Berita Baru

Padi Gogo Unggul Baru Potensi Hasil Tinggi

(pdi/18 Jan 2018)

Pada tahun 2017, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian berhasil melepas varietas unggul baru padi gogo dengan nama INPAGO 12 AGRITAN yang mampu berproduksi hingga 10.2 ton/ha. Varietas ini merupakan hasil persilangan antara varietas lokal Selegreng dengan varietas Ciherang dan Kencana Bali. (berita lengkap)

Pejabat Fungsional Wajib Bekerja Profesional

(hms/17 Jan 2018)

pelantikan pejabat fungsional 17 januari BOGOR – Bagi Balitbangtan, pejabat fungsional merupakan ujung tombak dalam menghasilkan inovasi teknologi pertanian, dimana hasil inovasi teknologi ini selalu mewarnai kebijakan pembangunan pertanian. Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir menekankan hal tersebut saat melantik dan mengambil sumpah 114 pejabat fungsional, Rabu (17/1/2018) di Bogor. (berita lengkap)

Riset yang Berorientasi Output

(adm/16 Jan 2018)

raker bogor 16/01/2018 Dr. Muhammad Syakir Kepala Badan Litbang Pertanian dalam membuka acara Konsolidasi Manajemen Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2018 (16/01/2018) mengatakan bahwa kebijakan pembangunan pertanian jangka menengah lima tahun ini, diarahkan untuk menjamin ketahanan pangan dan energi nasional. Dalam mewujudkan swasembada pangan, salah satu program terobosan yang sedang dilakukan Kementan adalah UPSUS peningkatan produksi padi, jagung, kedelai, daging, gula, cabai dan bawang merah. (berita lengkap)

Bujangseta, Buahkan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun

(hor/16 Jan 2018)

bujangseta Teknologi yang mampu memecahkan solusi bagi masalah petani dalam membudidayakan jeruk adalah Teknologi Pembuahan Jeruk Berjenjang Sepanjang Tahun yang dikenal dengan Bujangseta. Bujangseta diharapkan mampu mengatasi permasalahan petani, konsep dari bujangseta adalah produksi jeruk yang bisa berbuah sepanjang tahun (off season) dan menghasilkan buah bermutu premium seragam, citarasa sesuai pasar, kulit buah mulus dengan harga memadai. (berita lengkap)

Terus Garap Potensi untuk Kesejahteraan Petani

(hms/15 Jan 2018)

JAKARTA – Dalam bidang pertanian, Indonesia dikenal mempunyai potensi yang besar. Dengan adanya teknologi, lahan sub optimal seperti lahan kering ataupun lahan rawa berpeluang untuk menjadi produktif dan bisa memberi kontribusi dalam penyediaan pangan masyarakat. (berita lengkap)

Grobogan Pertama Kali Panen Padi di Bulan Januari

(hms/12 Jan 2018)

GROBOGAN – Wilayah Jawa Tengah seolah tak berhenti berproduksi. Kali ini giliran Desa Ngelok, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Kamis (11/1/2018) juga terjadi panen padi. Panen yang dihadiri langsung oleh Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir ini dilakukan diatas hamparan seluas 492 Ha yang sebagian besarnya menggunakan varietas Ciherang. (berita lengkap)

Padi Lahan Kering Dataran Tinggi

(pdi/11 Jan 2018)

luhur 1 dan luhur 2 Lahan kering yang dimanfaatkan untuk produksi padi di Indonesia tersebar di seluruh provinsi dan umumnya merupakan lahan-lahan marginal. Padi lahan kering atau padi gogo bisa dibudidayakan di dataran rendah sampai dataran tinggi. Diperkirakan luas lahan kering dataran tinggi yang potensial untuk pengembangan tanaman pangan termasuk padi mencapai 2,07 juta Ha. (berita lengkap)

Pengembangan Teknologi Proliga Bawang Merah Mendukung Ketersediaan Bawang Merah Nasional

(hor/10 Jan 2018)

Prosduksi Bawang Merah benih TSS Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki peranan penting dalam menentukan kondisi perekonomian nasional Indonesia. Komoditas ini memiliki peran dalam menyumbangkan angka inflasi terutama pada saat produksinya menurun di musim-musim tertentu. Naiknya bawang merah akan juga membawa dampak pada benih bawang merah, karena selama ini belum ada pemisahan yang jelas antara usaha bawang merah konsumsi dan benih. (berita lengkap)

