» Info Teknologi » Waspadai Serangga Biji Kakao dalam Simpanan
22 Sep 2020

Buah kakao setelah dipanen akan mengalami proses pengeringan dan fermentasi. Sebelum diolah, kakao disimpan beberapa waktu di dalam ruangan penyimpanan dalam bentuk biji kering. Pada tahap penyimpanan tersebut, menurut keterangan Dr. Samsudin, Peneliti hama dan penyakit tanaman Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbagtan), terdapat serangga yang diketahui dapat merusak biji kakao dalam simpanan yang disebut Ephestia cautella.

Serangga tersebut hidup pada biji kakao dan menyebabkan biji kakao saling berekatan atau menempel. “Hal ini tentu saja merusak biji kakao dan mengurangi kualitas biji (kakao),” ujar Samsudin.

Ciri morfologi serangga dimaksud yakni pada sayap depan terdapat garis berwarna terang. Setelah kopulasi (kawin), ngengat meletakkan telur yang lengket pada biji kakao yang beradan di simpanan. Dalam waktu tiga hari, telur menetas dan memakan biji sehingga menyebabkan biji rusak dan mengeluarkan serbuk bekas gigitan pada biji.

Samsudin dan beberapa peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) berbagi cara yang dapat dilakukan untuk menghindari keberadaan hama itu, yakni:

1. Menjaga kebersihan lingkungan gudang.

2. Menggunakan kemasan yang tebal.

3. Penataan penyimpanan komoditas sehingga mendapatkan penyinaran dan sirkulasi udara yang baik.

4. Pengaturan keluar masuknya komoditas dan monitoring secara rutin menggunakan perangkap lampu atau perangkap feromon.

Selain itu, Balittri juga telah melakukan penelitian beberapa ekstrak tanaman dalam mengendalihan hama tersebut. Hasil penelitian mengetahui bahwa ektrak umbi A. sativum memiliki persentase repelensi dan insektisidal yang tinggi terhadap larva E. cautella. Ekstrak daun Ageratum conyzoides (bandotan) memiliki persentase repelensi paling tinggi tetapi tidak bersifat insektisidal terhadap larva E. cautella.

Sebaliknya, ekstrak biji Azadirachta indica (mimba) bersifat insektisidal kuat, tetapi persentase repelensinya masih rendah. Bandotan, mimba dan bawang putih berpotensi digunakan sebagai bahan pelindung biji kakao dari infestasi larva E. cautella di gudang penyimpanan.

Sumber: EPHESTIA CAUTELLA, MUSUH BIJI KAKAO DALAM SIMPANAN

Informasi lebih lanjut: Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar