Inovasi Teknologi

Raja Siem

Raja Siem Rasa manis, tekstur daging berserat, kadar gula 27%, kadar tepung 79,8 g, vitamin C 5,1 mg/100 g, vitamin A 712 SI, dan kalori tinggi. Tahan pH rendah, aerasi jelek, dan toleran terhadap penyakit layu bakteri Pseudomonas sp. Jumlah buah pertandan 112, bobot sisir 1,2-1,5 kg. Daya simpan 15 hari. Morfologi tanaman ramping, genjah. Umur berbuah 278 hari setelah tanam. Umur panen 117 hari setelah bunga.

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Sofjan Iskandar, M.Rur.Sc

Prof. (Riset). Dr. Ir. Sofjan Iskandar, M.Rur.Sc Prof. (Riset). Dr. Ir. Sofjan Iskandar, M.Rur.Sc adalah Peneliti Utama di bidang Pakan dan Nutrisi Ternak, saat ini bekerja pada kelompok peneliti di Balitnak, Pusat Pengembangan dan Penelitian Peternakan.

Selama berkarir sebagai peneliti, Sofjan Iskandar telah menghasilkan 99 (sembilan puluh sembilan) karya tulis ilmiah yang ditulis sendiri maupun dengan penulis lain dalam bentuk buku, jurnal, prosiding dan makalah yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia, 18 (delapan belas) di antaranya dalam Bahasa Inggris.

Sofjan Iskandar menyelesaikan pendidikan tinggi di Fakultas Peternakan IPB, Bogor dengan gelar Insinyur pada tahun 1977. Kemudian menyelesaikan pendidikan di Faculty of Biochemistry and Nutrition, University of New England, Armidale, NSW Australia dengan gelar Master of Rural Science (M.Rur.Sc.) pada tahun 1982. Pada tahun 1988 menyelesaikan studi dengan gelar philosophy of doctor (PhD) dari Faculty of Animal Medicine and Production, University of Queensland.

Pelatihan yang pernah diikuti Sofjan Iskandar terkait dengan kompetensinya adalah: Pengelolaan SDA, Bogor (1978), Scientific Writing Workshop, Bogor (1984), Growth and Development in Animals, Australia (1987), Research Management, Cianjur (1992), SPAMA X, Bogor (1995), Logical Framework, Sukabumi (2000), Social and Gender Analysis, UGM, Yogyakarta (2000).

Selain sebagai peneliti, Sofjan Iskandar pernah menduduki jabatan struktural antara lain: Kepala Balai Penelitian Ternak. Tahun 1991 – 1993: Kepala Seksi Informasi dan Publikasi Balai Penelitian Ternak, Ciawi-Bogor. Tahun 2006 – 2009: Kepala Balai Penelitian Ternak Ciawi- Bogor.

Sofjan mencapai jenjang Peneliti Utama Golongan IV/e terhitung mulai tanggal 01 Oktober 2008. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor: 664/A/2011, Tanggal: 14 Juli 2011, tentang Pembentukan Majelis Pengukuhan Profesor Riset, yang bersangkutan dikukuhkan sebagai Profesor Riset dengan judul orasi “Optimalisasi Protein dan Energi Ransum untuk Meningkatkan Produksi Daging Ayam Lokal”.

Penghargaan yang pernah diterima Sofjan adalah: Penghargaan Kepada Penggerak/Pemrakarsa/Pelopor Dibidang Pembangunan Pertanian Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2016, penghargaan Lubis Award pada tahun 2006 dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan.

Sofjan Iskandar, Balai Penelitian Ternak, Ciawi, Bogor Telp. 0251- 8240751-753, Fax 0251-8240754. E. mail: sofjaniskandar@yahoo.com

Berita

  • Bioaktif Lidah Buaya, Alternatif Antibiotik Pada Ayam Petelur

    23 Agu

    Lidah buaya adalah salah satu tanaman yang sudah banyak digunakan untuk kesehatan, karena mengandung bioaktif yang dikenal sebagai antrakinon dan dapat berfungsi sebagai antibakteri untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen di dalam usus. (berita lengkap)

  • Hotong, SDG Maluku yang Kaya Nutrisi

    22 Agu

    Selama ini, budidaya tanaman hotong (Setariaitalica (L)) hanya dilakukan secara terbatas oleh masyarakat di Pulau Buru, Maluku. Di Kabupaten lainnya di Pulau Maluku, tanaman ini dibiarkan tumbuh liar. Tanaman hotong merupakan tanaman semusim yang tumbuh dalam bentuk rumpun setinggi 60-150 cm dengan umur panen 75-90 hari setelah tanam. Sebagai sumber makanan non beras, tanaman spesifik Pulau Buru ini kaya akan karbohidrat yang mirip dengan beras namun kadar protein dan lemaknya lebih tinggi daripada tanaman padi. (berita lengkap)

  • Mentan Luncurkan Dua Varietas Unggul Baru Padi Agritan GSR

    21 Agu

    JAKARTA - Menteri Pertanian Republik Indonesia Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP. meluncurkan dua varietas unggul padi hasil Balitbangtan yaitu Inpari 42 Agritan Green Super Rice (GSR) dan Inpari 43 Agritan GSR dengan potensi hasil sekitar 10 ton/hektar (ha) dan ramah lingkungan, di Auditorium Kementerian Pertanian, Senin (21/08/2017). (berita lengkap)

  • Meningkatkan Daya Simpan Buah Salak untuk Ekspor, Balitbangtan Punya Solusinya

    18 Agu

    Pengemasan salak Badan Litbang Pertanian memalui Balai Besar Pascapanen Pertanian telah menghasilkan inovasi teknologi pascapanen untuk meningkatkan daya simpan buah salak dengan pengemasan atmosfir termodifikasi untuk distribusi dan transportasi ekspor dengan tingkat ketuaan panen buah salak untuk keperluan ekspor berkisar antara 60-70% dengan umur buah salak 5 bulan atau kurang dari 6 bulan. (berita lengkap)

  • Preservasi, Perpanjang Daya Hidup Spermatozoa Pada Sapi Potong

    16 Agu

    preservasi semen Kunci keberhasilan dalam proses pelaksanaan inseminasi buatan (IB) pada ternak Sapi Potong adalah kualitas semen (sperma). Sehingga, pengawetan atau preservasi semen diperlukan sebagai upaya memperpanjang daya hidup dan fertilisasi spermatozoa sehingga masa pakai semen tersebut dapat lebih lama. (berita lengkap)

  • Tambah Profesor Riset, Balitbangtan Jadi Garda Terdepan Penelitian Pertanian

    15 Agu

    orasi profesor riset Balitbangtan 14 Agustus 2017 BOGOR – Balitbangtan kembali menambah jumlah Profesor Risetnya menjadi 128 setelah pada Senin (14/8/2017) di Auditorium Ir. Sadikin Sumintawikarta, Bogor, dikukuhkan tiga profesor riset dibidang budidaya dan produksi tanaman, ilmu tanah agroklimatologi dan hidrologi serta bidang hama dan penyakit tanaman. (berita lengkap)

Berita lainnya »