» Info Aktual » Lima Paten Balitbangtan Terima Anugerah Hak Kekayaan Intelektual
19 Nov 2020

Jakarta – Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menerima Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dari Kementerian Riset dan Teknologi, Rabu (18/11/2020) di Hotel the Westin.

Lima paten mendapat penghargaan tersebut yaitu Mesin Pemanen Multi Komoditas, Transplanter JARWO Lahan Sawah Kedalaman 60 cm, Formulasi Feromon dan Proses Pembuatannya, Proses Pembuatan Minuman Kesehatan Dari Sari Kulit Buah Manggis, dan Vaksin Bivalen Avian Influenza (AI) H5N1 Subtipe H5N1 dari Strain Virus A/chicken/wesjava/pwt-Wij/2006. 

Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry mengatakan, dalam keikutsertaan penghargaan kekayaan intelektual produktif ini, Balitbangtan secara khsusus mengusulkan paten yang telah berhasil dalam proses komersialisasi. 

“Paten-paten tersebut telah diproduksi secara masal oleh industri dan telah tersebar serta digunakan oleh masyarakat,” ujarnya saat penerimaan Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif tersebut. 

Lebih lanjut Fadjry mengatakan, “Keberhasilan yang diraih tentu akan menjadi motivasi bagi peneliti Balitbangtan untuk terus menghasilkan invensi-invensi bernilai kekayaan intelektual yang potensial untuk dikembangkan secara luas, sehingga berkontribusi dalam kejayaan industri pertanian di Indonesia.” 

Fadjry juga berharap capaian ini diharapkan mampu meningkatkan prestasi dan kredibilitas Balitbangtan sebagai lembaga penelitian dan pengembangan nasional yang dapat bersaing di dunia internasional.

Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang PS Brodjonegoro mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah mendorong peneliti untuk terus melakukan riset dan inovasi untuk pembangunan indonesia ke depan. 

“Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada sumber daya manusia, ilmu pengetahuan dan teknologi, kelompok masyarakat, serta kepada lembaga penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi (litbangjirap) pusat maupun daerah yang telah berkontribusi pada penelitian di Indonesia,” ujar Bambang. 

Sebagai informasi, Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif diikuti oleh lebih kurang 290 usulan paten. Selanjutnya, ditetapkan 59 peserta sebagai nominator, sembilan di antaranya adalah paten yang diusulkan Balitbangtan. Setelah melalui proses seleksi, ada total 26 paten produktif yang menerima Anugerah Hak Kekayaan Intelektual. (Wira)