» Info Teknologi » Mesin Penanam Benih Padi Mempermudah Tanam Padi Di Lahan Sawah
24 Jan 2019

Dalam upaya meningkatkan produksi pertanian dan strategi mengatasi ancaman kelangkaan tenaga kerja di bidang pertanian Indonesia adalah dengan penerapan mekanisasi pertanian, salah satunya mesin penanam benih padi di lahan sawah. Untuk membantu petani padi di lahan sawah menghadapi permasalahan kelangkaan tenaga kerja tersebut Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) telah meluncurkan mesin penanam benih padi yang cocok untuk dioperasikan di lahan sawah. Mesin penanam padi ini berfungsi untuk menanam benih padi di lahan sawah yang telah disiapkan sebelumnya. 

Bagian utama mesin penanam benih padi ini adalah hopper untuk penampung benih, metering device sebagai alat untuk mengatur jumlah benih yang keluar, pembuka alur di tanah sebagai tempat benih tumbuh, penyalur benih ke tanah yang telah dibuka oleh pembuka alur tanah, penutup alur, dan sistem transmisi.

Spesifikasi mesin berdimensi panjang 2000 mm, lebar 1000 mm, tinggi 1100 mm, Traktor penarik dengan daya Minimum 45 HP dan sistem penggandengan tiga titik gandeng (three point hitch). Dengan Kecepatan kerja mencapai 2-3 km/jam, jumlah baris tanam 10 baris, jarak tanam antar baris 25 cm, jarak tanam dalam baris: 12-15 cm, jumlah benih per lubang 3-5 biji, dan kedalaman tanam 5-8 cm.

Teknologi ini dapat diterapkan dengan baik pada kondisi lahan sawah dengan pengolahan tanah sempurna yang telah disiapkan sebelumnya. Mesin penanam benih padi ini dalam operasionalnya harus digandeng dengan traktor roda empat dengan daya minimum 45 HP. Kelebihan mesin tanam ini adalah dapat digunakan menanam benih padi di lahan sawah. 

Mesin penanam benih padi tersebut dikembangkan dan direkayasa di BBP Mektan setelah melalui pengujian di berbagai lahan sawah di Indonesia. Kecepatan kerja mesin ini di lahan sawah mencapai 2-3 Km/Jam, cara kerjanya digandeng dengan traktor roda empat dengan daya minimum 45 HP. Selain memiliki Kecepatan kerja yang tinggi, mesin penanam padi tersebut juga dilengkapi metering device sebagai alat untuk mengatur jumlah benih yang keluar dan dilengkapi dengan Pelampung di bawah mesin tanam. Dengan hadirnya Mesin penanam benih padi ini diharapkan dapat menjadi teknologi andalan bagi petani di lahan sawah untuk meningkatkan produksi dan mengatasi kelangkaan tenaga kerja tanam saat ini. (Wira)