Download » Lain-lain

Road Map Strategi Sektor Pertanian Menghadapi Perubahan Iklim

Road Map Strategi Sektor Pertanian Menghadapi Perubahan Iklim (versi-1) sudah diterbitkan dan diluncurkan pada awal tahun 2010, namun karena cepatnya perkembangan informasi, komunikasi dan kebijakan, maka road map tersebut perlu direvisi. Road Map versi-2 ini merupakan pemutakhiran informasi dan penajaman arah dan strategi sektor pertanian dalam menghadapi perubahan iklim, sejalan dengan dinamika lingkungan strategis dan kebijakan pimpinan tertinggi Kementerian Pertanian.

Teknik Sinkronisasi Penyediaan Batang Bawah dan Mata Tempel Pada Perbenihan Apel

Perluasan areal dan pengembangan tanaman apel di beberapa daerah di Indonesia dan peremajaan tanaman apel di Kota Batu menyebabkan kebutuhan benih apel meningkat, sehingga diperlukan adanya waktu yang tepat antara penyiapan batang bawah siap okulasi dan saat panen mata tempel apel. Batang bawah siap okulasi pada umur 5 – 6 bulan sedangkan mata tempel siap panen untuk varietas Manalagi dan Anna umur 105 – 126 hari (± 3,5 – 4 bulan ).

Website Sebagai Media Penyebarluasan Hasil Penelitian/Pengkajian

Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya website, penyebarluasan informasi hasil penelitian/pengkajian menjadi semakin mudah dan luas. Melalui website pengguna dapat mencari informasi apapun termasuk hasil penelitian/pengkajian Badan Litbang Pertanian. Informasi yang diperoleh melalui website selain cepat dan akurat, juga dapat diakses dimana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja selama 24 jam.

Kerbau Belang

Hasil penelitian Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI yang dipresentasikan pada Seminar dan Lokakarya Nasional Usahaternak Kerbau 2008 yang diselenggarakan oleh Puslibang Peternakan bekerjasama dengan Direktorat Pembibitan, Ditjen. Peternakan menyebutkan bahwa kerbau belang dapat berkembang di luar habitat aslinya yang sebelumnya dipahami bahwa kerbau belang hanya dapat berkembang pada habitat aslinya di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Kerbau belang dapat dikembangbiakan melalui teknik kawin alam atau teknik inseminasi buatan (IB). Hasli penelitian Hastomo dari Balai Penelitian Ternak Ciawi, menyebutkan bahwa jarak beranak kerbau dapat diperpendek dari 20-24 bulan menjadi 14-16 bulan dengan menggunakan faktur pendukung berupa catatan reproduksi, mengetahui tanda-tanda berahi, melakkan penyerempakan berahi dan tersedianya pejantan.

Upaya Memperpendek Jarak Beranak Ternak Kerbau

Melalui perkawinan tepat waktu, dihrapkan jarak bernak ternak kerbau dapat diperpendek dari 20-24 bulan menjadi 14-16 bulan. Hal ini perlu dukungan berupa catatan reproduksi, mengetahui tanda-tanda berahi, melakukan penyempurnaan berahi dan tersedianya pejantan.

Teknologi Unggulan

Hasil Teknologi Unggulan Badan Litbang Pertanian

Teknologi Produksi Kedelai, Kacang Tanah, Kacang Hijau, Ubikayu dan Ubi Jalar.

Saat ini produktivitas tanaman kacang-kacangan dan umbi-umbian di tingkat petani masih sangat rendah dan jauh di bawah produktivitas yang seharusnya dicapai. Ditingkat penelitian, produktivitas kedelai dan kacang tanah mencapai lebih dari 2 ton/ha, kacang hijau di atas 1,5 ton/ha, ubi kayu lebih dari 40 tobn/ha dan ubi jalar lebih dari 25 ton/ha. Hal ini sebagian disebabkan belum digunakannya varietas unggul, sebagian lagi disebabkan belum diterapkannya teknik budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan dan kebutuhan tanaman. Informasi ini memberikan penjelasan ringkas mengenai teknologi produksi kedelai, kacanga tanah, kacang hijau, ubikayu dan ubi jalar.

Pengendalian Tikus Dengan Sistem Bubu Perangkap (TBS)

Hama tikus merupakan penyebab kehilangan hasil yang kronis antara 5-10% per tahun, bahkan beberapa tahun terakhir gambaran tersebut meningkat secara dramatis. Untuk menanggulangi masalah hama tikus, sebagian besar petani dan penyuluh cenderung menggunakan bahan kimia termasuk racun akut, antikoagulan dan agens biologi. Padahal menanaggulangi tikus dengan menggunakan bahan kimia secara ekonomis memberikan pengaruh dalam segi pembiayaan. Metode Trap Barrier System (TBS) yang dikelola secara berkelompok telah dikembangkan sebagai metode nonkimiawi untuk pengendalian tikus pada pertanaman padi di lahan sawah irigasi. Metode ini telah diuji dan terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kerusakan oleh tikus di lahan sawah irigasi di Indonesia.

Lalat Buah Penting di Indonesia

Tidak semua spesies Lalat Buah (fruit flies) secara ekonomis penting, hanya kira-kira 10% yang merupakan hama. Pengetahuan untuk mengenal spesies yang mempunyai potensi sebagai hama, baik spesies endemik atau eksotik dari luar harus dikuasai. Di daerah Indo Pasific, dilaporkan terdapat 800 spesies lalat buah tetapi hanya a60 spesies yang merupakan hama penting. Di Indonesia wilayah barat terdapat 100 spesies lalat buah yang termasuk jenis lokal, tetapi hanya 8 termasuk hama penting. Sri Suharni Siwi, Purnama Hidayat dan Suputra dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Genetika Pertanian menyusun informasi ini untuk menambah pengetahuan lalat buah tentang, kerugian yang ditimbulakan, cara deteksi dan deskripsi lalat buah agar dapat diketahui secara umum.

Hama dan Penyakit Penting Tanaman Pepaya

Hama dan penyakit penting tanaman pepaya