» Info Teknologi » Bioplus Pedet Bantu Percepat Adaptasi Pedet pada Pakan Hijauan
01 Apr 2020

Pemeliharaan pedet merupakan kunci keberhasilan peternakan sapi. Pedet yang sehat akan tumbuh menjadi indukan yang baik. Perlakuan yang tepat terhadap pedet dapat meminimalisir tingkat kematian pada pedet.

Umumnya, sistem pencernaan pedet ketika lahir belum berfungsi optimal, sehingga pedet membutuhkan asupan susu segar. Setelah usia sekitar 3-4 bulan biasanya pedet akan mulai dilatih dengan pakan penguat dan hijauan.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) mengembangkan pakan aditif pedet ternak ruminansia yang dikenal dengan Bioplus Pedet. Pakan aditif ini adalah jasad renik asal rumen yang bersifat nonpatogen dan diberikan kepada pedet yang belum diberi pakan hijauan/prasapih atau pada pedet dalam masa pertumbuhan.

Bioplus Pedet baik diberikan kepada pedet prasapih karena pedet prasapih dalam rumennya belum memiliki mikroba pencerna serat, sehingga penambahan Bioplus pedet dapat mengurangi perkembangan mikroba rumen yang kelak akan dapat bersinergi dengan mikroba rumen asli yang sudah terdapat dalam rumen pedet.

Bioplus pedet mengandung mikroba rumen yang dapat membantu meningkatkan kecernaan pakan serat tinggi sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan. Hal ini membuat pakan aditif ini dapat diberikan kepada pedet pada masa pertumbuhan.

Kandungan mikroba dalam Bioplus Pedet adalah Bakteri (kelompok bakteri Bacteroides succinogenesRuminococcus fiavefaciens, Bacteroides/clostridiformis Megasphaera eisdenii,), dan Fungi (kelompok fungi Heocalimastic frontalisRuminomyces sp, Anaeromyces, Orpinomyces sp.

Pemberian pakan aditif ini hanya diberikan satu kali pada awal periode peralihan dari pakan cair/susu menjadi pakan padat/hijauan dan konsentrat. Dosis persekali pemberian pada saat pedet belum lepas sapih adalah 200 g/ekor. Bioplus Pedet dapat pula diberikan kepada pedet yang sedang masa pembesaran dengan dosis 250g/ekor per sekali pemberian.

Fungsi Bioplus Pedet adalah membantu mempercepat proses adaptasi pedet pada pakan hijauan, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi kasus diare pada pedet karena masa adaptasi pakan dari pakan cair (susu) ke pakan hijauan, dapat meningkatkan kemampuan mikroba rumen pedet dalam mencerna ransum kaya serat, meningkatkan efisiensi penggunaan pakan, dan meningkatkan pertumbuhan bobot harian (PBBH). (Ivn)

Informasi lebih lanjut: Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan