Inovasi Teknologi

Hipa 6 Jete

Hipa 6 Jete Rentan terhadap hama wereng, batang coklat, biotipe 2. Agak rentan terhadap penyakit hawar daun, bakteri strain serta rentan terhadap virus tungro.

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Sofjan Iskandar, M.Rur.Sc

Prof. (Riset). Dr. Ir. Sofjan Iskandar, M.Rur.Sc Prof. (Riset). Dr. Ir. Sofjan Iskandar, M.Rur.Sc adalah Peneliti Utama di bidang Pakan dan Nutrisi Ternak, saat ini bekerja pada kelompok peneliti di Balitnak, Pusat Pengembangan dan Penelitian Peternakan.

Selama berkarir sebagai peneliti, Sofjan Iskandar telah menghasilkan 99 (sembilan puluh sembilan) karya tulis ilmiah yang ditulis sendiri maupun dengan penulis lain dalam bentuk buku, jurnal, prosiding dan makalah yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia, 18 (delapan belas) di antaranya dalam Bahasa Inggris.

Sofjan Iskandar menyelesaikan pendidikan tinggi di Fakultas Peternakan IPB, Bogor dengan gelar Insinyur pada tahun 1977. Kemudian menyelesaikan pendidikan di Faculty of Biochemistry and Nutrition, University of New England, Armidale, NSW Australia dengan gelar Master of Rural Science (M.Rur.Sc.) pada tahun 1982. Pada tahun 1988 menyelesaikan studi dengan gelar philosophy of doctor (PhD) dari Faculty of Animal Medicine and Production, University of Queensland.

Pelatihan yang pernah diikuti Sofjan Iskandar terkait dengan kompetensinya adalah: Pengelolaan SDA, Bogor (1978), Scientific Writing Workshop, Bogor (1984), Growth and Development in Animals, Australia (1987), Research Management, Cianjur (1992), SPAMA X, Bogor (1995), Logical Framework, Sukabumi (2000), Social and Gender Analysis, UGM, Yogyakarta (2000).

Selain sebagai peneliti, Sofjan Iskandar pernah menduduki jabatan struktural antara lain: Kepala Balai Penelitian Ternak. Tahun 1991 – 1993: Kepala Seksi Informasi dan Publikasi Balai Penelitian Ternak, Ciawi-Bogor. Tahun 2006 – 2009: Kepala Balai Penelitian Ternak Ciawi- Bogor.

Sofjan mencapai jenjang Peneliti Utama Golongan IV/e terhitung mulai tanggal 01 Oktober 2008. Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Nomor: 664/A/2011, Tanggal: 14 Juli 2011, tentang Pembentukan Majelis Pengukuhan Profesor Riset, yang bersangkutan dikukuhkan sebagai Profesor Riset dengan judul orasi “Optimalisasi Protein dan Energi Ransum untuk Meningkatkan Produksi Daging Ayam Lokal”.

Penghargaan yang pernah diterima Sofjan adalah: Penghargaan Kepada Penggerak/Pemrakarsa/Pelopor Dibidang Pembangunan Pertanian Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2016, penghargaan Lubis Award pada tahun 2006 dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan.

Sofjan Iskandar, Balai Penelitian Ternak, Ciawi, Bogor Telp. 0251- 8240751-753, Fax 0251-8240754. E. mail: sofjaniskandar@yahoo.com

Berita

  • Mengenal Itik Master

    24 Peb

    Itik Master Itik Master adalah itik hasil persilangan antara itik mojomaster-1 (jantan) dan itik alabimaster-1 (betina). Keunggulan dari itik master adalah umur bertelur pertama lebih cepat, produksi telur relative lebih tinggi dan pertumbuhan itik lebih cepat dengan puncak produksi yang relatif tinggi. (berita lengkap)

  • Balitbangtan dukung benih dan bibit untuk masyarakat Asmat

    23 Peb

    ASMAT - Badan Litbang Pertanian bergerak cepat mengirimkan bibit dan benih kepada masyarakat Kabupaten Asmat, Papua. Kementerian Pertanian memberikan bantuan ditengah Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk dan campak yang melanda Kabupaten Asmat. (berita lengkap)

  • Controlled Atmosphere Storage Pertahankan Kesegaran Sayuran

    22 Peb

    Teknologi Penyimpanan Sayur Segar Balitbangtan berhasil menyiapkan teknologi penyimpanan sayuran segar dengan teknik pengendalian temperatur dan kelembaban. Teknologi penyimpanan sayuran segar ini mampu mempertahankan kesegaran sayuran brokoli dan selada selama satu minggu. Teknologi ini disebut dengan Controlled Atmosphere Storage (CAS). (berita lengkap)

  • Teknologi Alsintan Dukung Modernisasi Pertanian di Lahan Kering

    21 Peb

    Atabela Terus berinovasi, ungkapan ini sangat relevan dengan upaya Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) dalam mendukung dan mencapai program yang terus digaungkan oleh Kementerian Pertanian tentang Swasembada Pangan 2045. salah satunya dengan teknologi Larikan Gogo Super (Largo Super). (berita lengkap)

  • Optimalkan Produksi Padi Gogo, Balitbangtan Introduksikan Biosilika di Lahan Kering

    20 Peb

    Biosilika Saat ini apa pun bisa menjadi rupiah tak terkecuali limbah, seperti abu sekam. Tidak banyak yang tahu, sekitar 90% kandungan abu sekam adalah silika (SiO2), suatu senyawa yang bernilai ekonomi tinggi dan banyak digunakan di berbagai sektor, termasuk pertanian. Berkat riset dan inovasi, tak lama lagi abu sekam bukanlah mimpi buruk bagi penggilingan padi. (berita lengkap)

  • Menanti Padi Ciherang Wangi

    19 Peb

    Uji daya hasil pendahuluan padi Ciherang Wangi yang dilakukan di Sukamandi Padi Ciherang memiliki banyak keunggulan termasuk produktivitas yang tinggi, nasinya yang pulen dan ketahanan terhadap beberapa jenis hama dan penyakit. Balitbangtan mengembangkan padi Ciherang yang disilangkan dengan padi aromatik seperti Pandanwangi sehingga terbentuk galur padi Ciherang yang memiliki aroma wangi. Untuk mempercepat proses seleksi, diaplikasikan bioteknologi marka molekuler. (berita lengkap)

Berita lainnya »