» Info Teknologi » Kentang Sangkuriang Agrihorti Tahan Penyakit Busuk Daun
30 Des 2019

Kentang atau nama latinya Solanum tuberosum L. merupakan salah satu tanaman pangan terpenting ketiga yang ada di dunia setelah beras dan gandum untuk dikonsumsi manusia. Kentang berasal dari daerah dataran tinggi Andes, Amerika Selatan.

Kentang merupakan tanaman umbi-umbian dan tergolong tanaman berumur pendek. Tumbuhnya bersifat menyemak dan menjalar dan memiliki batang berbentuk segi empat. Batang dan daunnya berwarna hijau kemerahan atau berwarna ungu.

Varietas Sangkuriang Agrihorti adalah persilangan dari kentang varietas Atlantik dengan Katahdin sehingga rasanya masih sama  dengan Atlantik. Keunggulan bentuk imbi oval panjang, umur panen 100 – 110 hari setelah tanam, dapat beradaptasi pada adataran tinggi, hasil umbi 24,61-34,99 ton/ha, memiliki daya simpan 2-3 bulan setelah panen.

Varietas Unggul Baru (VUB) Sangkuriang Agrihorti terbukti sangat toleran terhadap penyakit busuk daun. Petani menilai bahwa kentang varietas sangkuriang agrihorti memiliki pertumbuhan tanamannya sangat baik serta produksi umbinya bagus, baik dari kualitas maupun kuantitasnya. 

Penggunaan VUB kentang Sangkuriang Agrihorti toleran penyakit busuk daun mempunyai keuntungan relatif yang tinggi, sangat sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan petani.

Dari nilai faktor tersebut maka secara keseluruhan VUB kentang Sangkuriang Agrihorti tersebut mempunyai sifat inovasi teknologi yang sangat tinggi, sehingga berpeluang sangat tinggi untuk diadopsi oleh petani. Dari sisi keamana pangan, varietas tersebut aman untuk dikonsumsi. (AIW/TDS)

Informasi lebih lanjut : Balai Penelitian Tanaman Sayuran