» Info Aktual » Evaluasi Program Bekerja di Kabupaten Indramayu.
31 Des 2019

Jawa Timur - Bekerja merupakan program Kementerian Pertanian untuk memastikan pengentasan kemiskinan desa dan peningkatan kesejahteraan berbasis pertanian. Sasarannya adalah Rumah Tangga Miskin (RTM) berdasarkan data dari Keputusan Menteri Sosial Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Data Terpadu Program Penangan Fakir Miskin

Program Bekerja Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) adalah Pembagian Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).. Ayam yang dibagi adalah DOC atau umur empat Minggu, Unsexing dan sejumlah 50 Ekor per RTM.

Balitbangtan melalui Pusat Penelitian dan pengembangan peternakan (Puslitbangnak) telah rampung mendistribusikan Bantuan BEKERJA di kabupaten Indramayu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Sebagai tindak lanjutnya, Puslitbangnak bersama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu melaksanakan evaluasi Program Bekerja di Kabupaten Indramayu, Sabtu (28/12/2019) lalu.

Evaluasi Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu terhadap program Bekerja menyatakan bahwa program ini sangat baik dan berhasil dalam membantu masyarakat, termasuk berpengaruh baik dalam penangan masalah stunting di Indramayu.

Oleh karenanya, Pemkab Indramayu telah menerbitkan Perbup No. 12 Tahun 2019 untuk pengembangan Desa Bangkit (Pengembangan Kawasan Itik) pada tahun 2019 yang akan diimplementasikan pada tahun 2020. Melalui Perbup ini, Kabupaten Indramayu akan dijadikan sebagai kawasan itik di Jawa Barat. Pelaksanaannya akan mengadopsi program Bekerja, yaitu dengan memberikan bantuan bibit itik kepada masyarakat.

Secara khusus Pendamping Desa (PD) Plawangan, Kecamatan Bongas menyampaikan rasa terima kasihnya karena telah diberikan bantuan mesin penetas telur, dan telah mengikuti pelatihan di Bogor walaupun untuk pengoperasian mesin tetas masih mengharapkan adanya pendampingan teknis.

Untuk pengembangan lebih lanjut kegiatan program Bekerja, terutama terkait dengan pemasaran produksi telur, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Indramayu telah menggandeng Karja, salah satu pengusaha yang saat ini bergerak di bidang ekspor telur (bebek) asin. Karja menyatakan siap menampung telur ayam KUB dari masyarakat.

Meskipun Program Bekerja telah selesai, PD diminta untuk tetap melaporkan perkembangan populasi ayam, melalui  (Tenaga Kerja Sosial Kecamatan) TKSK. (Ivoni)