Inovasi Teknologi

Inpari 13

Inpari 13 Umur tanaman 103 hari. Potensi hasil 8,80 ton/ha. Tekstur nasi Pulen. Tahan terhadap hama Wereng Batang Coklat Biotipe 1,2 dan 3. Agak rentan terhadap penyakit Hawar Daun Bakteri strain III, IV dan VIII, tahan terhadap penyakit blas ras 033 dan agak tahan terhadap ras 133, 073 dan 173. Cocok ditanam di ekosistem sawah tadah hujan dataran rendah sampai ketinggian 600 m dpl

SDM Profesional

Prof.(Riset) Dr. Ir I Wayan Rusastra, M.S.

Prof.(Riset) Dr. Ir I Wayan Rusastra, M.S. Prof.(Riset) Dr. Ir I Wayan Rusastra, M.S. adalah Peneliti Utama dibidang Ekonomi Pertanian, saat ini bekerja pada kelompok peneliti di Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian.

Selama berkarir sebagai peneliti, Wayan Rusastra telah menghasilkan Karya tulis ilmiah yang diterbitkan lebih dari 100 tulisan, 30 persen diantaranya dalam bahasa Inggris. Dalam kurun waktu tahun 2006 – 2010 Wayan Rusastra telah meresensi tidak kurang dari 10 buku terkait dengan kemiskinan yang diterbitkan oleh lembaga internasional.

Wayan menyelesaikan pendidikan S1 (Sarjana Peternakan) dengan Predikat Penghargaan diperoleh tahun 1978 di FKHPUNUD, Denpasar. Pada tahun 1983 menyelesaikan program Pascasarjana (S2) di IPB dengan keahlian Ekonomi Pertanian. Pendidikan S3 (Ph.D) bidang Agricultural Economics diraih pada tahun 1995 dari Universitas Filipina di Los Banos (UPLB). Sejak 1979.

Selain sebagai peneliti, Wayan pernah menduduki jabatan struktural sebagai Kepala Bidang Publikasi dan Kerjasama Penelitian (1999 – 2001) di PSEKP, dan diperbantukan paruh waktu sebagai Kepala Program Penelitian dan Pengembangan/R&D Programme Leader (2006 – 2008) pada Pusat Pengentasan Kemiskinan Asia- Pasific Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCAP-CAPSA) di Bogor. Sejak tahun 2010 mendapat kepercayaan sebagai Sekretaris Kelompok Kerja Ahli Dewan Ketahanan Pangan Pusat di Jakarta. Kehormatan sebagai Tim Penilai Peneliti Pusat di LIPI (TP3-LIPI) diterimanya sejak tahun 2011.

Pengabdiannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan bidang agroekonomi dan kebijakan pertanian mencakup aspek: (i) Editor jurnal ilmiah di Fapet-IPB, Faperta-Unud, BB Riset Sosek Kelautan dan Perikanan, PSEKP, dan PUSTAKA Badan Litbang Pertanian; (iii) Penyunting 20 buku dan prosiding (1997 – 2010) di PSEKP, Puslitbang Peternakan, Puris Perikanan Budidaya, Perhepi Pusat, UNESCAP-CAPSA, ACIAR, dan APEC; (iv)Meresensi buku dan menulis artikel populer di Majalah Forum Ekonomi, Poultry Indonesia, dan CAPSA Flash tidak kurang dari 30 tulisan secara selektif, dalam periode 1986 – 2010; dan (v) Terlibat dalam Tim Teknis terkait dengan perencanaan penelitian, evaluasi proposal, monev kegiatan penelitian, dan evaluasi laporan penelitian di PSEKP, Puslitbang Tanaman Pangan, LRPI, Badan Litbang Pertanian, dan BB Riset Sosek Kelautan dan Perikanan.

