» Info Teknologi » Menteri Pertanian akan Menghadiri Seminar Nasional Teknologi Inovatif Pascapanen
31 Agu 2005

Menteri Pertanian akan hadir menyampaikan keynote Speech dalam Seminar tersebut dengan judul : Peran Teknologi bagi Industri Berbasis Pertanian dalam Pengembangan Ekonomi Nasional.

Seminar berlangsung pada tanggal 7-8 September 2005 di Auditorium Dr. Ismunadji, Balai Besar Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian, Kampus Penelitian Pertanian Cimanggu, Jl. Tentara Pelajar 3 Bogor. Hingga saat ini, sekitar 200 orang telah mendaftar sebagai peserta. Info pendaftaran seminar terkait.

Latar Belakang

Sejarah perekonomian nasional telah mencatat bahwa sektor agroindustri atau industri yang berbasis pertanian merupakan sektor yang mampu berkontribusi secara positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional di tengah kondisi resesi ekonomi pada tahun 1997 yang lalu. Badan Pusat Statistik (2004) menyebutkan bahwa kontribusi sektor ini terhadap perkembangan ekonomi nasional kini mencatat pertumbuhan 2,48 persen dengan kinerja perekonomian Indonesia yang tumbuh positif dengan 4,10 persen. Informasi dan pengalaman di atas telah memperkuat keyakinan pemerintah bahwa pengembangan industri berbasis pertanian merupakan strategi terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Pengembangan industri berbasis pertanian sangat terkait dengan keberhasilan produksi pertanian, keragaman dan tingkat permintaan pasar beserta kelengkapan regulasinya, serta kemampuan menghasilkan produk olahan untuk memenuhi pasar dan kemampuan pengelolaannya. Ketiga aspek tersebut sejauh ini telah ditangani pemerintah sesuai dengan porsi pengembangan yang ada. Namun demikian terjadinya perubahan lingkungan strategis pembangunan pertanian, yang diwarnai dengan proses globalisasi pasar dunia dan persaingan dagang yang makin ketat, telah mendorong munculnya keinginan setiap pihak untuk memberikan nilai tambah yang makin besar pada hasil pertanian melalui peningkatan kemampuan dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bermutu dan berdaya saing tinggi. Untuk itu jelas diperlukan adanya berbagai teknologi maupun model pengolahan yang mumpuni dan mudah diakses oleh setiap pihak terkait, khususnya pelaku pengolah hasil pertanian.

Pengembangan teknologi pascapanen telah dilakukan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian (BB-Pascapanen) dan berbagai institusi, seperti Institut Pertanian Bogor dan Perguruan Tinggi lainnya, Lembaga Litbang Departemen, Lembaga Penelitian Non Departemen, dan bahkan Divisi Riset dan Pengembangan perusahaan swasta dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Dengan demikian, dari sisi kuantitasnya nampak bahwa teknologi yang diharapkan telah cukup banyak tersedia. Kelemahan yang ada justru terletak pada aksesibilitasnya yang rendah mengingat keberadaannya yang tersebar dan belum adanya informasi yang cukup bagi peminat teknologi tentang keberadaan teknologi tersebut.

Berkenaan dengan kondisi di atas, BB-Pascapanen bersama dengan Fakultas Teknologi Pertanian IPB bermaksud menyelenggarakan Seminar Nasional sebagai arena untuk berbagi informasi tentang teknologi inovatif bidang pascapanen yang dapat disumbangkan bagi pengembangan industri berbasis pertanian.

Tujuan

  1. Melakukan diskusi dan merumuskan kebutuhan teknologi, kendala pengembangan dan pemecahannya bagi pengembangan industri berbasis pertanian.
  2. Menggalang informasi teknologi dan hasil-hasil penelitian dari berbagai pelaku penelitian.
  3. Mempromosikan teknologi inovatif pascapanen kepada dunia usaha.

Materi

Seminar direncanakan membahas berbagai aspek kebijakan dan teknologi terkait pengembangan industri berbasis pertanian dalam Sidang Panel dan Sidang Kelompok.

Hari I

Sidang Pleno :

  • Pembukaan
  • Pengantar Seminar :
  • Keynote speech : Peran teknologi bagi industri berbasis pertanian dalam pengembangan ekonomi nasional oleh Menteri Pertanian RI

Diskusi panel :

  • Kebutuhan teknologi, kendala dan pemecahannya
  • Perkembangan teknologi pascapanen untuk industri berbasis pertanian
  • Percepatan adopsi teknologi

Sidang kelompok : Sidang Kelompok akan membahas makalah teknis yang mengetengahkan makalah hasil penelitian, review (critical review) yang akan disajikan dalam bentuk presentasi oral atau poster, dengan cakupan aspek :

  • Rekayasa Alsin Pascapanen
  • Proses dan Pengolahan Hasil
  • Sosial Ekonomi dan Kebijakan

Hari II

Sidang Pleno :

  • Aspek kelembagaan dan permodalan
  • Aspek jaringan informasi teknologi pertanian
  • HaKI dan success story

Sidang Kelompok (lanjutan)

  • Rekayasa Alsin Pascapanen
  • Proses dan Pengolahan Hasil
  • Sosial Ekonomi dan Kebijakan

Sidang Pleno : Perumusan dan Penutupan

Makalah sidang kelompok dan poster Makalah penunjang akan dibahas dalam Sidang Kelompok yang mengetengahkan makalah hasil penelitian, review (critical review) yang akan disajikan dalam bentuk presentasi oral atau poster.

