» Info Teknologi » Mesin Ginning Kapas, Mesin Pemisah Serat dan Biji Kapas
09 Mei 2019

Kapas (Gossypium hirsutum) merupakan tanaman serat yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan sandang, kesehatan dan kecantikan sedangkan minyak dari biji kapas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar nabati. Pemisahan serat kapas dari bijinya untuk memperoleh serat yang digunakan dalam industri tekstil menggunakan alat yang disebut ginning kapas.  Proses pemisahan kapas dar bijinya dengan menggunakan alat tradisional sangat tidak efisien, karena kapasitas pengolahannya yang rendah.  Oleh karena itu, diperlukan perekayasaan alat pemisah kapas dari bijinya yang dapat digunakan di wilayah sentra produksi kapas dengan kapasitas yang sesuai dengan ketersediaan bahan baku kapas berbiji yang berasal dari 1-3 kelompok tani yang berdekatan dengan luas tanam 5-8 ha.

Saat ini alat ginning kapas tipe roll yang telah direkayasa oleh Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang, mempunyai kapasitas sebesar 3 - 5 kg/jam. Untuk meningkatkan kapasitas pemisahan serat, maka direkayasa alat Saw Gin ginning kapas dengan kapasitas dapat mencapai 56 kg/jam. Alat tersebut terdiri dari tiga komponen utama, yaitu : mesin penggerak (engine), pisau baja bergerigi (saw gin) dan rangka (frame).

Alat Saw Gin kapas mempunyai ukuran panjang 110 cm, lebar 60 cm dan tinggi 115 cm. Menggunakan mesin penggerak berbahan bakar bensin, dengan tenaga sebesar 5 HP (horse power). Adapun diameter pisau pada alat tersebut berukuran 24,5 cm berjumlah 8 buah, dengan jarak antar pisau sebesar 2 cm.

Dari hasil uji mesin ginning dengan nomor paten : IDS000001950, diperoleh bahwa pada putaran mesin 500 rpm diperoleh kapasitas sebesar 50 kg/jam dengan konsumsi 0,8 l/jam dan kehilangan hasil 0,3%. Untuk putaran mesin 600 rpm  diperoleh kapasitas sebesar 54 kg/jam dengan konsumsi 0,9 l/jam dan kehilangan hasil 0,2%. Sedangkan untuk putaran mesin 700 rpm diperoleh kapasitas sebesar 64 kg/jam dengan  konsumsi 1,1 l/jam  dan kehilangan hasil 0,3%. Dari hasil uji tersebut terlihat bahwa besarnya kapasitas, maupun konsumsi bahan bakar berbanding lurus dengan putaran mesin penggeraknya dengan kehilangan hasil paling kecil pada putaran mesin 600 rpm. Hal tersebut kemungkinan disebabkan adanya kesesuaian antara putaran mesin 600 dengan kecepatan pemisahan seratnya, yang menghasilkan kehilangan hasil paling kecil.

Mesin ginning kapas ini dapat dipergunakan dengan effisien untuk memisahkan serat dan biji kapas dengan kapasiatas rata-rata sebesar 56 kg/jam, dengank onsumsi bahan bakar 0,98 l/jam dan kehilangan hasil 0,30%.(Bur).

Lampiran