» Info Aktual » 4 Balai Besar lingkup Balitbangtan Tingkatkan Sinergisitas Antar Balai Besar
03 Mei 2019

Menjadi lembaga penelitian terkemuka, perakit teknologi dan inovasi modern untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani merupakan visi dari Balitbangtan.

Untuk mencapai visi tersebut perlu didukung oleh sumberdaya manusia yang handal, professional dan memiliki etos kerja yang tinggi dalam mengelola sumberdaya, dan menghasilkan teknologi dan inovasi yang dibutuhkan oleh masyarakat, petani, para pelaku usaha pertanian dan bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian, Balai Besar Penelitian dan pengembangan Pascapanen Pertanian dan Balai Besar Penelitian Veteriner, merupakan 4 Balai Besar yang memiliki peran strategis dalam konstelasi pembangunan pertanian di Indonesia khususnya dalam penciptaan teknologi maju (Advanced Technology) dalam era pertanian modern ke depan. Bioteknologi, Mekanisasi, Nanoteknologi, Biosecurity adalah ilmu ilmu yang mampu mengakselerasi penciptaan inovasi dalam mendukung pembangunan pertanian masa depan.  

Untuk meningkatkan konsolidasi dan sinergitas potensi sumber daya yang ada pada masing masing Balai Besar tersebut, Balitbangtan menggelar Rapat Kerja (Raker) Terpadu 4 Balai Besar di Bandar Lampung 1-2 Mei 2019, agar mampu mengakselerasi perakitan sekaligus hilirisasi inovasi pertanian modern utamanya dalam mendukung program strategis Kementan. Raker mengangkat tema “Konsolidasi Sumber Daya, Akselerasi Perakitan dan Hilirisasi Inovasi Teknologi Pertanian Modern Mendukung Program Strategis Kementan”.  

Ketua Panitia Ir. Mastur, M. Si., PhD dalam sambutannya menyatakan penyelenggaraaan Raker bertujuan untuk meningkatkan sinergisme yang berkesinambungan antar unit kerja lingkup Balai Besar, dengan Puslit Komoditas serta dengan BPTP seluruh Indonesia agar output, manfaat dan dampak dari inovasi yang dihasilkan mampu mewujudkan visi Kementerian Pertanian dalam meningkatkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani dapat tercapai. 

Raker dibuka oleh Kepala Balitbangtan, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si. serta dihadiri oleh 200 orang peserta terdiri atas para undangan yaitu Pemerintah Daerah, DPRD Provinsi Lampung, Kapus/Ka BB lingkup Balitbangtan, Narasumber dan peserta dari UK/UPT lingkup Balitbangtan yang terdiri atas pejabat struktural, koordinator program, ketua kelompok peneliti/perekayasa, peneliti, penyuluh dan perekayasa dan staf administrator..

Pada kesempatan ini, Kepala Balitbangtan Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si. juga memberikan penghargaan kepada 24 orang PNS berprestasi meliputi : 8 peneliti/ perekayasa, 8 teknisi litkayasa serta 8 tenaga fungsional umum.

Fadjry dalam sambutan dan arahannya menyampaikan pentingnya konsolidasi dan sinergisitas antar Balai Besar dalam dalam hal Konsolidasi Sumber daya, Akselerasi Perakitan dan Hilirisasi Inovasi Teknologi Pertanian Modern mendukung program strategis Kementan. Raker diharapkan agar dapat dilaksanakan secara terpadu meliputi beberapa UK/UPT/satker terkait sehingga menjadi lebih efektif dan efisien.

Selanjutnya Fadjry mengajak untuk mengedepankan program dan kegiatan corporate lingkup Balitbangtan, dan tidak boleh sendiri-sendiri. Dalam Upaya pemerintah untuk memaksimalkan hasil-hasil penelitian tidak hanya didukung oleh peningkatan anggaran, namun ke depan lembaga penelitian harus bersinergi dengan lembaga penelitian lintas kementerian lembaga lainnya. Upaya ini dilakukan agar tidak menciptakan ego sektoral antar lembaga penelitian, sehingga hasil-hasil penelitian mampu menunjang visi dan misi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” tegas Fadjry. (SU/Wira)