Berita » Tuni Bursel, Varietas Unggul Baru Cengkeh

(bun/07 Agu 2017)

Varietas unggul cengkeh Tuni Bursel diperoleh dari hasil observasi dan pemilihan populasi cengkeh yang dilakukan pada pertanaman petani menggunakan metode seleksi partisipatif. Kegiatan dilakukan di Kabupaten Buru Selatan di lima kecamatan yang merupakan sentra produksi tanaman cengkeh diantaranya kecamatan Ambalau, Namrole, Waisama, Leksula dan Kepala Madan. Seleksi dilakukan untuk memilih pohon-pohon cengkeh terbaik dalam populasi terpilih yang memiliki produktivitas tinggi. Pohon-pohon terpilih tersebut selanjutnya diseleksi kembali untuk mendapatkan pohon induk terpilih (PIT) yang lebih seragam dengan potensi hasil dan mutu yang lebih tinggidari rata-rata dan diperoleh 24 PIT yang selanjutnya diajukan untuk dilepas sebagai varietas.

Cengkeh Tuni memiliki batang utama tunggal seperti cengkeh Ambon. Sebagian ada yang menyerupai jenis Sikotok dengan cabang mendatar kemudian melengkung ke atas membentuk sudut 90o, pada sebelah ujung menyerupai posisi tanduk kerbau serta bercabang rendah dan bentuk tajuk yang silindris dengan batang utama tunggal berbeda dengan Zanzibar yang memiliki batang utama becabang. Pohon tipe Tuni Bursel tidak memiliki daun yang rimbun mirip tipe Siputih, berbeda dengan tipe Zanzibar, Sikotok dan Ambon, yang rimbun gelap. Daun berbentuk lonjong langsing dengan panjang (8,7 – 12,3 cm) dan lebar  (3,6 – 4,6 cm) dan pada pinggiran daun terdapat di lekukan seperti gelombang dengan jumlah lekukan sekitar 5 – 7, sifat ini juga merupakan penciri cengkeh Tuni Bursel.

Karakteristik lainya dari cengkeh varietas Tuni Bursel adalah daun tua berwarna hijau tua, daun muda berwarna hijau pucat agak kemerahan. Rangkaian bunga termasuk bergagang pendek dengan panjang tangkai sekitar 2,5 cm.  Jumlah bunga per rangkaian berkisar antara 5 – 30 bunga/rangkaian. Rendemen bunga basah ke kering 31,8 – 36,3%. Bunga yang masih muda berwarna krem (hijau keuningan), dan pada saat masak petik bewarna krem kemerahan di bagian pangkal mahkota. Selanjutnya bunga masak petik beraroma kuat dan Kisaran bobot bunga cengkeh Tuni per butir 0.37-0.48 g atau rata rata bobot bunga basah 0.42 g, lebih besar dari cengkeh Zanzibar yang mencapai 0.28-0.33 g.  Perontokan bunga dari gagang mudah, karakter bobot lebih berat dan perontokan mudah, memudahkan dalam prosesing.

Keunggulan dari varietas ini adalah rata-rata produksi per pohon cengkeh Tuni Bursel 158.1 kg (kisaran produksi 118-165) bunga basah per pohon setara dengan 55.6 kg bunga cengkeh kering pada umur tanaman 30-40 tahun.  Mutu minyak cengkeh tergolong baik (kadar minyak atsiri  19,2 – 22,3 %, kadar true eugenol 78,5 – 82,3%). Mutu fisik cengkeh Tuni Bursel juga cukup baik, rendemen gagang kurang dari 28%, aroma bunga kering khas dan kuat,  warna bunga kering coklat tua sampai kehitaman. Kadar true eugenol pada cengkeh Tuni setara dengan cengkeh Zanzibar Cimanggu Bogor 79.2 %, dan Zanzibar AFO (73,19%). (bur)

tuni bursel

Lampiran