Berita » Mengenal Aplikasi Drone dalam Pengendalian OPT

(bun/04 Okt 2018)

Salah satu kendala dalam agroindustri yang signifikan adalah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT). Teknologi drone dengan sensor infra-merah-dekat, dapat mendeteksi stress pada tanaman sebelum gejala penyakit terlihat, sehingga petani dapat menandai area tanaman bermasalah untuk inspeksi lebih lanjut dan pengelolaa OPT lebih cepat.

Rintisan dan sosialisasi pemanfaatan drone dalam usaha tani telah dilakukan oleh berbagai pihak. Teknologi drone menawarkan solusi pertanian presisi (precise agriculture solution) melalui pengelolaan kesehatan tanaman.

Teknologi drone dapat menyediakan data kondisi kesehatan tanaman dan deteksi awal serangan OPT yang lebih akurat sebagai dasar menyusun srategi pengelolaan OPT yang lebih efektif dan efisien.

Teknologi penginderaan menggunakan inframerah, drone dapat melakukan tugas dalam memonitor kesehatan tanaman dan adanya serangan OPT secara cepat sekaligus melakukan penyemprotan tanaman terserang apabila diperlukan.

Lebih jauh, analisa berbasis drone dapat pula menyediakan informasi berguna kepada pemerintah dalam menetapkan kebijakan atau arahan yang sesuai untuk petani dalam mengelola kesehatan pertanamannya.

Peluang aplikasi drone dalam pemantauan kesehatan tanaman perkebunan dapat membantu petani maupun pemerintah mendapatkan data kondisi kesehatan tanaman yang lebih akurat, sebagai dasar kebijakan perkebunan yang dapat dimanfaatkan petani dalam mengelola tanamannya. (bur)

drone

Lampiran