Inovasi Teknologi

Dalam Palu (DPU)

Dalam Palu (DPU) Kelapa Dalam Palu (DPU) ini tahan terhadap Phytophthora, agak toleran terhadap kemarau panjang, cocok pengembangan pada daerah lahan kering iklim basah (curah hujan < 1.500 mm/thn)

SDM Profesional

Prof. (Riset). Dr. Ir. Novarianto Hengky, M.S.

Prof. (Riset). Dr. Ir. Novarianto Hengky, M.S. Prof. (Riset). Dr. Ir. Novarianto Hengky, M.S. adalah Peneliti Utama dalam bidang penelitian breeding dan genetika ini bekerja pada Kelompok Peneliti Plasma Nutfah, Pemuliaan dan Perbenihan di Balai Penelitian Tanaman Palma (Balitpalma), Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan.

Kegiatan yang bersangkutan dalam beberapa tahun terakhir yang telah memberi kontribusi nyata dalam pembangunan perkelapaan nasional adalah menyampaikan konsep terkait strategi untuk percepatan penyediaan benih dan peremajaan kelapa di Indonesia, melalui penyediaan benih unggul nasional dan benih unggul lokal dari Blok Penghasil Tinggi dan Pohon Induk Terpilih, dan pelepasan beberapa varietas lokal tanaman kelapa dan aren.

Sebagai peneliti, Hengky telah menghasilkan lebih dari 110 karya tulis ilmiah (KTI) yang ditulis sendiri atau bersama peneliti lain, yang dipublikasikan dalam jurnal, prosiding atau buku, baik yang bertaraf internasional maupun nasional. Dari berbagai hasil penelitian yang telah dihasilkan, koleksi lebih dari 100 aksesi kelapa dan pelepasan lebih dari 10 varietas kelapa unggul, adalah buah karya yang dapat dibanggakan.

Novarianto Hengky menyelesaikan Strata 1 di Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Ir., 1982), dan gelar magister sains diperoleh dari Fakultas Pascasarjana Institut Pertanian Bogor (MS, 1987). Pendidikan S-3 diselesaikan di Program Pascasarjana pada tahun 1994, dengan predikat cum laude.

Selama bekerja, Hengky telah mengikuti berbagai pelatihan di dalam maupun di luar negeri, a.l. pelatihan data manejemen di CIRAD, Perancis, kursus data analisis dan seminar di Los Banos, Filipina, serta pendidikan diklat pimpinan untuk pejabat eselon III. Simposium, seminar, konferensi, atau workshop di tingkat internasional, baik sebagai DELRI, invited speaker, pemakalah, ataupun peserta, telah sering diikuti antara lain di Ivory Coast, Australia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Korea, India, Sri Lanka, Papua New Guinea, Vanuatu dan Kiribati. Di tingkat nasional, Hengky sangat sering diundang sebagai pemakalah undangan, nara sumber atau pembicara dalam berbagai seminar, workshop, atau forum ilmiah lainnya. Kerjasama dengan perguruan tinggi sebagai pengajar tidak tetap, pembimbing S-3, penguji S-3, redaksi majalah ilmiah dan kegiatan penelitian telah dilakukan dengan UNSRAT dan IPB.

Selain sebagai peneliti, Hengky juga pernah menduduki jabatan struktural, yaitu (i) Kepala Kebun Percobaan Paniki (1984 – 1985), (ii) Kepala Kebun Percobaan Kima Atas (1987 – 1990), dan (iii) Kepala Balai Penelitian Tanaman Kelapa dan Palma Lain (2002 – 2008).

Kegiatan yang saat ini banyak dia lakukan antara lain adalah: (i) aktif dalam perakitan varietas kelapa unggul; (ii) kegiatan yang terkait dengan persiapan pelepasan varietas lokal tanaman aren, sagu dan pinang; (iii) membantu konservasi dan koleksi plasma nutfah kelapa, aren, sagu dan pinang; (iv) sebagai konsultan untuk pengembangan tanaman kenari dan pala; (v) Ketua Tim Monev dan anggota SPI Balitka; (vi) membimbing peneliti junior dalam mempersiapkan karya tulis ilmiah dan menjadi motivator; (vii) Anggota dewan redaksi Buletin Balitka; (viii) Selain itu, Hengky juga intensif berkomunikasi dengan dinas-dinas terkait dan stakeholders lainnya dalam rangka percepatan transfer teknologi untuk pengembangan tanaman kelapa dan palma lain.

