Berita Baru

Padi-Jeruk Pemanfaatan Lahan Rawa yang Menjanjikan

(tan/20 Jul 2018)

padi jeruk Lahan rawa lebak sangat potensial dimanfaatkan sebagai daerah lumbung pangan, yakni salah satunya dengan tananam padi. Pemanfaatan lahan rawa lebak oleh petani di Kalimantan Selatan yakni dengan menerapkan sistem Surjan. Sistem surjan merupakan salah satu contoh usaha penataan lahan dengan diversifikasi tanaman di lahan rawa lebak. Petani melakukan budidaya dengan sistem surjan dimana mereka memanfaatkan lahan dengan menanam padi pada ledokan/tabukan dan menanam jeruk pada daerah galangan. (berita lengkap)

Perbanyakan Massal Tanaman Kopi Menggunakan Teknik Bioreaktor

(bun/19 Jul 2018)

Foto Kopi Perkembangan penelitian memperlihatkan bahwa perbanyakan menggunakan metode embriogenesis somatik memiliki potensi untuk perbanyakan skala besar. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar memperlihatkan dari 0,2 gram kalus embriogenik dalam waktu 1 tahun dapat menghasilkan ±100 kecambah kopi. (berita lengkap)

Ada Bank Gen di Balitbangtan

(bio/18 Jul 2018)

Gedung fasilitas penyimpanan benih di Bank Gen BB Biogen Indonesia kaya dengan sumber daya alam. Secara geografis, posisi Indonesia yang terletak di daerah katulistiwa memiliki keanekaragaman flora dan fauna. Indonesia merupakan salah satu negara dengan biodiversitas yang sangat tinggi. Hal ini tentu saja adalah potensi alam yang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. (berita lengkap)

Kejar Target Penurunan Emisi GRK Peternakan, Balitbangtan Gelar Workshop ALU Tools

(nak/17 Jul 2018)

workshop_gas_rumah_kaca BOGOR - Untuk mendukung target penurunan Emisi Tahun 2020, Pusat Penelitian Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) mengadakan Workshop Pelatihan Peningkatan Kompetensi dan Pengetahuan Peneliti tentang perhitungan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dari Peternakan Menggunakan Software ALU Tool pada tanggal 16-20 Juli 2018 di The Sahira Hotel Bogor. (berita lengkap)

Bungkil Kelapa Hasil Fermentasi Sebagai Ransum Ayam Pedaging

(nak/16 Jul 2018)

bungkil_kelapa Bungkil kelapa dapat ditemui di beberapa negara tropik dan tersedia dengan harga yang bersaing. Tingginya kandungan serat, palatabilitas yang rendah, kurangnya beberapa asam amino esensial, mimiliki zat antinutrisi dan tingkat kecernaan yang rendah sehingga pemakaiannya untuk rumsum masih terbatas. (berita lengkap)

Produksi Benih Sebar jengkol

(hor/13 Jul 2018)

Jengkol Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan semakin meningkat. Hal ini ditandai dengan berubahnya pola konsumsi pangan. Bahan pangan yang mengandung nilai gizi tinggi dan bermanfaat bagi pencegahan terhadap suatu penyakit menjadi prioritas konsumsi. Primadona (2012) menyatakan bahwa jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack.) Prain) kaya akan karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin. Biji, cangkang dan kulit batang jengkol memiliki kandungan zat anti diabetes, karena beraktifitas secara hipoglikemia. (berita lengkap)

TRICHOL-8 Mengendalikan Jamur Tular Tanah pada Tanaman Kedelai

(tan/12 Jul 2018)

TRICHOL-8 Gejala yang paling nampak pada tanaman yang terserang penyakit tular tanah yaitu tanaman menjadi layu. Pangkal batang dikolonisasi oleh miselium berwarna putih. Pada kondisi tertentu, ditemukan sekumpulan sklerotia berwarna cokelat berbentuk butiran. (berita lengkap)

Balitbangtan Meraih SINTA Awards 2018

(pat/11 Jul 2018)

sinta award Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mendapat kehormatan dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) dengan memperoleh penghargaan Sinta Awards 2018 yang diadakan tanggal 4 Juli 2018 di Jakarta. Melalui salah satu jurnalnya, yaitu Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian (JP3). JP3 berhasil meraih penghargaan Sinta Awads katagori Sinta 2, dengan kriteria jurnal H-5 Index tertinggi yaitu sitasi 5 tahun tertinggi (H-5 Indeks : 25, sitasi 5 tahun terakhir : 2565, H-Indeks total : 30, serta sitasi keseluruhan : 3415). (berita lengkap)

Mengendalikan Hama Tikus pada Tanaman Jagung

(tan/10 Jul 2018)

Tikus jagung Selain menyerang tanaman padi, tanaman jagung di lahan sawah dapat terserang oleh hama tikus. Tikus mempunyai daya reproduksi yang tinggi dimana hewan pengerat ini dapat melahirkan sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Populasi tikus juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti sumber air, sarang, dan ketersediaan makanan. Oleh karena itu, bila tanaman jagung di lahan sawah bekas tanaman padi akan lebih cepat terserang oleh hama tikus. (berita lengkap)

Perbaikan Tanaman Jarak Pagar melalui Bioteknologi

(bio/09 Jul 2018)

Tanaman jarak pagar yang dapat menghasilkan minyak pengganti diesel. Minyak bumi merupakan bentuk energi yang tak terbarukan, sehingga memerlukan alternatif untuk digunakan sebagai sumber energi pengganti. Salah satu pengganti yang memiliki prospek baik adalah minyak nabati. Minyak nabati memiliki keuntungan sebagai bahan yang terbarukan dan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca (meningkatkan suhu permukaan bumi). Beberapa tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai minyak nabati antara lain jagung, kelapa sawit, kemiri dan jarak pagar. (berita lengkap)

