» Info Aktual » Kementan Lakukan Transformasi Jabatan Struktural ke Fungsional
30 Des 2020

Jakarta – Kementerian Pertanian melaksanakan transformasi jabatan dengan melantik pejabat struktural ke jabatan fungsional. Sebanyak 1277 pejabat dari seluruh Indonesia dilantik secara langsung oleh Menteri Pertanian Dr. Syahrul Yasin Limpo, Rabu (30/12/2020) di Kantor Pusat Kementan dan secara virtual.

Dalam arahannya, Menteri Syahrul menekankan beberapa hal salah satunya yakni penyetaraan jabatan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo agar ada penyederhanaan birokrasi lingkup instansi pemerintah.

“Memangkas dua level dan diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian dan kompetensi. Tujuannya untuk memangkas prosedur birokrasi yang panjang sehingga organisasi dan instansi bisa berjalan efektif dan efisien,” ujar Mentan.

Syahrul juga menyebutkan empat hal yang merupakan harapan sekaligus tuntutan masyarakat terhadap sosok birokrasi. Pertama tuntutan profesionalisme dengan kinerja tinggi dan mampu memberikan layanan berkualitas bagi masyarakat. Kedua, tuntutan untuk selalu proaktif, responsif dan solutif terhadap berbagai permasalahan yang muncul.

Tuntutan ketiga yakni untuk memperkokoh tim kerja yang solid dan sinergis di berbagai lapisan penugasan dengan tetap mematuhi protokol yang ada termasuk protokol kesehatan. Keempat adalah kondisi prima para aparatur sipil negara untuk mengabdi sesuai dengan kompetensi dan harapan negara.

Selain itu, Syahrul minta agar jajaran Kementerian Pertanian juga fokus mengoptimalkan peran petani. “Bela petani, temukan harapan dan kebutuhan petani Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut Syahrul menyebutkan bahwa penyederhanaan birokrasi berdampak besar pada perubahan pola pikir dan budaya kerja, oleh karena itu Mentan ingin agar semua pihak dapat menjadikan ini kesempatan lompatan besar pada karir bukan sebagai penghambat.

“Jabatan fungsional membuat kita lebih santai dan rileks dalam menjalankan fungsi kita. Tugas kita adalah meringkankan tugas negara dan tidak membebani rakyat,” kata Mentan.

Syahrul pun menitipkan lima pesan yakni tingkatkan kapasitas, perbaiki komunikasi, konsilidasi internal, harus clean (dari korupsi), dan makin cerdas.