» Info Aktual » Kementan dan IDI Lakukan Penelitian Lanjutan Eucaliptus
09 Jul 2020

Jakarta – Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melaksanakan penandatanganan kesepatakan (MoU) untuk penelitian lebih lanjut tanaman obat sebagai kandidat anti-virus dan obat. Penandatanganan MoU diwakili oleh Sekretaris Balitbangtan Dr. Haris Syahbuddin, DEA dan Ketua Lembaga Penelitian IDI dr. Marhaen Hardjo M. Biomed. PhD. serta disaksikan oleh Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo SH. MH. dan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr. Daeng Mohammad Faqih SH. MH.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan mengungkapkan bahwa kerjasama ini menandakan bahwa hasil penelitian Balitbangtan sepenuhnya akan diserahkan kepada IDI untuk dilakukan uji klinis dan riset-riset lainnya sesuai dengan prosedur yang ada.

"Sudah lima bulan negara kita diliputi oleh tekanan akibat kebaradaan virus. Oleh karena itu kita tidak diam, apapun akan kita lakukan demi bangsa dan negara," ujar Mentan di Kementerian Pertanian Kantor Pusat Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Lebih lanjut, Mentan berharap kerjasama ini dapat mempercepat penelitian tanaman eucalyptus agar bisa dimanfaatkan masyarakat luas dan membantu negara dalam menanggulangi wabah pandemi covid19.

Pada kesempatan yang sama, dr. Daeng menilai kerjasama tersebut akan menciptakan suatu terobosan yang memberikan harapan dan dorongan terhadap Indonesia dalam memerangi wabah virus.

"Dunia kesehatan sebenarnya banyak menggunakan bahan dari Indonesia. Namun  sampai sekarang memang belum dibudidayakan untuk dilakukan riset. Untuk itu kami siap menggali potensi bangsa supaya betul-betul dimanfaatkan di dalam industri kesehatan maupun dalam pelayanan kesehatan," katanya.

dr. Daeng menambahkan, ada dua hal penting yang ingin dilakukan. Pertama berkomitmen untuk mendorong semua inovasi yang berbasis riset anak bangsa dan harus didorong dan diteliti dengan baik. Kedua supaya memberikan manfaat dari hasil riset kepada bangsa dan memanfaatkan sebesar-besarnya tantangan dan peluang yang sedang dihadapi.

"Barangkali sekarang inilah saatnya peluang kita bisa menggali dan dorong penelitian dalam negeri supaya nantinya bisa dimanfaatkan oleh bayak masyarakat," ucapnya.

Berita terkait: Balitbangtan Gandeng Swasta Kembangkan Produk Berbahan EucalyptusBalitbangtan Teliti Potensi Eukaliptus sebagai Anti Virus