» Info Teknologi » Sertifikat Penurunan Emisi – “Produk” baru untuk mendukung energi terbarukan dan efesiensi energi
03 Agu 2005

Bisnis di Indonesia sekarang berorientasi pada proyek ramah lingkungan yang juga membawa keuntungan, yaitu melalui Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB), atau yang biasa disebut dengan CDM (Clean Development Mechanism). CDM menghasilkan sebuah “produk” baru, yaitu Sertifikat Penurunan Emisi, atau biasa disebut CER (Certifed Emission Reduction).

CDM merupakan bagian dari Protokol Kyoto, sebuah perjanjian internasional di mana lebih dari 100 negara telah bersatu dan berkomitmen untuk mengurangi pemanasan global. Untuk memenuhi komitmen mereka, pemerintah Eropa, Jepang dan Kanada telah mengalokasikan lebih dari US$ 950 juta untuk membeli CER pada beberapa tahun ke depan.

Penjualan CER memberikan pendapatan tambahan

Proyek-proyek yang mengurangi emisi karbondioksida, metana, dan gas-gas rumah kaca lainnya bisa dijadikan proyek CDM. Tergantung spesifikasi proyek, penjualan CER bisa memberikan pendapatan tambahan sebesar 5 sampai 50 persen dibandingkan bila proyek dijalankan secara konvensional. Kegiatan yang bisa menjadi proyek CDM antara lain:
• Efesiensi energi
• Energi terbarukan
• Pengolahan sampah dengan cara menangkap gas metana yang dihasilkan
• Biogas dari sampah pabrik kelapa sawit.

Perlu persetujuan untuk menjadi proyek CDM

Untuk memenuhi persyaratan menjadi proyek CDM, sebuah proyek harus mendapatkan dua jenis persetujuan untuk memproduksi CER. Pertama adalah persetujuan dari pemerintah Indonesia, yaitu dari Komisi Nasional MPB, dan kedua dari badan internasional, yaitu Dewan Eksekutif CDM, atau biasa disebut dengan CDM Executive Board.

Untuk mendapatkan persetujuan, proyek harus memenuhi beberapa persyaratan. Kriteria yang paling penting adalah:
• Proyek harus mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
• Proyek harus menghasilkan pengurangan emisi gas rumah kaca, seperti karbondioksida, metana dan nitroksida, yang nyata dan dapat diukur.
• Menghasilkan penurunan emisi yang tidak akan terjadi tanpa adanya dukungan dari CDM.

Pemerintah Denmark membeli CER

Pemerintah Denmark tertarik membeli CER dari proyek-proyek di Indonesia hingga tahun 2012. Untuk itu, kedutaan Denmark di Jakarta telah mendirikan sebuah Fasilitas Pengembangan Proyek CDM yang akan memberikan bantuan teknis kepada pemilik proyek di Indonesia yang memiliki potensi CDM.

Bagi yang berminat bekerjasama, dapat menghubungi Kontak berikut ini:

Sekretariat Danish CDM Project Development Facility
Menara Rajawali Lt.25, Jl.Mega Kuningan, Jakarta 12950
Telefon: +62 21 575 1478 ext. 114 Fax: +62 21 576 1535
E-mail: jktamb@um.dk
Web Page : www.emb-denmark.or.id