Hasil penelitian yang bersangkutan: pemanfaatan parasitoid Trychogramma bactrae-bactrae untuk mengendalikan hama penggerek polong kedelai, penentuan ambang kendali hama kedelai, panduan pengelolaan tanaman terpadu pada tanaman kedelai, kacang tanah dan kacang hijau .

Marwoto mengawali pendidikan tingginya di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (Ir., 1978), dan gelar magister sain diperoleh dari Fakultas Pascasarjana Universitas Gajah Mada Yogyakarta (MS, 1983). Pendidikan S-3 diselesaikan di Universitas Brawijaya pada tahun 2001, dengan indeks prestasi kumulatif yang cukup baik (GPA 3,6).

Selama bekerja, Marwoto telah mengikuti berbagai pelatihan di dalam maupun luar negeri, a.l. Pelatihan Pola Bertanam (SFCDP-CRIF) di Bogor, tahun 1978, Training Course Rice Garden di IRRI Los Banos Philippine, tahun 1983, Training Course Integrated Management of Legumes Pests Joint Organized by AARD, ACIAR and ICRISAT di Malang, tahun 1987, Komunikasi Hasil Pertanian, di Ciawi. 1987, Pelatihan Pemanfaatan dan Pengembangan Parasitoid (Exploration, Identification, Mass Production and Field Release) tahun 2000 di IPB Bogor, dan Pengembangan Riset manajemen Bagi Peneliti Senior di BLPP Ciawi tahun 2000.

Di tingkat nasional, Marwoto sangat sering diundang sebagai pemakalah undangan, nara sumber atau pembicara dalam berbagai seminar, workshop, atau forum ilmiah lainnya. Ia juga aktif bekerjasama dengan berbagai Kementerian atau LPND, seperti: Ristek, Diknas, dan LIPI. Kerjasama dengan perguruan tinggi sebagai pengajar tidak tetap, pembimbing S1, S2 dan S3, penguji S3, redaksi majalah ilmiah dan kegiatan penelitian telah dilakukan dengan IPB, Universitas Erlangga, Universitas Brawijaya, serta beberapa perguruan tinggi swasta di Malang dan Jawa Timur.

Selain sebagai peneliti, Marwoto juga pernah aktif dalam kelembagaan internal Balitkabi maupun Organisasi yaitu: Anggota tim Peneliti Proyek Cropping System di Madura CRIF-IRRI tahun 1978 – 1979, Ketua Kelti Pola Tanam di Balai Penelitian Tanaman Pangan 1985 – 1986, Ketua Perhimpunan Entomologi Cabang Malang, 1997 – 2003, Ketua Perhimpunan Entomologi Cabang Malang, 2003 – 2008, Anggota Dewan Redaksi Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, Puslitbangtan Pangan Bogor 2003 – 2006, Ketua Kelompok Peneliti Hama dan Penyakit di Balitkabi 2002 sampai 2004, Ketua program Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, tahun 2005 – sampai sekarang, Nara Sumber Pelatihan TOT SL-PTT Nasional, Departeman Pertanian, di Jawa Timur, 2008, dsb. Pada tahun 2000 telah mencapai Ahli Peneliti Utama (APU). Gelar Profesor Riset diperoleh pada tahun 2006, dengan judul orasi “Prospek Parasitoid Trichogrammatoidea Bactrae-bactrae Nagaraja (Hymenoptera) sebagai Agens Hayati Pengendali Hama Penggerek Polong Kedelai Etiella zinckenella Treit”, yang bersangkutan merupakan Profesor Riset yang kelima di Balai Penelitian Tanaman Kacang- kacangan dan Umbi-umbian.

Penghargaan yang pernah diperoleh Marwoto sebagai pengabdiannya pada bidang penelitian adalah: Peneliti Berprestasi di Balai Penelitian Tanaman Pangan tahun 1989; Peneliti Berprestasi di BALITKABI, Malang, tahun 1997 dan Peneliti Berprestasi Badan Litbang Pertanian, tahun 2007.

