» Info Aktual » DPD RI Apresiasi Kinerja Balitbangtan
13 Peb 2020

Maros - Hasan Basri, Wakil Ketua Komite II DPD RI mengatakan bahwa sudah saatnya penelitian dengan sentuhan teknologi terhadap sektor pertanian terus disosialisasikan kepada kaum milenial. Hal itu disampaikan saat kunjungan ke Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal), di Maros, Selasa (11/2/2020). Kunjungan kerja Wakil Ketua Komite II DPD RI bersama rombongan dalam rangka menyerap aspirasi dan mendengarkan program-program yang sedang dilaksanakan oleh Balai Penelitian yang berada di daerah.

Balitsereal merupakan balai penelitian di bawah Balitbangtan yang mempunyai tugas melaksanakan penelitian perakitan varietas dan teknologi pendukung tanaman serealia diantaranya jagung, sorgum, gandum, dan serealia potensial lain. Penelitian yang telah dilakukan oleh Balitsereal adalah dilepasnya varietas-varietas unggul jagung, gandum dan sorgum dengan produktivitas tinggi.

Komite II DPD RI sangat mengapresiasi capaian Balitsereal dalam menghasilkan VUB Jagung dan sorgum terutama dalam hal inkubasi bisnis melalui lisensi vub jagung hibrida dan kegiatan korporasi benih berbasis petani. Selanjutnya, Komite II DPD RI akan memberikan dukungan dalam hal regulasi agar program pengembangan benih jagung hibrida lebih berpihak kepada hasil inovasi Balitbangtan.

“Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk menggunakan benih varietas unggul dari balai penelitian, benih varietas unggul Balitbangtan tidak kalah dari benih produksi luar," ucap Hasan Basri.

Senada dengan Hasan Bari, Angelius Wake Kako salah satu Anggota Komite II DPD RI dari NTT mengatakan bahwa benih varietas unggul Balitbangtan hasilnya tidak kalah dari benih luar dan harus lebih dipopulerkan.  

"Saya berharap semua anggota Komite II mendorong dan mempopulerkan benih hasil karya anak bangsa ini ke petani-petani di daerah masing-masing dapilnya, hasilnya tidak kalah bersaing dengan benih dari luar," katanya.

Hadir pada kunjungan tersebut, Wakil Ketua Komite II Hasan Basri, Anggota Komite II Made Mangku Pastika, Angelius Wake Kako, Anna Latuconsina, Emma Yohanna, Mamberob Yosephus Rumakiek, Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, Namto Roba, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah, Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Taufiq Ratule. (Uje)