Berita » Info Aktual » Arsip

Halaman 2 dari 119
No 11-20 dari 1188

Pembenahan Organisasi Petani untuk Mendukung Swasembada

Info Aktual
(pse/12 Jan 2015)

Pencapaian swasembada lima komoditas pada tahun 2017 membutuhkan berbagai rekayasa dalam konteks kelembagaan, sehingga seluruh pelaku yang di dalamnya dapat bekerja dengan kondusif. Salah satu aksi kelembagaan yang mendesak dilakukan adalah pembenahan organisasi petani. (berita lengkap)

Program dan Tata Kelola Balitbangtan TA. 2015 Mendukung Swasembada Pangan

Info Aktual
(adm/09 Jan 2015)

BOGOR – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr Haryono mengatakan bahwa Balitbangtan di tahun 2015 harus ‘naik kelas’, sehingga capaiannya juga meningkat. Hal tersebut dapat terwujud apabila bekerja dengan sistematis, lebih efektif dan lebih efisien. (berita lengkap)

Agar Tidak Rugi, Hindari Serangan Wereng Coklat

Info Aktual
(hms/09 Jan 2015)

Serangan Hama Wereng Coklat Petani bila dalam menggunakan pestisida yang melanggar kaidah-kaidah PHT (tepat jenis, tepat dosis, dan tepat waktu aplikasi) dan melakukan penanaman padi tidak serentak akan turut memicu ledakan wereng coklat. (berita lengkap)

Optimisme Menuju Swasembada Pangan

Info Aktual
(hms/08 Jan 2015)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) telah menetapkan target swasembada pangan khususnya padi dalam tiga tahun kedepan, bahkan semangat yang ada di internal Kementan bahwa target tersebut akan dapat dicapai kurang dari tiga tahun. Untuk mencapai hal tersebut telah dilakukan identifikasi permasalahan terkait produktifitas, yaitu irigasi, benih, pupuk dan alat mesin pertanian. Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam konferensi pers usai melantik Direktur Jenderal Tanaman Pangan yang baru, Dr. Hasil Sembiring. (berita lengkap)

Taman Agro Inovasi

Info Aktual
(ptk/07 Jan 2015)

Pada saat ini lahan di perkotaan sudah mulai terbatas, sehingga masyarakat di perkotaan mulai kekurangan ruang untuk budidaya pertanian. Pentingnya pertanian di perkotaan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup. (berita lengkap)

Perkembangan Teknologi Konservasi In Vitro

Info Aktual
(bio/07 Jan 2015)

Metode konservasi in vitro adalah salah satu cara pelestarian secara ex situ yang sangat sesuai diterapkan untuk tanaman yang berbenih semi rekalsitran, rekalsitran, dan diperbanyak secara vegetatif. Metode tersebut memiliki keunggulan dibandingkan dengan teknik penyimpanan di lapang karena memerlukan area yang lebih sempit, tenaga kerja yang lebih terbatas, curahan waktu yang lebih sedikit, dan dana yang lebih hemat. Selain itu, materi yang disimpan akan terhindar dari risiko cekaman biotik (hama dan penyakit) serta cekaman abiotik (kekahatan, keracunan, kebanjiran, kekeringan, kemasaman, suhu tinggi, dan kebakaran lahan). (berita lengkap)

Varietas Grobogan Terus Berkembang di Kabupaten Purwodadi

Info Aktual
(tan/06 Jan 2015)

Kedelai Grobogan Varietas Grobogan yang dilepas pada tahun 2008, merupakan hasil seleksi terhadap genotipe kedelai yang banyak ditanam di sekitar Kabupaten Purwodadi. Keunggulan varietas Grobogan adalah berumur genjah (76 hari) dan ukuran biji besar (sekitar 18 g/100 bijinya). (berita lengkap)

VUB Padi : Inpari 34 Salin Agritan

Info Aktual
(tan/05 Jan 2015)

Inpari 34 Pemerintah Indonesia telah menggaungkan swasembada beras tiga tahun ke depan. Guna mencapainya, segala potensi komponen produksi dari varietas, teknologi, sarana produksi dan infrastruktur pendukung dikerahkan semaksimal mungkin di semua sentra produksi padi nasional. (berita lengkap)

Penelitian Genom Padi di Balitbangtan

Info Aktual
(bio/02 Jan 2015)

marka dan peta genom padi Pengembangan penelitian genom tanaman padi di Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dilakukan untuk mengidentifikasi gen-gen penting yang berkontribusi untuk membentuk karakter produksi tinggi dan umur genjah pada koleksi sumber daya genetik (SDG) tanaman padi di bank gen. (berita lengkap)

GPPTT Genjot Target Produksi Jagung 20 Juta Ton Tahun 2015

Info Aktual
(adm/31 Des 2014)

Berdasarkan data angka ramalan II Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung tahun 2014 diperkirakan sebanyak 19,13 juta ton atau meningkat sebesar 3,33% dibandingkan tahun 2013 yang produksinya mencapai 18,51 juta ton pipilan kering. Kenaikan produksi diperkirakan terjadi karena kenaikan luas panen seluas 58,72 ribu hektar (1,54%) dan kenaikan produktivas sebesar 0,85 kuintal/hektar (1,75%) dari awalnya 48,44 kuital/ha menjadi 49,29 kuintal/ha. (berita lengkap)

<< Lihat Info Aktual Baru