Berita » Grobogan Pertama Kali Panen Padi di Bulan Januari

(hms/12 Jan 2018)

GROBOGAN – Wilayah Jawa Tengah seolah tak berhenti berproduksi. Kali ini giliran Desa Ngelok, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, Kamis (11/1/2018) juga terjadi panen padi. Panen yang dihadiri langsung oleh Kepala Balitbangtan Dr. Muhammad Syakir ini dilakukan diatas hamparan seluas 492 Ha yang sebagian besarnya menggunakan varietas Ciherang.

Areal yang dipanen seluas 60 Ha yang telah menggunakan sistem pertanaman jajar legowo 5:1, sementara pola tanam yang biasa digunakan adalah padi-palawija-padi atau padi-padi-palawija.

Usai panen, Kepala Balitbangtan mengaku senang dengan hasil panen di Grobogan ini. “Di Grobogan, khususnya Kecamatan Penawangan sebelumnya tidak pernah panen di bulan januari seperti ini, dan dihamparan tadi panennya bagus, dengan produktivitas 7 hingga 9 ton” jelas Kepala Balitbangtan.

Teknologi mekanisasi juga telah menyentuh petani di daerah ini, penggunaan combine harvester menurut petani setempat bisa mengatasi kelangkaan tenaga kerja yang biasa terjadi di wilayah itu. Penggunaan mekanisasi ini juga bisa meminimalisir kehilangan hasil sehingga petani bisa menikmati hasil yang lebih tinggi.

Sebelum beranjak, Kepala Balitbangtan juga menyerahkan bantuan benih padi varietas Inpari 42 dan 43 sebanyak 2 ton kepada perwakilan kelompok tani. “Benih yang dipakai rata-rata masih yang lama seperti Ciherang, yang semakin lama kualitasnya akan semakin menurun. Sehingga pemerintah menyediakan benih untuk memperbaiki kualitas hasil dan meningkatkan produksi pertanian” tambah Kepala Balitbangtan. (Ybh)