Download » Panduan

Daftar Download

Halaman 1 dari 2
No 1-10 dari 20

Pedoman Umum Pembangunan dan Pengembangan Taman Sains dan Teknologi Pertanian (TSTP)
Sesuai dengan arah Nawa Cita Presiden Republik Indonesia dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dalam era Pemerintahan 2014-2019, Kementerian Pertanian, melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mulai tahun 2015 berperan aktif dalam membangun dan mengembangkan Taman Sains dan Teknologi Pertanian (TSTP) sebagai sarana akselerasi impact recognition inovasi pertanian, sekaligus terobosan untuk memperderas arus inovasi pertanian kepada masyarakat. Tahun 2016, pengembangan Taman Sains Pertanian (TSP) dilakukan di 9 lokasi Kebun Percobaan (5 di antaranya dimulai tahun 2015), sebagai wahana penelitian, pengkajian, pengembangan dan penerapan inovasi pertanian sekaligus show window dan tempat peningkatan kapasitas pelaku pembangunan pertanian termasuk penyuluh dan petani. Sedangkan Taman Teknologi Pertanian (TTP) dibangun di 26 kawasan di 26 kabupaten/kota, sebagai wahana implementasi inovasi aplikatif spesifik lokasi yang matang dari hulu ke hilir dengan melibatkan stakeholders terkait. Disamping itu, dikembangkan pula Taman Sains dan Teknologi Pertanian di kompleks penelitian pertanian Cimanggu Bogor, yang berskala nasional. Taman Sains Pertanian maupun Taman Teknologi Pertanian diharapkan tumbuh dan berkembang dengan mengedepankan kapasitas dan potensi wilayah, sosial budaya dan kearifan lokal masing-masing wilayah.

Pedoman Pelaksanaan Program Pelatihan Jangka Panjang Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian
Untuk meningkatkat Mutu Sumber Daya Manusia salah satunya dilakukan melalui pelatihan jangka panjang secara terencana, konsisten dan terus menerus, diberikan kepada pegawai lingkup Balitbangtan baik yang telah memilih jalur karir structural maupun fungsional pada berbagai tingkatan sesuai dengan keahlian yang dimiliki oleh Pegawai Negeri Sipil

Pedoman Pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern (SPI) 2013
Pedoman Pelaksanaan ini disusun merujuk pada PP Nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Permentan Nomor 23/Permentan/OT.140/5/2009 tentang Pedoman Umum SPI di Lingkungan Kementerian Pertanian. Pedoman Pelaksanaan ini sebagai acuan bagi UK/UPT lingkup Badan Litbang Pertanian untuk menyusun Pedoman Teknis Sistem Pengendalian Intern, sehingga pelaksanaan pengendalian intern dapat berlangsung secara efektif dan efisien.

Unit Pengelola Benih Sumber Tanaman
Benih sumber menempati posisi strategis dalam industri perbenihan naional, karena menjadi sumber bagi produksi benih kelas di bawahnya yang akan digunakan petani. Pedoman Umum Unit Pengelola Benih Sumber Tanaman disusun untuk menjadi pedoman bagi seluruh UPT lingkup Badan Litbang Pertanian dalam pengelolaan benih sumber tanaman dalam upaya percepatan pengembangan varietas unggul beru.

Pedoman Umum Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Pertanian
Pedoman Umum Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Pertanian ini menguraikan beberapa dampak perubahan iklim pada masing-masing sub sektor, arah dan strategi serta program aksi adaptasi perubahan iklim pada sektor pertanian. Pedoman umum adaptasi perubahan iklim sektor pertanian diharapkan menjadi acuan bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun program dan petunjuk operasional terkait upaya adaptasi perubahan iklim di sektor pertanian.

Panduan Inventori Gas Rumah Kaca dan Mitigasi Perubahan Iklim Sektor Pertanian
Pedoman Umum Inventarisasi Gas Rumah Kaca dan Mitigasi Perubahan Iklim Sektor Pertanian berisikan berbagai informasi terkait dengan dinamika diplomasi perubahan iklim internasional dan kebijakan nasional, emisi GRK, arah, strategi nasional, serta upaya dan teknologi mitigasi perubahan ikllim, beberapa perangkat hukum, dan kelembagaan pendukungnya.

Pedoman Umum Produksi Benih Sumber Kedelai
Keunggulan suatu varietas juga ditentukan oleh mutu benih sumber yang digunakan, yakni benih penjenis (BS), Benih Dasar (FS), Benih Pokok (SS), dan Benih Sebar (SS). Benih sumber harus menjadi jaminan mutu bagi benih, baik dari segi genetik dan fisiologis maupun fisik. Dalam penyediaan benih sumber seyogyanya tidak mengorbankan mutu karena akan merusak perbenihan itu sendiri. Berikut ini disajikan Pedoman Umum Produksi Benih Sumber Kedelai sebagai informasi bagi para Ketua Kelompok Tani maupun petani yang berminat untuk menjadi penangkar benih kedelai.

Pedoman Pengendalian Hama dan Penyakit Kelapa
Kelapa merupakan tanaman perkebunan terluas kedua setelah kelapa sawit komoditas ini sebagian besar merupakan perkebunan rakyat yang diusahakan di kebun maupun di pekarangan secara monokultur dan campuran. Hama dan penyakit utama seperti Oryctes, Sexava dan beberapa cendawan dapat menurunkan produktivitas sehingga merugikan usahatani kelapa. Agar kelapa mampu menjadi sumber pendapatan utama bagi keluarga tani, perlu dipahami pengendalian hama dan penyakit kelapa sehingga produktivitas kelapa dapat optimal.

Panduan Pengelolaan Laboratorium Diseminasi Lingkup Badan Litbang Pertanian
Pengelolaan laboratorium diseminasi yang tersedia di lingkungan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian pada umumnya meliputi pengelolaan sarana dan prasarana diseminasi hasil litkaji, serta sumber daya manusia dalam diseminasi hasil penelitian dan pengkajian sehingga sumberdaya yang ada tersebaut dapat didayagunakan secara optimal. Panduan ini sebagai acuan bagi pimpinan BPTP dan penanggung jawab laboratorium diseminasi dalam pengelolaan laboratorium untuk menunjang program diseminasi hasil penelitian dan pengkajian.

Panduan Umum Pengelolaan Kebun Percobaan Lingkup Badan Litbang Pertanian
Badan Litbang Pertanian memiliki aset berupa 118 Kebun Percobaan yang beragam dalam hal jenis tanah, luas, dll. Kebun-kebun tersebut tersebar di berbagai wilayah pada kondisi agroklimat yang berbeda-beda. Sebagai salah satu aset yang potensial dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi unit pelaksana teknis, Kebun Percobaan dapat edigunakan sebagai lokasi untuk pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengkajian teknologi, koleksi plasma nutfah atau sumberdaya genetika tanaman dan ternak, pengadaan benih su mber, kebun produksi dan pengembangan agrowidyawisata. Panduan ini disusun sebagai acuan bagi UPT dalam mengelola KP, sehingga kebun percobaan dapat berperan secara optimal dalam mendukungn pelaksanaan tugas pokok dan fungsi UPT.