Berita » Mengenal Kelinci Rexsi

(nak/12 Peb 2018)

Pengembangan bibit unggul pada dasarnya dapat ditempuh melalui dua prosedur yaitu seleksi dan atau persilangan. Kedua sistem tersebut dapat digunakan secara terpisah maupun dalam suatu kombinasi, dan dalam masing-masing sistem terdapat berbagai alternatif dalam metode yang digunakan untuk mencapai sasaran spesifik yang dikehendaki.

Peningkatan produktivitas kelinci dapat dilakukan melalui seleksi maupun persilangan. Pada kelinci Rex dengan keragaman yang tinggi selanjutnya dilakukan seleksi untuk meningkatkan keseragaman dengan kriteria seleksi bobot sapihnya (bobot umur 6 minggu) selama tiga generasi yang mulai dilakukan pada tahun 2004.

Untuk memperoleh galur kelinci Rex yang stabil dan dengan konsistensi produksi yang tinggi, serangkaian program seleksi telah dilakukan terhadap suatu kelompok kelinci Rex yang diperoleh dari importasi tahun 1988 dan sudah beradaptasi dengan baik.  Adapun tujuan dari proses seleksi adalah untuk memperoleh suatu populasi kelinci Rex dengan keseragaman yang tinggi dan untuk memperbaiki konsistensi keunggulan produksi anak sekelahiran dan bobot sapih umur enam minggu.

Kelinci Rexsi merupakan hasil seleksi dari kelinci rex yang memiliki keseragaman produktivitas, yaitu jumlah anak sekelahiran diatas 6 ekor dan bobot sapih pada umur 6 minggu yang tinggi. Karakteristik kualitatif Warna rambutnya bervariasi campuran dua warna (hitam-putih), Castor, chincila (putih hitam-coklat) dan putih Telinganya tegak dan oval menyempit.

Keunggulan dari kelinci resi adalah Bobot lahir mencapai 55 gram dengan Jumlah anak sekelahiran 5 - 8 ekor. Memiliki Bobot umur 6 minggu 652 gram, untuk Bobot induk 2.932,13 g/ekor. Umur siap kawin jantan dan betina adalah 6 bulan dan 5,5 bulan dengan Lama kebuntingan 30 hari. Sedangkan untuk bobot potong umur 24 minggu 2.711 gram.(Pnd)

kelinci rexsi