» Info Teknologi » Suryandhari Agrihorti, Cocok untuk Dekorasi
04 Jun 2020

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) telah melepas lebih dari 70 varietas krisan bunga potong yang memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda-beda. Suryandhari Agrihorti adalah salah satu varietas unggul krisan yang dihasilkan Balitbangtan yang dilepas 2019 lalu. Varietas ini memiliki bunga tipe spray berbentuk ganda serta berwarna bunga pita kuning menjadikan Suryandhari Agrihorti sangat cocok untuk dijadikan sebagai penghias ruangan atau dekorasi panggung.

Kurnia Yuniarto, Peneliti Pemulia varietas Surayandhari Agrihorti dari Balitbangtan ini menjelaskan bahwa pada umur 59 - 62 hari setelah tanam, varietas ini berpotensi menghasikan 10 - 24 kuntum per tanaman per musim tanam. Lalu, disebutkan bahwa batang berpenampang bulat berwarna hijau dengan daun berbentuk lonjong menjari serta lekukan dalam dan gerigi sedang membuat varietas ini semakin terlihat menarik. Suryandhari Agrihorti memiliki tinggi tanaman mencapai 111,5-137 cm, sistem perakaran serabut dengan waktu inisiasi akar stek 10-15 hari.

Krisan Suryandhari Agrihorti mempunyai periode kesegaran bunga dalam ruangan (vase life) 12-14 hari, beradaptasi baik dan dapat dikembangkan secara komersial di daerah dengan ketinggian lokasi 700-1.200 meter dari permukaan laut.

Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias (Balithi) Dr. Rudy Soehendi dalam sebuah wawancara menyampaikan bahwa kebutuhan krisan saat ini di Indonesia masih tergolong cukup tinggi. Lebih lanjut, pemanfaatannya sebagai bunga pot dan bunga potong, untuk bunga potong krisan banyak dimanfaatkan sebagai rangkaian bunga dan dekorasi lainnya.

Balithi sebagai Unit Pelaksana Teknis Balitbangtan, seperti dituturkan Rudy, selalu berupaya menciptakan varietas unggul yang memiliki corak unik agar krisan selalu diminati pasar setiap waktu. Hal ini selaras dengan arahan Kepala Balitbangtan Dr. Fadjry Djufry bahwa tanaman hias memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, benih dan varietas tanaman mempunyai peranan yang sangat menentukan dalam upaya peningkatan produksi dan mutu hasil dalam budidaya tanaman. (Irm/Tds)

Informasi lebih lanjut: Balai Penelitian Tanaman Hias