Berita Baru

Mengenal Penyakit Speckle Pada Daun Pisang

(hor/14 Sep 2018)

penyakit pisang Penyakit speckle daun pisang yang disebabkan oleh cendawan Cladosporium musae Mason. Merupakan salah satu penyakit bercak daun pisang yang telah tersebar di seluruh pertanaman pisang di dunia. Laporan menyebutkan bahwa penyakit speckle biasanya ditemukan pada daun-daun pertanaman pisang yang sudah tua yang ditanam di daerah tropika basah dan lembab. Di Sumatera Utara. (berita lengkap)

Menekan Impor Kentang dengan Varietas Tenggo

(pat/10 Sep 2018)

kentang tenggo Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) menghasilkan teknologi kentang varietas Tenggo berdaya hasil 33,5 ton umbi basah per hektar dan beradaptasi baik di dataran tinggi, tinggi tanaman 90 cm, bentuk batang bulat dan berwarna hijau, bentuk daun bulat telur dengan ukuran 7 x 4,2 cm, permukaan daun licin, tidak berbulu, dan berwarna hijau. (berita lengkap)

Sharing Knowledge KI dan Altek dengan IPB

(pat/07 Sep 2018)

Pengelolaan Kekayaan Intelektual (KI) dan Alih Teknologi (altek) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) yang dikelola oleh Balai PATP telah dimulai semenjak tahun 2007. Banyak proses yang telah dilalui dalam pengelolaan KI dan altek sebagai bentuk pelayanan kepada UK/UPT lingkup Balitbangtan dan calon mitra pengguna teknologi Balitbangtan ataupun stakeholders lainnya. (berita lengkap)

DETAM, Si Hitam Manis dari Balitkabi

(tan/07 Sep 2018)

KecapDetam Kedelai hitam memiliki kandungan antosianin tinggi yang konon dapat digunakan sebagai senyawa antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas penyebab sel kanker dan penuaan dini, pencegah tumor dan kardiovaskular. Selain itu kedelai hitam juga kaya akan vitamin E dan Magnesium. (berita lengkap)

Produktivitas Padi Meningkat dengan SMARt

(pat/06 Sep 2018)

SMARt SMARt merupakan formula pupuk hayati untuk meningkatkan efisiensi pemupukan, produktivitas, dan ketahanan tanaman padi terhadap penyakit. Formula pupuk hayati ini merupakan konsorsia mikroba selektif yang unggul sebagai penambat N, pelarut fosfat, dan penghasil hormon. (berita lengkap)

Monitoring Organisme Pengganggu Tanaman Jeruk Menggunakan ES

(hor/05 Sep 2018)

sistem pakar (ES) Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menghasilkan program atau sistem aplikasi untuk melakukan pemantauan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dalam bentuk Expert System (ES) atau lebih dikenal sistem pakar. ES ini berfungsi digunakan sebagai komponen monitoring perkembangan hama di lapangan secara real Time berbasis web. (berita lengkap)

Jeruk Siam Gunung Omeh dan Keprok Kacang Solok Jeruk Khas Sumatera Barat

(hor/04 Sep 2018)

Jeruk omeh dan kacang Sumatera Barat terkenal dengan Jeruk Siam Gunung Omeh dan Keprok Kacang Solok. Masyarakat Sumatera Barat pernah merasakan masa kejayaan menanam jeruk, namun sekarang kedua varietas jeruk tersebut sulit dijumpai di pasar, pengembangannya juga masih sangat terbatas. Padahal potensi ekonomi jeruk ini sangat besar, disisi lain peluang ekspor juga terbuka. (berita lengkap)

Menghemat Air Sawah dengan AWD

(sdl/03 Sep 2018)

Piezometer alat ukur tinggi muka air Salah satu ancaman Perubahan iklim yang belakangan ini terjadi dapat berakibat pada kelangkaan pasokan air untuk pertanian. Hal tersebut sangat sangat meresahkan petani dan dapat menjadi ancaman yang serius, karena pada akhirnya kelangkaan air dapat menurunkan produksi dan bahkan dapat menyebabkan kegagalan panen. (berita lengkap)

Teknologi Pascapanen Menghadapi Pasar Global

(hms/31 Agu 2018)

ICAPHP BALI – Pasar global yang sangat dinamis membuat pelaku pasar harus terus bersiap menghadapi kompetisi yang ada, termasuk para pelaku pasar bidang pangan dan pertanian. Hal ini menjadi pembahasan utama dalam International Conference on Agricultural Postharvest Handling and Processing (ICAPHP) di Bali yang dibuka pada Rabu (29/8/2018) dan berlangsung hingga Jumat (31/8/2018). (berita lengkap)

“Jeruk Baby” Manis Pacitan, Disukai Semua Usia

(hor/30 Agu 2018)

Jeruk manis pacitan Jeruk manis pacitan berasalal dari kabupaten pacitan, provinsi Jawa timur. Jeruk manis pacitan mempunyai keunggulan cita rasa manis, segar dengan ukuran buah sedang. Memuliki warna kulit buah hijau sampai dengan hijau kekuningan di dataran rendah dan hijau kenuningan sampai dengan kuning di dataran tinggi. (berita lengkap)

Penyakit Utama pada Tanaman Mawar

(hor/29 Agu 2018)

mawar Mawar adalah suatu jenis tanaman semak dari genus rosa sekaligus nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. (berita lengkap)

Meningkatkan Nilai Gizi Jewawut dengan Biofortifikasi

(tan/27 Agu 2018)

Jewawut Seiring dengan perkembangan zaman, kesehatan adalah faktor utama yang dijaga dan sebagai aset dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Untuk menjaga kesehatan tersebut, maka setiap bahan pokok makanan yang dikonsumsi harus terkandung gizi yang cukup. Bahkan beberapa negara tertinggal membutuhkan pangan bergizi tinggi untuk memperbaiki kondisi malnutrisi masyarakatnya. Atas dasar hal tersebut dunia pertanian memfokuskan penambahan nilai gizi hasil produksi tanaman pangan, salah satunya melalui teknik biofortifikasi. (berita lengkap)

Mengolah Bawang Merah dalan Bentuk In Brine

(psc/23 Agu 2018)

Bawang Utuh In Brine Bawang merah merupakan komoditas hortikultura yang sangat strategis di Indonesia. Hampir semua rumah tangga mengkonsumsi bawang merah setiap hari. Selain karena alasan citarasa, sebagian orang mengkonsumsi bawang merah karena manfaat yang terkandung dalam bawang merah, yaitu multivitamin, mineral dan anti oksidan. Menurut data BPS tahun 2017, konsumsi bawang merah rata-rata mencapai 2,4 kg per kapita per tahun. (berita lengkap)


Lihat Arsip Berita >>

Kategori