» Info Teknologi » Top Working, Mudah dan Cepat untuk Mengganti Tanaman Jeruk
19 Agu 2019

Berbagai macam teknologi dapat diaplikasikan petani dalam membudidayakan jeruk. Dengan penerapan teknologi budidaya yang benar akan menghasilkan produksi yang tinggi serta menjaga kesehatan tanaman. Salah satu teknologi yang dapat digunakan petani apabila ingin mengganti varietas tanaman yang sudah dewasa adalah dengan Top Working.

Biasanya penggantian ini dilakukan untuk mengikuti permintaan pasar akan varietas jeruk yang dibutuhkan. Teknologi Top Working dikembangkan pada tanaman jeruk yang telah ada dengan kondisi pertumbuhan dan produksi yang kurang baik.

Teknik ini juga bertujuan untuk mengganti varietas yang ada sekarang dengan varietas baru sesuai dengan selera/tuntutan pasar tanpa harus mematikan tanaman. Teknologi ini dapat disebut juga sebagai teknologi "antisipatif" yaitu mengantisipasi trend pasar produk jeruk yang disukai konsumen pada masa yang akan datang.

Prinsip dasar teknik Top Working sama seperti teknik penyambungan pada bibit muda yang umum dilakukan penangkar, yaitu memadukan antara batang bawah dengan batang atas. Hanya, faktor yang membedakan pada teknik Top Working adalah batang bawahnya yang sudah berujud pohon yang besar dan mempunyai perakaran kuat.

Metode top working pada tanaman jeruk, dapat dilakukan secara bark grafting/sambung kulit, cleft grafting/sambung celah, okulasi/penempelan maupun shoot grafting/sambung tunas. Metode sambung tunas digunakan apabila metode-metode yang telah digunakan mengalami kegagalan.

Tanaman hasil top working akan mulai berproduksi setelah berumur kurang lebih 2 tahun setelah perlakuan.Keberhasilan dari teknik ini ditentukan akan keterampilan dalam top working serta perawatan pascanya.