Yogyakarta Menuju Mandiri Benih

(adm/09 Jan 2018)

pentingnya mandiri benih kaitannya dengan pencapaian swasembada pangan dan kesejahteraan petani.”Dengan mandiri benih ini bisa mempercepat penggunaan varietas unggul baru, tidak ketergantungan dengan benih lain dari luar, selain itu juga mampu menambah pendapatan petani penangkar benih” tambah Kepala Balitbangtan. Kebutuhan benih untuk DI Yogyakarta sendiri diperkirakan sebanyak 75 ton dan Balitbangtan siap untuk mendukung pemenuhan kebutuhan benih tersebut. (berita lengkap)

Ketersediaan Beras Jawa Barat Aman

(adm/09 Jan 2018)

panen jawa barat Kebutuhan konsumsi beras per bulan untuk Provinsi Jawa Barat berdasarkan jumlah penduduk 47.379.389 jiwa adalah 341.605 ton beras. Jadi terjadi surplus beras bulan Januari 13.682 ton, Februari surplus 440.008 ton dan Maret surplus 846.352 ton. (berita lengkap)

VUB Tebu dengan Rendemen dan Hablur Gula Super

(bun/08 Jan 2018)

Varietas unggul baru (VUB) yang adaptif terhadap anomaly iklim, berasal dari PS 864 dan Bululawang (BL) yaitu AAS Agribun, ASA Agribun, AMS Agribun dan CMG Agribun dengan produktivitas tebu 100 – 200 ton/ha, rendemen 11-13% dan hablur gula 10-20%. (berita lengkap)

Menjawab Tantangan Teknologi Produksi TSS

(mkt/05 Jan 2018)

Teknologi Produksi TSS Salah satu alternatif teknologi yang potensial untuk dikembangkan dalam upaya mengatasi perbenihan bawang merah di Indonesia adalah dengan penggunaan biji botani (TSS= True Shallot Seed). Penggunaan TSS sebagai sumber benih bawang merah sangat prospektif dalam rangka meningkatkan produksi dan kualitas umbi bawang merah. (berita lengkap)

Penerapan Waktu Tanam Menghindari Serangan Penyakit Tungro di Sulawesi Barat

(tan/03 Jan 2018)

polman sulbar Polewali Mandar (Polman) merupakan daerah sentra produksi padi paling potensial di Sulawesi Barat yang secara geografis terletak di pesisir pantai barat Sulawesi dan umum dikenal dengan budaya Mandar. Potensi wilayah dengan landscape datar dan luas, serta daerah pegunungan berbukit di sisi timur, Polman berkembang sebagai agroekosistem sawah yang mendukung masyarakat petani untuk menanam padi sepanjang tahun karena didukung oleh lahan yang subur dan sumber pengairan yang cukup. Tak dapat dielakkan, agroekosistem padi yang berkembang tidak lepas dari kendala cekaman biotik yang menghambat dalam peningkatan produksi padi, salah satunya adalah serangan penyakit tungro, sehingga Polman menyandang status sebagai salah satu daerah endemis penyakit tungro. (berita lengkap)

Menambang Beras di Lahan Bekas Tambang

(adm/02 Jan 2018)

sawah pasir kuarsa Kondisi tanah yang berpasir dan dibawahnya terdapat tanah hitam yang keras, ditambah lagi dengan lahan tersebut merupakan lahan bekas tambang, maka perlu perlakuan khusus untuk merubah lahan tersebut menjadi pesawahan yang bisa menghasilkan beras ataupun benih untuk ditanam kembali. (berita lengkap)

Mesin Pemisah Biji Cabai untuk Benih

(mkt/29 Des 2017)

Mesin Pemisah Biji Cabai untuk Benih Kementerian Pertanian selalu berupaya untuk menghasilkan teknologi-teknologi hasil penelitian untuk menjaga stabilitas hasil panen kedua komoditas ini guna memenuhi kebutuhan nasional. Salah satu inovasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Mekanisasi Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian adalah paket mekanisasi modern untuk hortikultura.

