» Info Aktual » Sulawesi Utara untuk Sentra Jagung Wilayah Indonesia Timur
15 Sep 2020

Sulut – Kementerian Pertanian menjadikan Provinsi Sulawesi Utara sebagai Kawasan perbenihan jagung hibrida berbasis korporasi petani di Indonesia Timur. Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw pada kesempatan panen raya benih jagung hibrida JH37 di Desa Leleko, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Sabtu (12/9/2020), mengatakan bahwa Provinsi Sulawesi Utara telah menyiapkan lahan untuk kawasan perbenihan yang tersebar di kabupaten Minahasa, Minsel, Minut, Mitra, Manado, dan Tomohon.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang telah mengarahkan program-programnya di Provinsi Sulawesi Utara, kami berharap Sulawesi Utara menjadi provinsi yang dapat mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern, sesuai arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,” ujar Steven.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Penelitian Tanaman Serealia Dr. Muhammad Azrai juga menyampaikan bahwa dalam produksi benih jagung hibrida Provinsi Sulawesi Utara terus mengalami peningkatan. Provinsi Sulawesi Utara sudah dianggap mampu untuk tidak impor benih dari wilayah lain.

“Meningkatnya produksi benih jagung hibrida di Provinsi Sulawesi Utara,  secara utuh Sulut bakal menjadi sentra jagung untuk Indonesia Timur dan bisa diperhitungkan soal benih jagung di kanca internasional,” paparnya

Senada dengan Azrai, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Fadjry Djufry di tempat terpisah menyampaikan bahwa Provinsi Sulawesi Utara telah disiapkan menjadi sentra produksi benih jagung hibrida untuk memenuhi kebutuhan kawasan timur Indonesia serta ekspor.

“Nantinya Sulawesi Utara tidak hanya menjadi daerah penghasil jagung untuk pakan, tapi dikembangkan lebih spesifik menjadi sentra produksi benih jagung untuk kawasan Indonesia Timur serta untuk kebutuhan ekspor juga,” kata Fadjry. (Uje)