Berita » Akselerasi Alih Teknologi melalui Kerjasama Pra Lisensi Teknologi Balitbangtan

(pat/17 Des 2018)

BOGOR - Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Dr. Ir. Muhammad Prama Yufdy, M.Sc, memberikan arahan sekaligus membuka acara Workshop Evaluasi Kerjasama Pra Lisensi Teknologi Balitbangtan. “Balitbangtan telah melaksanakan kerjasama lisensi dengan industri sejak tahun 2005, dan sampai saat ini sudah lebih dari 200 perjanjian lisensi yang sudah di tandatangani dengan lebih dari 50 mitra kerjasama”, Ujar Dr Prama (13/12/2018).

Kesiapan inventor menjadi hal yang penting disamping persoalan pasar, karena beberapa invensi masih memiliki kelemahan yang harus diperbaiki. Diharapkan para mitra yang hadir dapat memberikan masukan untuk kemajuan hasil invensi Balitbangtan. Pada kesempatan ini, Dr. Ir. Retno Sri Hartati Mulyandari, M.Si selaku Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (Balai PATP) menyampaikan bahwa kegiatan percepatan alih teknologi Balitbangtan melalui kerjasama pra lisensi dengan pelaku usaha telah mulai di inisiasi sejak tahun 2017. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengantisipasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kerjasama lisensi kedepannya yaitu kendala teknis dalam memproduksi teknologi yang dilisensikan serta pangsa pasar.

Kali ini Balitbangtan mengundang 8 mitra pra lisensi yang dalam waktu 2 tahun terakhir ini telah melakukan uji coba sebanyak 15 invensi yang berasal dari 5 satker Balitbangtan, PT. Agri Makmur Pertiwi dengan invensi dari BB Padi yaitu padi hibrida varietas Hipa 8, Hipa 9, Hipa 10, Hipa 11, Hipa 19, Hipa Jatim 1, Hipa Jatim 2, dan Hipa Jatim 3, PT. Jaya Berseri dengan invensi pupuk lengkap slow release untuk tanaman buah yang belum menghasilkan (PUKAB JESTRO) dari Balitjestro, CV. Fuad Arby Utama dengan invensi ayam KUB dari Balitnak dan alat IB tipe semprot pada unggas dari Balai PATP, CV. Global Sejahtera, CV. Tunas Hijau, dan Koperasi Taman Teknologi Pertanian (TTP) Cigombong dengan invensi ayam KUB dari Balitnak, PT. Gluten Free Indonesia dengan invensi tepung pregelatinisasi kasava dari BB Litbang Pascapanen, dan Dapur Cihuuyy untuk invensi proses pembuatan minyak bawang, minyak cabai, dan irisan bawang merah kering dari BB Litbang Pascapanen.

Kerjasama pra lisensi ini merupakan suatu kolaborasi yang sangat baik antara Balitbangtan melalui Balai PATP bersama dengan Satker penghasil teknologi serta mitra pra lisensi itu sendiri. Harapannya kedepan kerjasama ini akan berlanjut meningkat kepada kerjasama alih teknologi melalui perjanjian lisensi sehingga teknologi-teknologi tersebut dapat semakin berkembang dan dapat dinikmati masyarakat secara luas.(Mmh)

Pre lisensi