» Info Aktual » Inpari 42, Primadona Baru dari Kabupaten Barru
16 Apr 2020

Sulsel – Panen padi varietas Inpari 42 hari Selasa (14/4/2020) lalu di Desa Lalabata Kecamatan Tanete Rilau Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan mendapat perhatian khusus pemerintah daerah (Pemda) setempat. Hal ini dikarenakan hasil panen varietas unggul baru (VUB) teknologi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) tersebut mampu mencapai produktivitas lebih tinggi 3 ton/hektar dibandingkan produktivitas rata-rata di Kabupaten Barru.

Kegiatan panen tersebut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Barru Suardi Saleh beserta jajarannya.  Hadir pula Staf Khusus Menteri Pertanian Lutfi Halide, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Sulawesi Selatan Abdul Wahid, dan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan H. Suaib.

Acara panen didahului dengan pengambilan ubinan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil ubinan padi varietas Inpari 42 dinilai memuaskan karena mencapai produktivitas sebesar 10,1 Ton/Hektar. 

Tingginya produksi yang dicapai tersebut dilaporkan ke Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo melalui Video Conference. Bupati Kabupaten Barru Suardi Saleh juga mengungkapkan bahwa selama ini produktivitas rata-rata di Kabupaten Barru sekitar 7-7,5 ton/Hektar.

Dalam dialognya, Mentan menyampaikan bahwa pangan adalah urusan ‘perut rakyat’. “Kebutuhan pangan rakyat bukan saja tanggung jawab pemerintah pusat tapi juga tanggung jawab pemerintah daerah dan tanggung jawab kita bersama,” pesannya.

Saat ini, Inpari 42 merupakan primadona baru petani di Kabupaten Barru khususnya di Kecamatan Tanete Rilau.  Terbukti dari lahan sawah seluas 1.899 Hektar, sebanyak 85 % menggunakan varietas Inpari 42. 

Keunggulan varietas ini di mata petani diantaranya adalah hasil produksi tinggi, rendemen 58-60%, daun bendera tegak menutupi malai sehingga sulit dimakan hama burung pipit, serta rasa nasi pulen.

Melihat potensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Barru sendiri mendukung penuh keinginan petani di wilayahnya untuk mengembangkan varietas ini. Dukungan tersebut diwujudkan dalam bentuk bantuan penyediaan benih padi Inpari 42 dan alsintan khususnya alat panen/Combine Harvester. (EPA)

Sumber: BPTP Balitbangtan Sulawesi Selatan