Berita » Info Aktual » Arsip

Halaman 1 dari 119
No 1-10 dari 1188

E-BOOK Sebagai Sarana Diseminasi Informasi Pertanian

Info Aktual
(ptk/28 Jan 2015)

Buku adalah kumpulan kertas atau bahan lainnya yang dijilid menjadi satu pada salah satu ujungnya dan berisi tulisan dan gambaran dari ide, imajinasi dan pikiran seseorang.Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah mempengaruhi penerbit dalam mengembangkan inovasi terbitannya. Salah satunya adalah keberadaan buku elektronis atau disebut juga dengan E-book dengan berbagai aplikasi cara pembuatannya. (berita lengkap)

Umbi Garut, Pangan Alternatif Yang Patut Dikembangkan

Info Aktual
(psc/27 Jan 2015)

Tanaman garut merupakan terna (tumbuhan yang batangnya lunak karena tidak membentuk kayu) tegak, berakar dangkal, dengan rimpang yang dapat menembus tanah. Rimpang berbentuk silinder, berdaging, berwarna putih atau kemerahan. Umumnya garut ditanam pada ladang yang tidak diusahakan petani di pinggir hutan. Budidaya garut yang cukup intensif dilakukan petani di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. (berita lengkap)

ASP dan ATP Untuk Percepatan Aliran Teknologi Pertanian

Info Aktual
(hms/23 Jan 2015)

JAKARTA – Agro Science Park (ASP) dan Agro Techno Park (ATP) merupakan sebuah program pemerintah yang bertujuan untuk mempercepat aliran teknologi di bidang pertanian sampai ke lapangan dan diimplementasikan oleh pengguna khususnya petani. Untuk itu koordinasi antar pihak yang terkait dengan program tersebut harus terus dilakukan. Salah satunya dengan rapat koordinasi terkait ASP dan ATP antara Kementerian Pertanian dengan Bappenas yang diselenggarakan pada Kamis, (22/1/2015) di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kantor Pusat. (berita lengkap)

Ka Badan : Segera Beradaptasi dengan Sistem Terbaru

Info Aktual
(adm/21 Jan 2015)

CIAWI – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Haryono mengatakan bahwa Balitbangtan harus maju, tinggi kualitasnya, dan mampu menjawab persoalan yang ada dalam pembangunan pertanian. (berita lengkap)

Potensi Ganyong sebagai Pangan Alternatif Pengganti Beras

Info Aktual
(bio/20 Jan 2015)

Tanaman dan umbi ganyong. “Masih belum makan kalau bukan dengan nasi”. Opini ini masih melekat kuat di kepala sebagian besar rakyat Indonesia. Ketergantungan konsumsi beras saat ini sudah sangat tinggi, padahal terdapat berbagai jenis pangan alternatif pengganti beras yang dapat memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia. (berita lengkap)

Kerjasama Kementerian Pertanian dengan IPB

Info Aktual
(hms/19 Jan 2015)

JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk turut serta mendukung pemenuhan dan percepatan swasembada pangan khususnya komoditas padi, jagung dan kedelai. Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan rektor IPB Prof. Herry Suhardiyanto pada Jumat (16/1/2015) di Kementerian Pertanian. (berita lengkap)

Kembangkan Inpari untuk Tingkatkan Produksi

Info Aktual
(hms/16 Jan 2015)

BANTEN – Dalam rangka koordinasi upaya khusus percepatan swasembada khususnya di propinsi Banten, pada Rabu (14/1/2014) Menteri Pertanian Amran Sulaiman melakukan kunjungan kerja dan rapat koordinasi dengan Plt. Gubernur Banten Rano Karno beserta jajarannya di Pendopo Gubernur Banten. (berita lengkap)

Perakitan Varietas Gandum Transgenik Adaptif Iklim Tropis

Info Aktual
(bio/16 Jan 2015)

Gandum adaptis iklim tropis Produksi gandum di Indonesia masih relatif rendah, yaitu sekitar 3 t/ha, dibandingkan dengan produksi gandum dunia yang mencapai 9 t/ha. Sementara itu, kebutuhan gandum di Indonesia meningkat setiap tahunnya, sehingga harus dilakukan impor dalam jumlah yang sangat besar. Produksi gandum nasional tidak dapat meningkat selama masih mengandalkan iklim pertanaman di wilayah dataran tinggi. Pengembangan varietas yang dapat ditanam di dataran rendah sangat diharapkan. (berita lengkap)

Penentuan Umur Panen Gandum Tropis

Info Aktual
(tan/13 Jan 2015)

Gandum Tanaman gandum khususnya yang tumbuh pada wilayah dengan kelembaban udara yang tinggi mudah berkecambah dan berjamur sehingga mempengaruhi kualitas hasil biji. Biji yang berkecambah akibat terlambat dipanen akan menurunkan viabilitas biji/benih gandum serta menurunkan kualitas/sifat adonan dari tepung yang dihasilkan sehingga akan mempengaruhi nilai jual tepung. Oleh karena itu, untuk menekan susut jumlah dan mutu maka panen segera dilakukan setelah biji masak fisiologis. (berita lengkap)

Pendayagunaan Kedelai Introduksi dalam Perbaikan Varietas

Info Aktual
(bio/12 Jan 2015)

Kedelai introduksi Dari sebanyak 68 varietas unggul kedelai yang sudah dilepas sejak tahun 1965, sebanyak 14 berasal dari varietas/galur introduksi dari luar negeri. Proses pemuliaan yang dilakukan sebelum pelepasan varietas introduksi menjadi varietas unggul nasional adalah dengan cara memurnikan, menguji adaptasi, dan daya hasilnya di berbagai lokasi bersama-sama dengan galur harapan lainnya. (berita lengkap)

<< Lihat Info Aktual Baru