» Info Aktual » Ditemukan: Cabai Menjalar dan Berumur Panjang
11 Sep 2012

Komoditas cabai ternyata ada jenis yang menjalar. Tentu jangan dibayangkan menjalar seperti tanaman sirih atau melon. Tanaman cabai temuan salah seorang peneliti BPTP Jatim ini tidak mempunyai sulur. Pertumbuhannya yang cenderung memanjang memerlukan bantuan para-para seperti tanaman anggur sebagai penyangga.

Kemampuannya “menjalar” bukanlah hal yang istimewa, karena justru akan merepotkan budidanya. Keistimewaannya terletak pada umur produktifnya yang sangat panjang. Melihat keragaan tanamannya di lokasi penemuan, jenis cabai ini mungkin akan menjadi satu-satunya jenis sayuran tahunan (bukan lagi tanaman semusim). Tanaman cabai biasa yang dipelihara dengan baik dapat mencapai umur produktif 2-3 tahun.

Menurut penuturan pemiliknya, Bapak Sujarwo, tanaman cabai satu-satunya di halamannya itu sudah berumur lima tahun. Sejak mulai produktif sampai sekarang, tidak pernah absen berbuah. Saking rajinnya berbuah banyak sekali buahnya yang sampai kering tidak sempat dipanen.

Bapak Sujarwo tidak pernah melakukan pemeliharaan apa pun kecuali menyiram. Beliau, yang juga salah satu Ketua RT di Desa Kolor, Kec. Kota Sumenep, Kab. Sumenep ini menyatakan, bahwa benih cabe “menjalar” itu dibawanya dari Pulau Sepudi, Madura. Ditambahkannya, selain jenis yang berbuah merah seperti yang dimilikinya sekarang, ada juga yang berwarna coklat.

Semoga penemuan ini dapat menjadi salah satu jalan keluar untuk menekan lonjakan harga cabai seperti kita alami tiga tahun terakhir. Boleh jadi masih banyak varietas unggul berbagai komoditas bernilai ekonomi tinggi yang tersebar di banyak daerah di seluruh Indonesia. Tentu, diperlukan kajian oleh ahlinya yang kompeten sebelum dikembangkan lebih lanjut.

Sumber : BPTP Jawa Timur