Jenjang jabatan Ahli Peneliti Utama (APU) diperoleh pada tahun2004 dan dikukuhkan sebagai Profesor Riset pada tahun 2009, dengan judul orasi “Perakitan Kelapa Unggul melalui Teknik Molekuler dan Implikasinya Terhadap Peremajaan Kelapa di Indonesia”, dan yang bersangkutan merupakan Profesor Riset pertama di lingkup Balitka, dan ke-61 di Badan Litbang Pertanian.

Penghargaan yang pernah diperoleh Hengky adalah; Penghargaan Inovasi Pangan dan Pertanian Kepada Peneliti Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2015, penghargaan Ilmiah, yaitu Anugerah PERIPI Madya dari Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia pada tahun 2000.

Novarianto Hengky, Balitpalma, Jl. Mapanget, PO. Box 1004, Manado 95001. Telpon : 0431 - 812430 ; Faksimile : 0431 - 812017 . E-mail : hengkynovarianto@yahoo.com

Berita

  • Jagung Hibrida Varietas Balitbangtan Primadona Petani dan Produsen Benih

    15 Jan

    hj-27 Branding varietas jagung hibrida Balitbangtan terkenal baik hampir di seluruh wilayah Indonesia. Tak heran jika banyak petani yang suka membudidayakan varietas jagung hibrida hasil pemuliaan Balitbangtan. Hal ini menjadi peluang bagi sebagian produsen benih untuk dapat menyiapkan benih tersebut bagi petani. Peluang inilah yang ditangkap CV Karomah Jaya Mandiri sebagai perusahaan benih di Jember yang sangat berminat mengembangkan jagung JH 27, yang dalam produksinya di antaranya akan mengembangkan model tumpang sari jagung dan kedelai. (berita lengkap)

  • Varietas Jagung NASA 29 dan HJ 21 Siap Ramaikan Pasar Benih Nasional

    14 Jan

    Mitra Jagung Nasa 29 dan HJ 21 PONOROGO - Verifikasi kelayakan administratif maupun teknis menjadi metode yang digunakan Badan Penelitian dan Pengembangan Penelitian (Balitbangtan) Kementan melalui Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (Balai PATP) untuk menilai calon Mitra yang berminat mengembangkan invensi. Kali ini verifikasi kelayakan dilakukan terhadap CV. Trubus Gumelar di Kabupaten Ponorogo pada hari Sabtu (12/01/2019). (berita lengkap)

  • Balitbangtan Lakukan Kerjasama dengan PTPN VIII

    11 Jan

    MOu Ptpn BANDUNG - Dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ke Kabupaten Bandung di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung pada hari Jumat, (9/01/2019). Dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Pengembangan Komoditas Perkebunan dan Bahan Bakar Nabati (BBN) antara Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) Dr. Fadjry Djufry dengan Direktur Utama PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII Wahyu. Acara ini juga disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. (berita lengkap)

  • Percepatan Pencegahan Kerusakan dan Pencemaran DAS Citarum

    10 Jan

    benih kopi dari mentan BANDUNG - Daerah aliran sungai (DAS) Citarum yang pada awalnya merupakan kawasan konservasi, sekarang sudah mengalami kerusakan seperti penggundulan tanah, erosi, sedimentasi dan pencemaran akibat limbah industri yang tidak dikelola menurut standar keamanan lingkungan. Dalam rangka mempercepat perbaikan dan pencegahan kerusakan DAS Citarum, maka pemerintah mengeluarkan Perpres No.15 tahun 2018. (berita lengkap)

  • Kemudahan Menggunakan Aplikasi SAPA Mektan

    09 Jan

    SAPA Mektan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) baru saja melaunching aplikasi pelayanan pengujian alat dan mesin pertanian (alsintan) berbasis android pada akhir tahun 2018 yang lalu. Aplikasi ini diberi nama SAPA Mektan. (berita lengkap)

  • Potensi Besar Domba Komposit Sumatera

    08 Jan

    domba komposit sumatera Badan Peneitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Ternak (Balitnak) menghasilkan teknologi unggul berupa Domba Komposit Sumatera. Domba Komposit Sumatera adalah domba unggul hasil persilangan antara bibit domba lokal Sumatera dengan bibit domba St. Croix asal Virgin Islands, Amerika Serikat dan Domba Barbados Blackbelly asal Barbados Islands. Penelitian pembentukan domba Komposit Sumatera telah berlangsung lebih dari dua dekade hingga menghasilkan domba yang dapat dikembangkan dalam kondisi pemeli- haraan semi intensif. (berita lengkap)

Berita lainnya »