Ketentuan penulisan makalah penunjang :

  1. Makalah ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris.
  2. Belum pernah dipublikasikan dan merupakan hasil penelitian atau review (critical review).
  3. Penulisan makalah hasil penelitian mengikuti kaidah penulisan makalah ilmiah, sebagai berikut: Judul, Nama penulis, instansi dan alamatnya, Abstrak (bahasa Inggris dan Indonesia), Pendahuluan, Materi dan Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, Daftar Pustaka. Jumlah maksimum 15 halaman termasuk tabel, grafik dan gambar, ukuran kertas A4 (batas kiri 3 cm, kanan 2,5 cm, atas dan bawah 2,5 cm), jenis huruf Times New Roman ukuran 12, jarak spasi 1,5 spasi (kecuali Abstrak dan Daftar Pustaka 1 spasi). Diketik dalam format MS-Word
  4. Abstrak maksimum 300 kata, memuat judul, nama penulis (pemakalah digaris bawah), instansi, dan alamat. Kata kunci/key words maksimum 5 kata.
  5. Penulisan makalah review mengikuti kaidah umum karya ilmiah sesuai dengan materi yang akan dibahas.
  6. Poster dibuat berukuran 80 X 100 cm.

Publikasi

Makalah terpilih yang dipresentasikan baik oral maupun poster akan diterbitkan dalam Prosiding Seminar Nasional Teknologi Inovatif Pascapanen untuk Pengembangan Industri Berbasis Pertanian yang disajikan dalam compact disc (CD). Makalah berupa hasil penelitian pascapanen yang memenuhi persyaratan akan dimuat dalam Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian.

Organisasi Penyelenggaraan

Penanggung Jawab :

  1. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian
  2. Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian, Badan Litbang Pertanian
  3. Dekan Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor

Panitia Pengarah :

  • Dr. Ir. Sam Herodian, MS
  • Dr. Ahmad Dimyati
  • Prof. Dr. Ir. Kamaruddin Abdullah
  • Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, MSc.
  • Dr. Djoko S. Damardjati
  • Dr. Handaka
  • Dr. Tjeppy D Sudjana
  • Dr. Kusuma Diwyanto

Panitia Penyelenggara :

  • Dr. Joni Munarso
  • Dr. Sugiyono, MAppSc
  • Ir. Sulusi Prabawati, MS
  • Dr. Rokhani Hasbullah

Peserta

Peserta direncanakan berjumlah 200 orang yang mewakili Perguruan Tinggi, Departemen Pertanian, Departemen Perindustrian, Departemen Perdagangan, Departemen Koperasi dan UKM, Kementerian Riset dan Teknologi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Standarisasi nasional. Badan POM-Depkes, R&D perusahaan swasta berbagai Asosiasi (GAPMMI, Alsintani, dll) dan Perusahaan Swasta yang bergerak di bidang industri berbasis pertanian.

Tata Tertib Persidangan

Penyajian Makalah Utama dan Makalah Penunjang Oral

  1. Penyajian bahan presentasi dalam bentuk power point dan 15 menit sebelum persidangan pemakalah diharapkan menyerahkan bahan presentasinya (soft copy) kepada panitia
  2. Pemakalah hanya diperkenankan menggunakan komputer yang disediakan oleh panitia
  3. Sidang dipimpin dan dipandu oleh seorang moderator
  4. Moderator mengatur pelaksanaan penyajian makalah pada setiap session yang dipimpinnya
  5. Waktu penyampaian makalah yang disediakan untuk masing-masing pembicara pada diskusi panel adalah 25 menit, dilanjutkan dengan diskusi setelah seluruh makalah utama disajikan. Pada penyajian makalah penunjang (presentasi oral), lama presentasi 15 menit dilanjutkan diskusi selama 15 menit untuk masing-masing makalah. Diskusi dapat juga dilakukan setelah seluruh makalah penunjang oral disajikan dalam sesi tersebut.
  6. Pertanyaan diajukan secara lisan dan tertulis pada lembaran yang tersedia, dengan mencantumkan nama pembicara yang dituju dan nama penanya beserta instansi tempat kerjanya.
  7. Pembicara menjawab pertanyaan dan menulis secara ringkas jawaban tersebut pada lembar pertanyaan.
  8. Moderator menutup sesi yang dipimpinnya setelah waktu yang disediakan habis
  9. Peserta diharapkan menjaga barang berharga miliknya selama seminar berlangsung

Pedoman Presentasi Makalah Poster

  1. Pada waktu yang telah disediakan, penulis utama makalah poster diwajibkan berada disamping posternya untuk memberikan penjelasan kepada pengunjung apabila diperlukan
  2. Peserta disarankan untuk mengunjungi stan poster pada waktu yang telah disediakan
  3. Pertanyaan atau komentar tentang poster diharapkan dapat diisi ke lembar pertanyaan yang telah disediakan untuk ditanyakan langsung kepada penulis utama makalah poster pada saat kunjungan. Lembar pertanyaan diserahkan ke pemakalah yang setelah diisi jawabannya selanjutnya diserahkan ke Panitia Seminar.

Jadual Acara

Download jadual acara Seminar (PDF)