» Info Aktual » Indonesia Angkat Beberapa Topik Kerja Sama dengan Belanda
12 Mar 2020

Jakarta – Dalam rangka kunjungan Vice Minister of Agriculture and Food Quality the Netherlands Mr. Jan-Kees Goet ke Jakarta, Indonesia sebagai Chair Global Research Alliance on Agricultural Greenhouse Gases melaksanakan Focus Group Discussion dengan Tema 'Circular Food System in Indonesia', Senin (11/3/2020) di Gedung A Kementerian Pertanian.

Dalam laporan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Fadjry Djufry selaku Chair of GRA pada 2019-2020, disampaikan bahwa saat ini aliansi riset ini telah memiliki 62 anggota negara. “Tujuan pelaksanaan FGD hari ini diharapkan dapat menggali ide bersama counterpart Indonesia lainnya untuk dapat membangun tiga ide proyek yang akan diupayakan bersama,” ujar Kepala Balitbangtan.

Proyek dimaksud adalah Annual crop – Cattle integrated system, Oil palm – Cattle integrated system dan Rehabilitation of Ex-mined areas, serta usulan lainnya.

Kepala Balitbangtan juga menyampaikan bahwa melalui FGD ini Indonesia berharap ada inisiasi kerja sama dengan Belanda yang dapat diimplementasikan di lapangan, di suatu kawasan sehingga menjadi show window penerapan sistem pangan sirkular.

FGD ini menampilkan dua pembicara yaitu Dr. Jan Verhagen dari Wageningen dan Prof. Fahmudin Agus terkait dengan ide kerja sama bersama Belanda. Counterpart Indonesia yang ikut hadir dalam FGD antara lain, Balitbang Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta perwakilan Ditjen teknis Kementan.

Pada kesempatan diskusi disampaikan bahwa nutrisi juga menjadi hal yang penting atas pemanfaatan lahan dari upaya pengelolaan lahan dengan minimal input. Jan Verhagen, mengungkap bahwa saat inipun di Belanda banyak menyoroti keamanan pangan daripada kecukupan pangan. 

“Upaya kerja sama di bidang emisi gas rumah kaca tidak saja ada di tataran produksi pertanian, namun juga di peternakan. Oleh karenanya menekan intensitas emisi dari pelaksanaan produksi pertanian amat penting,” ungkap Prof. Fahmudin Agus.