» Info Aktual » Kementan Akan Bagikan 267.000 Ayam di Kabupaten Bekasi
25 Jan 2019

Pada tahun 2019 ini program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) difokuskan di wilayah Propinsi Jawa Barat yang mencakup 15 wilayah Kabupaten, salah satunya Kabupaten Bekasi. BB Pascapanen pada tahun ini menjadi penanggungjawab program BEKERJA untuk wilayah Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bekasi, dibawah komando Pusat Penelitian Peternakan (Puslitbangnak) yang menjadi penanggungjawab umum wilayah Propinsi Jawa Barat.

Agenda kegiatan dari Program BEKERJA di Kabupaten Bekasi difokuskan pada pemberian subsidi ayam terhadap sejumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) yang tersebar di wilayah 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Karang Bahagia, Sukatani, dan Kedung Waringin. Total RTM yang akan menerima subsidi ayam tahun ini sekitar 5.356 KK yang tersebar di 22 Kelurahan/Desa di 3 wilayah Kecamatan tersebut, dimana total ayam yang akan dibagikan sekitar 267.000 ekor dalam bentuk DOC (Day One Chicken).

Setelah sebelumnya dilakukan audiensi dengan Bupati Bekasi, pada tanggal 24 Januari 2019 dilakukan sosialisasi sekaligus verifikasi on-desk terhadap daftar RTM yang akan menerima bantuan subsidi ayam dengan melibatkan Kepala Bidang dan Seksi Dinas Pertanian dan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Camat, Kepala UPTD, penyuluh pertanian lapang (PPL), Tenaga kerja Sosial Tk Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) dari wilayah Kecamatan Sukatani, Karang Bahagia dan Kedung Waringin.

Dr. Mulyana menjelaskan bentuk subsidi ayam akan diberikan satu paket dengan kandang dan juga pakannya untuk empat bulan. Ayam yang diberikan berumur empat minggu dan telah divaksin sebelumnya. "Sedangkan untuk pengadaan kandang akan diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 500.000,- untuk setiap RTM yang akan dikoordinir oleh pendamping”, tambah Mulyana.

Rencananya 10% dari jumlah RTM penerima bantuan akan dilakukan verifikasi lapang untuk memastikan bahwa RTM tersebut berhak dan memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian antara lain RTM mengacu pada Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin yang ditetapkan Kementerian Sosial, mempunyai pekarangan untuk memelihara ayam, kepala RTM merupakan pekerja pertanian (buruh tani), dan lokasi desa tidak terserang wabah penyakit hewan.(Ega)