Wayan mencapai jenjang Ahli Peneliti Utama (APU) bidang Agroekonomi diraih pada tahun 2001, dan dikukuhkan sebagai Profesor Riset Agroekonomi dan Kebijakan Pertanian, Kementerian Pertanian 30 Desember 2010 dengan judul orasi “Reorientasi Paradigma dan Strategi Pengentasan Kemiskinan dalam Mengatasi Dampak Krisis Ekonomi Global”.

Penghargaan yang pernah diterima Wayan Rusastra adalah: (i); Ahli Peneliti Utama (APU) Berprestasi dari Menteri Pertanian RI, pada 20 Mei 2002; (ii) Satya Lencana Karya Satya 10 Tahun, pada tahun 1998 (Kepres RI No.070/TK/1998) (iii) Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun, pada tahun 2004 (Kepres RI No.020/TK/Tahun2004).

I Wayan Rusastra, Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSE KP), Jl. Jend. A. Yani No. 70 Bogor, Tlp. 0251 8325177, Faksimili 0251 8314496 e-mail : wrusastra@yahoo.com

Berita

  • Mesin Pengupas Kacang Tanah

    21 Apr

    Mesin Pengupas Kacang Tanah Kacang tanah sangat dekat dengan konsumsi pangan masyarakat Indonesia, dengan bermacam-macam penyajian seperti kudapan (snack) kacang rebus, kacang garing, kacang atom, sampai dengan minyak dan tempe kacang yang rasanya lezat. Namun di balik kelezatan dan manfaatnya yang tinggi, komoditas ini perlu penanganan yang baik dan hati-hati, sejak menjelang panen, penanganan panen, sampai dengan pascapanen dan penyimpanan. (berita lengkap)

  • Mengenal Stadia si Penggerek Batang Padi

    20 Apr

    Stadia Penggerek batang padi merupakan salah satu hama utama pada pertanaman padi di Indonesia. Hama ini dapat menyerang semua stadium pertumbuhan tanaman padi. Setiap spesies penggerek batang padi memiliki sifat atau ciri yang berbeda dalam penyebaran dan bioekologi, namun hampir sama dalam cara menyerang atau menggerek tanaman padi serta kerusakan yang ditimbulkannya (berita lengkap)

  • Lengkeng Kateki, Manis Berdaging Tebal Beraroma Lembut

    19 Apr

    Lengkeng Kateki Lengkeng Kateki berasal dari Pohon Induk Tunggal (PIT) milik Samiawi yang berasal dari Dukuh Kateki, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lengkeng ini sebelumnya dikenal dengan new kristal tetapi setelah varietasnya dilepas maka diberi nama Kateki sesuai asalnya. (berita lengkap)

  • Karakteristik Varietas Unggul Baru Kacang Hijau

    18 Apr

    Pertanaman VUB Kacang Hijau Kacang hijau adalah tanaman dengan karakteristik berumur genjah dan toleran kekeringan, menjadikannya sebagai komoditas potensial dikembangkan di lahan sawah maupun di lahan kering. Pada lahan sawah biasanya kacang hijau ditanam setelah panen padi pada musim kemarau. (berita lengkap)

  • Mentan : “Tolong Jaga Ini Kementerian Pertanian”

    17 Apr

    Pelantikan Kapuslitbangatan JAKARTA - Menteri Pertanian kembali melantik empat orang Pejabat Eselon II di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Senin (17/4). Dua diantaranya berasal Balitbangtan yaitu Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara dan BPTP Jawa Tengah. (berita lengkap)

  • Kopi Liberoid Meranti, Potensi Kopi Spesialiti dari Lahan Gambut

    17 Apr

    Kopi Liberoid Meranti di Pameran Indogreen JAKARTA – Kopi robusta ataupun arabika sudah jamak beredar di Indonesia, tapi pernahkah anda mendengar kopi liberoid atau liberica? Kopi yang berasal dari liberia ini memang belum terkenal layaknya 2 jenis kopi lainnya, dan Balitbangtan telah berhasil meluncurkan varietas kopi yang memiliki beberapa keunggulan ini. (berita lengkap)

Berita lainnya »