Marwoto, Balitkabi Malang, Jl. Raya Kendalpayak, Pakisaji Malang 65101. Telpon: 0341-801468; Faksimile: 0341-801-496. E-mail: marwoto_kabi@yahoo.co.id

Berita

  • Rasbi Baru Dengan Aneka Rasa

    15 Peb

    Rasbi Beras adalah salah satu produk makanan pokok paling penting di dunia. Pernyataan ini terutama berlaku di Benua Asia, tempat beras menjadi makanan pokok untuk mayoritas penduduk (terutama di kalangan menengah ke bawah masyarakat). Benua Asia juga merupakan tempat tinggal dari para petani yang memproduksi sekitar 90% dari total produksi beras dunia. (berita lengkap)

  • Knowledge Sharing bersama Delegasi dari NATP – Department of Agricultural Extension Government of Bangladesh

    14 Peb

    Bangladesh CIGOMBONG - Taman Teknologi Pertanian Cigombong kembali mendapat kunjungan dari delegasi National Agricultural Technology Program (NATP) – Department of Agricultural Extension Government of Bangladesh pada Rabu, (13/02/2019). (berita lengkap)

  • Gelar TOT Program BEKERJA 2019 di Kecamatan Lengkong, Sukabumi

    13 Peb

    ToT Bekerja dan Bimtek RTM Sukabumi SUKABUMI – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) menggelar Training of Trainers (TOT) Program Bekerja di Kantor kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi pada Rabu, (13/02/2019). Kegiatan dibuka oleh Camat Lengkong H. Utang Supratman, MM. dan dihadiri pula oleh Kepala Puslitbangnak Dr. Atien Priyanti, Kepala Dinas Peternakan (Kadisnak) Ir. Iwan Karmawan, MM., lima kepala desa penerima bantuan Program Bekerja, PPL kecamatan Lengkong, TKSK dan para pendamping desa. (berita lengkap)

  • "Bronesia" Varietas Unggul Baru Kapas Berserat Coklat Muda

    12 Peb

    Penggunaan serat kapas berwarna merupakan kontributor polutan yang sangat tinggi dengan penggunaan bahan-bahan kimia sepanjang proses produksi kain, dan konsumsi air yang sangat banyak. Selain itu, kebutuhan minimal 30 liter air dalam produksi 1 kg kain, dan 1-15% bahan pewarna yang digunakan dalam industri tekstil hilang larut bersama air buangan industri tekstil. Oleh karena itu, diperlukan kapas dengan serat berwarna. Pengembangan varietas baru kapas dengan serat berwarna coklat bertujuan untuk mengembangkan warna serat coklat yang diinginkan, memperbaiki mutu serat, dan meningkatkan produktivitas. (berita lengkap)

  • Boom Sprayer Bantu Petani Mengatasi Pengendalian Hama Penyakit dan Pemupukan Tanaman

    11 Peb

    Boom Sprayer Masalah pengendalian hama dan penyakit mengakibatkan suatu usaha pertanian perlu menambah perlengkapan untuk pembelian alat dan mesin pertanian (Alsintan) pengendalian hama dan penyakit tersebut, karena adanya hama dan penyakit akan mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Organisme-organisme yang dapat merusak tanaman baik secara langsung ataupun tidak langsung. Kerusakan tersebut dapat menimbulkan kerugian baik dari segi kualitas ataupun kuantitas panen, sehingga merugikan secara ekonomi. Dengan demikian untuk membasmi organisme penganggu tanaman dibutuhkan alsintan untuk mempermudah dalam membasmi OPT dan melakukan (berita lengkap)

  • Kementan Siapkan 2000 Tanaman Untuk Kunjungan Ibu Negara di Sumedang

    08 Peb

    Kunjungan Ibu Iriana SUMEDANG - Ibu Iriana Joko Widodo bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla, dan para istri pejabat yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja) berkunjung ke Sumedang pada Kamis (07/02/2019). Pada kesempatan tersebut, Ibu Iriana menyempatkan diri melakukan aksi menanam cabe bersama siswa-siswi SDN Tanjungsiang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. (berita lengkap)

Berita lainnya »