» Info Aktual » Pneumattic Seeder Solusi Peningkatan Produksi PAJALE
15 Nov 2019

CIANJUR -  Tanaman pangan merupakan komoditas penting, karena merupakan kelompok tanaman yang menghasilkan bahan pangan sebagai sumber energi untuk menopang kehidupan manusia. Terdapat banyak jenis karbohidrat sebagai salah satu sumber bahan pangan di seluruh dunia baik itu terdiri dari serelia maupun umbi – umbian. Indonesia sendiri saat ini memprioritaskan empat jenis tanaman pangan di Indonesia yaitu padi, jagung, kedelai, dan ubi kayu. Ketersediaan tanaman pangan sangat penting kiranya untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat secara berkelanjutan.

PAJALE (Padi, Jagung, dan Kedelai) merupakan program pemerintah untuk meningkatkan produksi ketiga komoditas pangan guna pencapaian swasembada pangan berkelanjutan. Swasembada pangan adalah keadaan dimana suatu negara mampu memenuhi kebutuhannya sendiri dalam bidang pangan. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat, pemerintah telah menetapkan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan yang harus dicapai dalam waktu tiga tahun. 

Dukungan mekanisasi pertanian dalam upaya percepatan pertanaman, efisiensi waktu dan tenaga kerja dalam upaya peningkatan produktivitas hasil, memegang peranan yang sangat penting. Dimulai dari persiapan benih unggul, penyiapan lahan, pertanaman, pemeliharaan, panen dan pasca panen membutuhkan perhatian khusus dan intensif. Permasalahan tenaga kerja selalu menjadi isu yang sampai saat ini menjadi perbincangan hangat dikalangan petani dan membutuhkan solusi.

Selain benih unggul, pemanfaatan mekanisasi pertanian dalam proses produksi dirasakan manfaatnya pada jaman sekarang ini. Pemanfaatan mekanisasi pertanian yang tepat menjadi solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut. Seperti pada proses pertanaman, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Unit kerja Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) pada tahun 2019 ini telah berhasil melakukan perekayasaan mesin tanam untuk Padi, Jagung dan Kedelai dengan sistem Pneumatic

Pneumatic Seeder yang dikembangkan oleh BBP Mektan ini mempunyai kapasitas kerja 0,8-1 jam/hektar, dengan 6-8 baris tanam yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pola pertanaman, ditarik traktor roda 4 minimal 80 HP alat tanam ini telah dilengkapi dengan alur pemupukan, jadi petani hanya melakukan pemupukan lanjutan dan perawatan saja. Sambutan dan optimisme terpancar dari raut wajah petani dan penyuluh yang mengikuti uji lapang alat ini di kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat kemarin (13/11/2019). Seperti yang disampaikan oleh salah seorang penyuluh “Alat ini sangat cocok dan bermanfaat dalam proses pertanaman palawija dan mendukung program peningkatan produksi PAJALE disini yang cenderung lahannya berupa hamparan. selain cepat, efisiein dan ekonomis kami berharap pemerintah dapat memberikan bantuan untuk alat ini”, ujar Rahmat salah seorang penyuluh.

Rahmat Jaja, seorang petani mengatakan  “betul pak, disini kalo sudah memasuki musim tanam sulit mencari tenaga kerja, ada pun pasti sangat mahal sehingga biaya produksi jadi meningkat, alat ini bisa jadi solusi nih “ ujarnya dalam logat Bahasa sunda yang kental. 

Menjadikan daerah cianjur menjadi salah satu sentra produksi PAJALE di Jawa Barat dapat menjadi terwujud, tentunya dengan dukungan Inovasi Teknologi yang dihasilkan oleh Unit Kerja Badan Litbang Pertanian. (TS/Wira)