Berita » Pola Tanam Secara Cepat Dan Akurat dengan MAPDAS

(pat/31 Mei 2018)

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi telah menghasilkan teknologi Model Aliran Permukaan Daerah Aliran Sungai (MAPDAS).

MAPDAS adalah model simulasi aliran permukaan daerah aliran sungai (DAS) dengan interval sesaat mendekati real time (jam bahkan menit). Model ini menggunakan 4 (empat) parameter input utama simulasi, meliputi koefisien aliran permukaan (Kr), waktu jeda, kecepatan aliran jaringan hidrografi, dan kecepatan aliran lereng. 

MAPDAS juga menyajikan peta wilayah curah hujan di seluruh Indonesia dan keunggulan MAPDAS dapat diaplikasikan untuk simulasi aliran permukaan pada  DAS skala mikro (<100 ha) hingga skala makro (>100 km2). Kualitas simulasinya memadai hingga 90% tingkat kemiripan.

Model ini dapat mensimulasi aliran permukaan dalam beberapa skenario perubahan tutupan lahan dan dapat digunakan untuk membuat rekomendasi pola tanam secara cepat dan akurat.

oleh karena itu, MAPDAS diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan, seperti para perencana pertanian, untuk menyusun rekomendasi pola tanam terutama untuk tanaman pangan. (mb)