» Info Aktual » Dena 1 dan Dena 2 Calon Varietas Unggul Kedelai Toleran Naungan
24 Jul 2013

Strategi peningkatan produksi kedelai nasional dapat ditempuh melalui program perluasan areal tanam/panen dan peningkatan produktivitas untuk mendukung program swasembada kedelai 2014 yang dicanangkan pemerintah. Peningkatan areal tanam dilakukan baik pada lahan sawah, lahan kering masam maupun non masam, serta lahan di bawah tegakan tanaman perkebunan dan hutan tanaman industri (HTI) yang masih muda.

Penanaman genotipe kedelai toleran naungan sebagai tanaman sela dianggap sebagai salah satu upaya yang dapat ditempuh untuk meningkatkan produktivitas lahan dan memberikan hasil langsung kepada petani. Selain itu, berdampak juga pada peningkatan produksi kedelai nasional melalui perluasan areal tanam.

Varietas unggul kedelai toleran naungan pun diperlukan. Hingga saat ini belum ada varietas yang dirakit/dilepas khusus untuk toleran naungan. Namun terdapat satu varietas yang direkomendasikan sebagai varietas unggul kedelai toleran naungan yaitu varietas Pangrango. Varietas ini mempunyai ukuran biji yang tergolong sedang, serta umur yang tergolong dalam (> 80 hari).

Untuk memperbaiki karakteristiknya sesuai keinginan konsumen, yang secara umum menghendaki kedelai berbiji besar dan berumur genjah, maka pada tahun 2007 Badan Litbang Pertanian mulai memprogramkan perakitan varietas unggul kedelai toleran naungan. Dari program tersebut, pada tahun 2011 telah dilakukan uji adaptasi terhadap 12 galur harapan kedelai toleran naungan di bawah tegakan jati, karet, jeruk dan jagung di delapan lokasi.

Hasilnya, dua galur yang layak untuk diusulkan sebagai varietas unggul kedelai toleran naungan, yaitu AI26-1114-8-28-1-2 dan IBM22-873-1-13-1-3. Galur AI26-1114-8-28-1-2 merupakan hasil persilangan antara varietas Argomulyo dengan IAC 100, dan IBM22-873-1-13-1-3 merupakan hasil persilangan galur IAC100/Burangrang dengan varietas Malabar. Pengusulan kedua galur tersebut akan dilakukan pada tahun 2013, dengan nama Dena 1 untuk galur AI26-1114-8-28-1-2 dan Dena 2 untuk galur IBM22-873-1-13-1-3. Dena merupakan kepanjangan dari kedelai toleran naungan.

Dena 1 (AI26-1114-8-28-1-2) mempunyai potensi hasil hingga 2,89 t/ha dan rata-rata hasil 1,69 t/ha, umur masak antara 71 hingga 85 hari, dengan rata-rata 77 hari, ukuran biji tergolong besar (14,33 g/100 biji), warna biji kuning. Dena 2 (IBM22-873-1-13-1-3) mempunyai potensi hasil hingga 2,29 t/ha dan rata-rata hasil 1,35 t/ha, umur masak antara 71 hingga 84 hari, dengan rata-rata 78 hari, ukuran biji tergolong sedang (13,70 g/100 biji), dan warna biji kuning.

Pengembangan Dena 1 dan Dena 2 diarahkan pada lahan-lahan di bawah tegakan tanaman perkebunan/hutan industri yang masih muda (0 hingga 3 tahun), dimana tingkat naungan yang ditimbulkan kurang dari 50% yang masih mampu ditolerir oleh tanaman kedelai.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian