» Info Aktual » Kurangi Kerugian Hasil Pertanian dengan Teknologi Pascapanen
02 Des 2019

Makassar – Setiap orang bisa berperan aktif dalam mengurangi kehilangan pascapanen produk pertanian. Mengurangi kehilangan pada produk pertanian bisa diatasi dengan dua cara, yang pertama dengan penanganan pascapanen yang baik dan yang kedua dengan pengolahan pascapanen.

Kepala Balai Besar Litbang Pasca Panen Pertanian (BB Pascapanen) Prayudi Syamsuri pada Seminar Nasional Pengembangan Produk Pascapanen Unggulan Daerah, Sabtu (30/11/2019) menjelaskan, “Jika kita bisa mengatasi loses hanya pada komoditas padi saja sebesar 10,8%, itu sama dengan kita bisa menjamin kebutuhan pangan sebanyak 39 juta jiwa, apalagi jika kita bisa mengatasi loses hortikultura".

Lebih lanjut dijelaskan bahwa berbeda dengan penanganan, pengolahan pascapanen adalah tindakan mengubah hasil pertanian ke bentuk yang lain dengan tujuan dapat tahan lebih lama, mudah disimpan dan dapat dimanfaatkan kembali menjadi barang yang berdaya guna.

“Jika kedua cara tersebut diterapkan oleh petani maka pendapatan atau keuntungan yang diperoleh akan lebih besar,” ujar Prayudi.

Pada kesempatan yang sama, selain membahas pentingnya sentuhan teknologi pascapanen, Prayudi juga mengajak peserta seminar untuk mengkonsumsi kembali pangan lokal yang ada di daerah masing-masing.

“Indonesia itu kaya akan pangan lokal, sagu misalnya, di Makassar dulu banyak yang suka kapurung apakah anak sekarang mau mengkonsumsi juga?" tanyanya.

"Untuk bisa masuk ke pasar milenial, pangan lokal harus diberikan inovasi dan disesuaikan dengan kebutuhan zamannya, misalnya kita bisa sajikan sagu dalam bentuk mi dengan kuah tom yam, ini pasti menarik bagi mereka" pungkas Prayudi.