Berita » Balitbangtan Harus Menghasilkan Output Yang Dapat Dimanfaatkan

(adm/09 Nop 2017)

JAKARTA – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sebagai lembaga riset di bawah Kementerian Pertanian, memiliki peran strategis dalam konstelasi pembangunan pertanian nasional.  Tekad dan spirit segenap unsur Balitbangtan untuk memberikan karya terbaik dan berkontribusi mendukung pencapaian sasaran-sasaran strategis Kementan. 

Sekretaris Balitbangtan Dr. Ir. Muhammad Prama Yufdy, MSc. mewakili Kepala Balitbangtan menutup acara Penyempurnaan Idikator Kinerja Utama (IKU) program dan aktivitas 2015-2019 Balitbangtan yang dilaksanakan pada hari Senin-Kamis tanggal 6-9 November 2017  bertempat di Ruang Rapat lantai 4 Balitbangtan Kantor Pusat Jakarta.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Balitbangtan menandatangani Kontrak Kinerja dan Pendelegasian Standar Kinerja antara Sekretaris Badan dengan penanggung jawab kegiatan yang mempresentasikan capaian kinerja yang harus diwujudkan sebagai indikator keberhasilan Satker di lingkup Sekretariat Balitbangtan. Untuk Satker (Unit Kerja dan Unit Pelaksana Teknis) lingkup Balitbangtan akan segera dilaksanakan penandatanganan perjanjian kinerja tersebut secara bertahap, mengingat tersebarnya lokasi Satker.

Capaian sasaran strategis Kementerian Pertanian, pada dasarnya akan tercermin dalam hasil evaluasi kinerja, hasil Evaluasi terhadap kinerja Kementerian dan Lembaga, secara nasional diketahui dari penetapan status penilaian terhadap Laporan Keuangan oleh BPK, dan nilai  akuntabilitas kinerja oleh Kemenpan RB.

Berdasarkan evaluasi oleh Kemenpan RB, yang saat ini melaksanakan evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kementan, sebagai upaya meningkatkan akuntabilitas kinerja, diperlukan rencana aksi antara lain melalui penyempurnaan perencanaan kinerja, pengkuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi kinerja, dan capaian kinerja. 

Serta menindaklanjuti arahan Bapak Menteri Pertanian, melalui Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian telah mengkoordinasikan kegiatan penyempurnaan IKU, yakni penyempurnaan indikator kinerja level 1 (eselon 1)  sampai dengan level 4 (Eselon 4).

Hal yang sangat penting dalam menyempurnakan perencanaan kinerja yakni Renstra, Indikator Kinerja Utama (IKU)  hendaknya benar-benar mengacu pada indikator kinerja sasaran strategis, yang antara lain adalah dimanfaatkannya teknologi inovasi pertanian.  Hal ini sangat penting, mengingat Balitbangtan  sebagai lembaga riset di bawah Kementan, harus menghasilkan output yang dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat, tutup Sekretaris Balitbangtan. (dg)

IKU