Membasmi Hama Kumbang Bubuk pada Jagung dengan Ekstrak Daun Sirsak

(tan/06 Jul 2018)

Ekstrak Daun Sirsak hama utama saat pascapanen jagung yang menyebabkan kehilangan hasil tinggi yakni hama kumbang bubuk (berita lengkap)

Aneka Teknologi Pengolahan Produk ternak Hadir di Indolivestock

(hms/05 Jul 2018)

indolivestock JAKARTA – Susu adalah salah satu hasil ternak yang digemari oleh banyak orang dan mempunyai peluang besar untuk dikembangkan. Melihat potensi tersebut, Balitbangtan menghadirkan aneka inovasi teknologi pascapanen susu dalam gelaran Indolivestock Forum & Expo 2018 pada 4-6 Juli di Jakarta Convention Center. (berita lengkap)

Kerjasama Pemanfaatan Inovasi Iptek Pertanian untuk Sumberdaya Manusia Indonesia yang Berdaya Saing

(hms/04 Jul 2018)

MOU Jejaring adalah hal yang terus diperkuat oleh Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan). Menyadari potensi-potensi yang ada di lembaga lain cukup besar, Balitbangtan membuka diri untuk melakukan kerjasama yang bisa memberikan manfaat lebih bagi bangsa. (berita lengkap)

Petani Pati Terapkan Panca Kelola Ramah Lingkungan (Ramli)

(sdl/03 Jul 2018)

Rumah burung hantu Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Lingkungan Pertanian (Balingtan) telah menghasilkan komponen teknologi dari hasil-hasil penelitian sebelumnya untuk diterapkan dalam budidaya tanaman pangan berbasis kelestarian lingkungan pertanian. (berita lengkap)

Olah Limbah Pakan Agroindustri Melalui Fermentasi Lumpur Sawit

(nak/02 Jul 2018)

ferlawit Limbah pertanian seperti lumpur sawit cukup banyak keberadaannya. Bentuk limbah pertanian yang tersedia bahkan menyulitkan proses pembuatan ransum unggas. Lumpur sawit memiliki kandungan serat kasar yang tinggi, protein kasar yang rendah dan tingkat kecernaan yang rendah menyebabkan pemanfaatan sebagai bahan baku ransum unggas menjadi rendah dan bahkan tidak dimanfaatkan. (berita lengkap)

Pengembangan VUB Padi melalui Diseminasi

(tan/29 Jun 2018)

Diseminasi VUB Padi Varietas Inpari diperkenalkan melalui diseminasi yang dilakukan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yang ada di setiap Provinsi. (berita lengkap)

Biofoam, Pilihan Terbaik Pengganti Styrofoam

(psc/28 Jun 2018)

Biofoam Siapa yang tak mengenal styrofoam? Dalam keseharian kita pasti sering melihat bahkan menggunakan styrofoam sebagai wadah makanan kita. Misalnya saja cup mi Instan, makanan cepat saji dan lain sebagainya. Styrofoam selain murah juga mudah dijumpai di pasaran. Namun tahukah anda dibalik kemasan yang murah dan menarik terdapat segudang bahaya yang ditimbulkan? (berita lengkap)

Teknologi Genom Editing untuk Perbaikan Sifat Rebah Pada Padi

(bio/26 Jun 2018)

Padi menjadi rebah karena beberapa faktor, salah satunya adalah tinggi tanaman. Karakter rebah merupakan karakter pilihan untuk tanaman buah, karena akan memudahkan proses panen. Namun, rebah pada padi bukan merupakan karakter yang diinginkan oleh petani, karena padi yang mudah rebah akan menurunkan hasil produksi dan kualitas beras. Tanaman padi yang relatif tinggi memiliki kemungkinan rebah lebih besar. Beberapa varietas padi lokal mudah rebah meskipun memiliki karakter-karakter pilihan seperti kualitas beras yang enak dan ketahanan terhadap penyakit. (berita lengkap)

Pengaruh Pupuk Urin Kelinci Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tiga Varietas Krisan

(hor/25 Jun 2018)

krisan Pupuk organik cair merupakan alternatif penambahan unsur hara ke dalam media tanam. Manfaat yang diperoleh dengan penggunaan pupuk organik cair adalah unsur hara bisa langsung diserap oleh tanaman, mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menjaga kesehatan lahan. Di dalam pupuk organik cair terdapat mikroorganisme tanah yang ikut merombak bahan organik menjadi unsur hara yang siap digunakan oleh tanaman tanpa mencemari lingkungan tanah dan air sekitarnya. Salah satu pupuk organik cair itu adalah adalah pupuk urin kelinci. (berita lengkap)

Meningkatkan Efektifitas Data Padi dengan DOI

(bio/04 Jun 2018)

Pelatihan Digital Object Identifier untuk data tanaman padi Database tanaman padi yang cukup besar dapat dikelola secara efektif dengan memanfaatkan Digital Object Identifier (DOI) atau pengenal objek digital melalui manajemen dokumen secara digital atau elektronik. Pelatihan DOI dilakukan dengan tujuan mengenalkan sistem DOI untuk tanaman padi sekaligus mengimplementasikan sistem ini dengan melakukan registrasi DOI. Diharapkan bahwa data tersebut dapat dimanfaatkan bersama untuk keperluan penelitian dan pengembangan padi. (berita lengkap)


Lihat Arsip Berita >>

Kategori