» Info Teknologi » Varietas Unggul Kayumanis Koerintji
16 Nov 2020

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) bekerjasama dengan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi berhasil melepas varietas unggul kayumanis. Pohon induk terpilih dari blok penghasil tinggi kayumanis dari jenis Cinnamomum burmanii Blume yang banyak berkembang di Kerinci tahun 2019, telah disetujui oleh Tim Penilai Varietas Tanaman Perkebunan menjadi varietas unggul dengan nama KOERINTJI.

Kayumanis (Cinnamomum burmanii) merupakan komoditas unggulan ekspor Indonesia di sektor perkebunan setelah lada dan pala. Kayumanis asal Indonesia sudah dikenal dalam dunia perdagangan rempah dunia dengan sebutan kayumanis Koerintji atau Padang Cassia.

Pencarian materi genetik kayumanis pada tiga Blok Penghasil Tinggi (BPT) di Provinsi Jambi terutama di Kabupaten Kerinci yaitu di Desa Lempur Tengah, Desa Perikan Tengah, dan Desa Air Betung dengan tanaman yang berumur 20-40 tahun. Seleksi pohon induk terpilih (PIT) dilakukan dengan memilih berdasarkan pada karakter pertumbuhan, produksi, dan penampilan tanaman.

Keunggulan kayumanis Koerintji yaitu kandungan sinamaldehid sangat tinggi sekitar 91,88 - 94,19% melebihi standar SNI yaitu 50%. Keunggulan lainnya yaitu bobot basah kulit yang mencapai 80 kg/pohon. Bobot basah kayumanis Koerintji melebihi standar yang ditetapkan oleh Kepmentan nomor 05/KPTS/KB.020/1/2018 yaitu 20 kg/pohon.

Hal itu disebabkan karena kayumanis Koerintji secara genetik dan secara visual mempunyai ukuran pohon yang besar dan kokoh serta mampu menyerap unsur hara secara maksimal. Ketersediaan benih sampai tahun 2020 sudah dilakukan perbanyakan benih oleh penangkar setempat sebanyak 350.000 dan secara bertahap akan mencapai 1 juta benih. (Bur)

Informasi lebih lanjut: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Lampiran