Inovasi Teknologi

Prabu Bestari

Prabu Bestari Varietas jenis ini memiliki karakter rasa manis dengan kapasitas produksi 5-15 ton/ha. Umur panen 120 hari setelah pangkas produksi. dan daya simpan 7-14 hari.

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ida Hanarida Somantri, MS

Prof. (Riset). Dr. Ida Hanarida Somantri, MS Prof. (Riset). Dr. Ida Hanarida Somantri, MS adalah Peneliti Utama dalam bidang Pemuliaan Tanaman (Pemuliaan dan Genetetik Tanaman), saat ini bekerja pada kelompok peneliti di Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen).

Sebagai peneliti, hingga saat ini Ida Hanarida telah menghasilkan lebih dari 100 karya tulis ilmiah primer, tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal, prosiding, dan edisi khusus.

Ida Hanarida menyelesaikan pendidikan S1 di fakultas Pertanian Universitas Padjajaran pada tahun 1977 dan program S2 pada tahun 1983 dari universitas yang sama. Program Doktor (S3) diselesaikan di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1988.

Yang bersangkutan mencapai jenjang Ahli Peneliti Utama pada tahun 2005, kemudian dikukuhkan sebagai Profesor Riset setelah menyampaikan orasi ilmiah berjudul: Percepatan Perakitan Vatietas Unggul padi dengan bantuan Pemuliaan Non Konvensional, Dia merupakan Profesor Riset ke-107 Badan Litbang Pertanian atau ke-399 tingkat Nasional.

Penghargaan yang pernah diterima Ida adalah: Penghargaan Inovasi Pangan dan Pertanian Kepada Peneliti Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015. mendapat Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX tahun dari Presiden RI pada tahun 2010.

Ida Hanarida Somantri, BB Biogen, Jalan Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111; Telepon: 0251-8316897; Faksimili: 0251-8338820; E-mail: ida_hanarida@ yahoo.com; HP. 08129796446.

Berita

  • Mengenal Penyakit Speckle Pada Daun Pisang

    14 Sep

    penyakit pisang Penyakit speckle daun pisang yang disebabkan oleh cendawan Cladosporium musae Mason. Merupakan salah satu penyakit bercak daun pisang yang telah tersebar di seluruh pertanaman pisang di dunia. Laporan menyebutkan bahwa penyakit speckle biasanya ditemukan pada daun-daun pertanaman pisang yang sudah tua yang ditanam di daerah tropika basah dan lembab. Di Sumatera Utara. (berita lengkap)

  • Menekan Impor Kentang dengan Varietas Tenggo

    10 Sep

    kentang tenggo Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) menghasilkan teknologi kentang varietas Tenggo berdaya hasil 33,5 ton umbi basah per hektar dan beradaptasi baik di dataran tinggi, tinggi tanaman 90 cm, bentuk batang bulat dan berwarna hijau, bentuk daun bulat telur dengan ukuran 7 x 4,2 cm, permukaan daun licin, tidak berbulu, dan berwarna hijau. (berita lengkap)

  • Sharing Knowledge KI dan Altek dengan IPB

    07 Sep

    Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) dan Alih Teknologi (altek) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang dikelola oleh Balai PATP telah dimulai semenjak tahun 2007. Banyak proses yang telah dilalui dalam pengelolaan KI dan altek sebagai bentuk pelayanan kepada UK/UPT lingkup Balitbangtan dan calon mitra pengguna teknologi Balitbangtan ataupun stakeholders lainnya. (berita lengkap)

  • DETAM, Si Hitam Manis dari Balitkabi

    07 Sep

    KecapDetam Kedelai hitam memiliki kandungan antosianin tinggi yang konon dapat digunakan sebagai senyawa antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab sel kanker dan penuaan dini, pencegah tumor dan kardiovaskular. Selain itu kedelai hitam juga kaya akan vitamin E dan Magnesium. (berita lengkap)

  • Produktivitas Padi Meningkat dengan SMARt

    06 Sep

    SMARt SMARt merupakan formula pupuk hayati untuk meningkatkan efisiensi pemupukan, produktivitas, dan ketahanan tanaman padi terhadap penyakit. Formula pupuk hayati ini merupakan konsorsia mikroba selektif yang unggul sebagai penambat N, pelarut fosfat, dan penghasil hormon. (berita lengkap)

  • Monitoring Organisme Pengganggu Tanaman Jeruk Menggunakan ES

    05 Sep

    sistem pakar (ES) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menghasilkan program atau sistem aplikasi untuk melakukan pemantauan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dalam bentuk Expert System (ES) atau lebih dikenal sistem pakar. ES ini berfungsi digunakan sebagai komponen monitoring perkembangan hama di lapangan secara real Time berbasis web. (berita lengkap)

Berita lainnya »