Berita » Manfaatkan Hasil Samping Padi untuk Menambah Pendapatan Petani

(psc/05 Okt 2018)

BANYUASIN - Balitbangtan melalui Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian telah mengembangkan kawasan Bioindustri padi di berbagai wilayah, salah satunya yang baru diresmikan 4 Oktober 2018 kemarin di daerah Telang Rejo, Kab. Banyuasin, Sumatera Selatan.

Menurut Kepala BB Pascapanen Prof. Risfaheri, Bioindustri terpadu ini bukan sekedar memperbaiki kualiatas beras dan mengurangi rendemen saja, ada berbagai olahan dari hasil samping penggilingan padi yang bisa dimanfaatkan oleh petani seperti sekam dan bekatulnya sehingga jika dimanfaatkan dapat menambah pendapatan petani.

"Untuk sekam sendiri dapat digunakan sebagai energi pemanas pengeringan gabah, Bahkan abu sekamnya sendiri dapat diolah menjadi Pupuk Biosilika Cair sebagai pupuk mikro tanaman padi maupun tanaman lainnya seperti bawang merah dan sebagainya, yang berfungsi menambah produktivitas tanaman”. ungkapnya.

Selanjutnya asap pembakaran sekam dapat ditampung menjadi asap cair yang dapat digunakan sebagai bahan penggumpal (koagulan) latek, bahan pengawet makanan (biopreservatif) maupun sebagai biopestisida.

Kemudian Bekatul, juga dapat diolah menjadi aneka olahan produk pangan, seperti kukis dan geplak bekatul, susu bekatul, sereal dan roti, minyak bekatul dan masih banyak lagi ragam olahannya.

Untuk itu balitbangtan akan membekali petani dengan bimbingan teknis bagaimana mengolah hasil samping padi tersebut secara berkala. “Saat ini baru bimtek pengolahan bekatul menjadi produk pangan yang telah diberikan kepada petani Telang Rejo, untuk pengolahan yang lainnya akan kami lakukan kemudian” Ujar Risfaheri.

Turut hadir dalam peresmian bioindustri padi terpadu ini diantaranya Penanggung jawab upsus Pajale Sumsel Momon Rusmono, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, Kapolres Banyuasin, hingga Kadis Pertanian Banyuasin Syamsul Bahri.

Kepala Dinas Pertanian Banyuasin Syamsul Bahri mengharapkan dengan adanya pembangunan bioindustri padi terpadu dan pendampingan dari pihak BB Pascapanen ini dapat menjadikan lahan usaha baru bagi masyarakatnya. (ega)

Rudy Tjahjohutomo sedang menerangkan cara kerja mesin AP-RMU kepada Bupati Banyuasin Askolani