Kerjasama » Kerjasama Dalam Negeri

Kerja sama dalam negeri adalah suatu kesepakatan untuk melakukan penelitian dan pengembangan antara UK/UPT Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan mitra kerja sama dalam negeri. Kegiatan penelitian dan pengembangan dimaksud meliputi : penelitian, pengembangan, pengkajian, perekayasaan, pemetaan, bimbingan teknologi, evaluasi/karakterisasi sumberdaya pertanian, serta pertukaran dan pemanfaatan informasi.

Kegiatan Kerja sama litbang pada dasarnya bertujuan untuk : (a) mempercepat pematangan teknologi seperti uji verifikasi, uji multilokasi, uji adaptasi, uji kelayakan, dll; (b) mempercepat diseminasi dan adopsi teknologi; (c) mempercepat pencapaian tujuan pembangunan pertanian; (d) Meningkatkan capacity building Unit Kerja/Unit Pelaksana Teknis (UK/UPT) lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, (e) Mendapatkan umpan balik untuk penyempurnaan teknologi, (f) Menciptakan alternatif sumber pembiayaan litbang.

Kerjasama dalam negeri harus dilakukan formal institusional, yang dituangkan ke dalam dokumen bersifat kontraktual (Memorandum of Understanding/MOU, kontrak Kerja sama) ditandatangani oleh para pihak dan bersifat non-kontraktual yang dituangkan ke dalam surat kesepakatan para pihak. Dalam proses penandatanganan dokumen kerja sama kontraktual harus mempertimbangkan kesetaraan (jabatan) para pihak yang mengikat Kerja sama.

Jenis Kerja sama Dalam Negeri adalah:

  1. Kerja sama dengan Instansi Pemerintah/Pemda (Prov, Kab,Kota)
  2. Kerja sama dengan Swasta Nasional/LSM
  3. Kerja sama dengan Perguruan Tinggi/Lembaga Penelitian Lain (RISTEK, BATAN,LIPI)
  4. Kerja sama Internal

2004 | 2005 | 2006 | 2007 | 2008 | 2009 | 2010 | 2011