Berita » Teknologi Cassapro Meningkatkan Nutrisi Pakan Limbah Pertanian

(nak/02 Nop 2018)

Teknologi Cassapro merupakan hasil rekayasa untuk meningkatkan kandungan gizi berbagai bahan baku pakan yang bermutu rendah (cassava, onggok) dengan cara fermentasi sistem padat. Inukulum atau starter yang digunakan adalah kapang Aspergillus niger alami aktif. Pada fermentasi padat, tahapan gelatinasi (pengukusan) dihilangkan, sehingga waktu proses menjadi singkat dan biaya produksi menjadi hemat.

Teknologi Cassapro bermanfaat meningkatkan nilai gizi (kadar protein dan energi) tetapi menurunkan kadar serat dari bahan baku pakan yang bermutu rendah seperti limbah padat cassava. Cassapro dapat menghemat waktu, biaya produksi dan teknologinya mudah diadopsi dengan mudah oleh peternak kecil maupun besar.

Teknologi ini potensial dikembangkan di sentra produksi casava dan kelapa sawit melalui sinergi dengan memanfaatkan limbah padat sebagai bahan baku pakan ternak bergizi tinggi.

Metode pengolahan Cassapro yaitu dengan cara singkong dikupas dan diparut, lalu keringkan dengan sinar matahari untuk menjadi sawut. Setelah menjadi sawut campur dengan air (70%) lalu kukus selama 30 menit dan dinginkan. Setelah dikukus campur dengan mineral sesuai bobot kering umbi singkong dan beri kapang Aspergillus niger 0,2-0,5% (diaduk homogen). Setelah bahan tercampur semua tempatkan pada wadah atau baki plastik ketebalan 3 cm, simpan pada suhu ruang selama 4-5 hari sampai spora (produk fermentasi dikeringkan dalam oven pada suhu 60°C). Setelah semua proses dilakukan lalu digiling untuk mendapatkan hasil akhirnya.(Pnd)

Casapro