Paket teknologi hortikultura ini merupakan satu rangkaian dari hilir hingga hulu untuk penangan komoditas hortikultura cabai dan bawang merah, mulai dari penanganan persiapan benih, persiapan lahan, hingga panen. Salah satu hasil penelitian dan kerekayasaan yang telah dibuat untuk penanganan cabai dan bawang merah ini adalah Mesin Pemisah Biji Cabai untuk Benih. Benih tanaman cabai untuk persemaian terlebih dahulu perlu dilakukan pemisahan biji dari buah cabai. (berita lengkap)

Panen Padi di Dataran Tinggi

(hms/27 Des 2017)

nusantara panen JAWA TENGAH – Ditengah suasana Hari Raya Natal dan libur panjang, di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang dikenal dengan obyek wisata Rawa Pening ternyata tidak hanya ramai oleh para pengunjung dilokasi wisata. Disamping itu, para petani didaerah tersebut, Selasa (26/12/2017) juga turut beramai-ramai melaksanakan panen padi. (berita lengkap)

Teknologi Ozon, Alternatif Pengawetan Produk Hortikultura

(mkt/22 Des 2017)

Teknologi Ozon Teknologi ozon sebagai pengawet produk hortikultura yang aman telah dilaunching dan diperkenalkan oleh Kementerian Pertanian ke masyarakat. Teknologi ini merupakan alternatif untuk menggantikan penggunaan pengawet produk hortikultura berbahaya yang selama ini masih banyak digunakan.

Teknologi ozon ini dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian melalui Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan). Teknologi ini menggunakan metode pencucian dan sterilisasi dengan menggunakan air berozon. Keunggulan teknologi ini dapat mencuci dan mensterilkan produk hortikultura sehingga memiliki masa simpan lebih panjang. Disamping itu pengoperasiannya juga sangat mudah hanya dengan sekali pencucian saja. (berita lengkap)

Inpara 8 dan Inpara 9, Dua Varietas Adaptif Rawa

(pdi/21 Des 2017)

Penyediaan pangan nasional dalam jangka panjang perlu ketersediaan lahan untuk produksi pangan. Di sisi lain alih fungsi lahan sawah yang mencapai 96.500 ha/tahun menyebabkan produksi padi di lahan irigasi mengalami penururnan. Oleh karena itu untuk mendukung peningkatan produksi beras pada tahun 2018, Kementan melakukan terobosan baru dengan ekstensifikasi penanaman padi melalui program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) di lahan lahan rawa seluas 1 juta ha. Potensi lahan rawa di Indonesia mencapai 33,4 juta ha; yang terdiri atas 20,1 juta ha lahan pasang surut dan 13,3 juta ha lahan non pasang surut atau lebak.tersebar di empat pulau besar, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Potensi lahan rawa yang besar dihadapkan pada berbagai masalah fisiko-kimia lahan, dinamika kondisi tanah dan air serta beragamnya kesuburan alami tanah, sehingga baru sekitar 14,2 juta hektar yang dinyatakan berpotensi untuk dikembangkan untuk lahan sawah. Luasan tersebut diharapkan akan terus bertambah jika perbaikan dan pembangunan infrastruktur terkait dengan pengelolaan tanah dan air terus dilakukan. (berita lengkap)

Mentan : Pentingnya Teknologi dalam sebuah Usaha Tani dan Perluasan Areal

(adm/20 Des 2017)

Mentan : Pentingnya Teknologi dalam sebuah Usaha Tani SUBANG - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meluncurkan beberapa varietas unggul baru padi gogo toleran naungan, padi gogo produksi hasil tinggi, varietas padi untuk lahan kering dataran tinggi, varietas padi untuk lahan rawa dan varietas unggul padi tipe japonica. Peluncuran VUB ini dilakukan dalam rangkaian acara talkshow Sinergi Membangun Bangsa menuju Indonesia Sebagai Lumbung Pangan Dunia 2046, bertempat di Balai Besar Penelitian Padi (BBPadi) Sukamandi, Subang, Jabar pada hari Rabu (20/12). (berita lengkap)


Lihat Arsip Berita >>

Kategori