Berita » Percepatan Pencegahan Kerusakan dan Pencemaran DAS Citarum

(bun/10 Jan 2019)

BANDUNG - Daerah aliran sungai (DAS) Citarum yang pada awalnya merupakan kawasan konservasi, sekarang sudah mengalami kerusakan seperti penggundulan tanah, erosi, sedimentasi dan pencemaran akibat limbah industri yang tidak dikelola menurut standar keamanan lingkungan. Dalam rangka mempercepat perbaikan dan pencegahan kerusakan DAS Citarum, maka pemerintah mengeluarkan Perpres No.15 tahun 2018.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementan, mendukung program pemerintah ini melalui penyediaan teknologi benih Kopi Arabika unggul bersertifikat yang dibagi kepada masyarakat di DAS citarum dalam upaya memperbaiki ekosistem dan mencegah erosi sekaligus sebagai upaya peningkatan ekonomi rakyat. Produktivitas kopi sekarang ini masih jauh lebih rendah, sekitar 0,7 ton/ha, dibandingkan dengan potensi produktivitas kopi unggul yang bisa mencapai lebih dari 2 ton/ha.

Keunggulan Kopi Arabika Varietas Sigarar Utang yaitu 1). Cepat Berbuah (umur 1.5 tahun); 2). Produktivitas cukup tinggi rata2 2 ton biji kering/ha/tahun; 3). Berbuah hampir sepanjang tahun; 4). Relatif tahan terhadap penyakit karat daun dan Nematoda ;5). Mempunyai citarasa yang spesialti/ excellent (skor nilai diatas 80).

Benih unggul kopi dan tanaman hortikultura lainnya diserahkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung (9/01/2019). Acara dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Bupati Bandung, Anggota DPR RI,  para pejabat esselon 1 dan II Kementan, Balitbangtan, Puslitbangbun dan UPT terkait, Waaset KASAD, serta Dirut PTPN 8 dan jajaran direksi serta petani dan penyuluh.

Bupati Bandung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pemerintah pusat di Kabupaten Bandung. Sejumlah dukungan antara lain pemberian benih unggul komoditas pertanian dan Pembangunan Taman teknologi Pertanian (TTP) kopi di Desa Cibereum, Kec. Kertasari, Kab. Bandung. Bimbingan teknis terkait inovasi teknologi kopi serta strategi pemasaran dan kelembagaan juga diberikan. Sebelumnya Mentan juga telah melepas 42 komoditi ekspor sebagai hasil anak bangsa.

Menteri Pertanian dalam arahannya mengatakan bahwa Citarum dibangun demi kesejahteraan petani sebagai salah satu program utama pemerintah.  Pemerintah pusat merencanakan akan memberikan bantuan 3 juta benih kopi secara bertahap selama tiga tahun.

Diharapkan program ini dapat meningkatan pendapatan masyarakat melalui pengembangan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi yang sekaligus berfungsi sebagai tanaman konservasi.(Bur)

 

benih kopi dari mentan