» Info Aktual » Budidaya Sedap Malam
14 Agu 2013

Sedap malam merupakan salah satu bunga potong yang sering digunakan dalam buket bunga karena mempunyai keunggulan spesifik yaitu mempunyai aroma yang wangi, susunan bunga pada tangkai yang menarik dan warna putih yang cantik. Dan dapat beradaptasi baik pada kondisi tropis seperti Indonesia.

Bunga sedap malam dapat tumbuh dengan baik pada suhu harian 16 – 27OC dengan kelembaban udara 75 – 90 %, serta curah hujan 1.500 – 2.500 mm/tahun. Adaptasi pada dataran rendah hingga medium dengan ketinggian 50 – 600 m dpl dan jenis tanah Andosol.

Benih atau umbi sedap malam diambil dari tanaman produksi yang berumur lebih dari 2,5 tahun. Tanah yang digunakan diolah secara sempurna dengan cangkul, bajak atau traktor sedalam 20-30 cm, kemudian dikeringkan Selma 15 – 30 hari.

Umbi ditanam pada bedengan dengan jarak tanam 20 cm dalam larikan dengan satu umbi per lubang tanam dan tunas menghadap ke atas. Hal ini dilakukan hingga menjelang panen.

Hama utama yang sering menyerang adalah thrips (Thaeniothrip sp) muncul pada musim kemarau yang panjang, untuk pengendaliannya dengan insektisida berbahan aktif dimetoat atau diafentiuron sesuai dengan dosis anjuran.

Panen dapat dilakukan setelah umur tanaman 7-8 bulan.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Hias

Lampiran