» Info Aktual » Jagung Hibrida Varietas Balitbangtan Primadona Petani dan Produsen Benih
15 Jan 2019

JEMBER - Branding varietas jagung hibrida Badan Penelitian dan Pengembagan Pertanian (Balitbangtan) terkenal baik hampir di seluruh wilayah Indonesia. Tak heran jika banyak petani yang suka membudidayakan varietas jagung hibrida hasil pemuliaan Balitbangtan. Hal ini menjadi peluang bagi sebagian produsen benih untuk dapat menyiapkan benih tersebut bagi petani. Peluang inilah yang ditangkap CV Karomah Jaya Mandiri sebagai perusahaan benih di Jember yang sangat berminat mengembangkan jagung JH 27,  yang dalam produksinya di antaranya akan mengembangkan model tumpang sari jagung dan kedelai. 

JH 27 adalah persilangan antara galur murni CY7 sebagai tetua betina dengan galur murni MR14 sebagai tetua jantan (CY7 x MR14). Golongan hibrida silang tiga tunggal (single cross). Umur panen 98 hari setelah tanam di dataran rendah, dan 146 hst di dataran tinggi. Diameter batang ± 2,2 cm, bentuk bulat, warna ruas dan pangkal hijau keungunan dengan antosianin sedang, tinggi tanaman ± 217 cm dan tahan rebah. Potensi hasil 12,6 ton/ha, rata-rata hasil ± 10,1 ton/ha. Bobot 1000 butir ± 316 gram. Tahan terhadap penyakit bulai (Peronosclerospora maydis), karat daun (Puccinia sorghi), hawar daun dataran rendah (Helminthosporium maydis) dan hawar daun dataran tinggi (Bipolaris maydis) serta tahan busuk tongkol. Kandungan lemak 5,96%. Kandungan protein 7,79%. Kandungan karbohidrat 76,33%. Beradaptasi luas di dataran rendah sampai tinggi.

Perusahaan yang selama ini bergerak sebagai produsen benih kedelai,  padi,  dan jagung komposit ini mendapat kunjungan dari Tim Verifikator Balitbangtan untuk melakukan assesment sebagai calon Mitra penerima lisensi Balitbangtan.  Verifikasi dilaksanakan langsung di lokasi perusahaan pada Senin,(14/01/2019). Tim verifikasi (Balai PATP, Balitserealia dan Puslitbangtan)  meninjau langsung sarana produksi dan lahan yang dimiliki perusahaan dalam satu kawasan.

Verifikasi dilakukan dengan harapan Balitbangtan dapat bermitra dengan perusahaan yang mampu dan semangat dalam mengembangkan inovasi Balitbangtan,  sehingga produk yang dihasilkan mempunyai kualitas dan jaminan mutu yang baik.(Mb/Rjs)