SDM Profesional » Dr. Setyadjit, M.App.Sc.

Satuan Kerja:Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian
Pendidikan:S3
Jabatan:Peneliti Utama
Bidang Penelitian:Teknologi Pascapanen
E-mail:setyadjit@pertanian.go.id
Komoditas:Jeruk, Mangga

Profil

Dr. Ir. Setyadjit, MAppSc mendapatkan gelar sarjana teknologi hasil pertanian (jurusan Teknologi Hasil Pertanian) pada tahun 1982 dari Institut Pertanian Bogor. Pendidikan S2 (jurusan Food Technology) ditempuh di New South Wales University, Sydney, Australia diselesaikan pada tahun 1989 dengan gelar Master of Applied Science (MappSc). Pendidikan doktoral (PhD) jurusan Agriculture and Horticulture ditempuh di University of Queensland, QLD, Australia diselesaikan tahun 2000.

Beberapa training jangka pendek dan workshop baik di dalam dan di luar negeri telah diikuti untuk menambah pengetahuannya antara lain statistik pertanian tahun dan analisis regresi terapan tahun 1983, postharvest of vegetables di Taiwan tahun 1993, Sustainable agroenterprises in a microregional contex (kerjasama SEARCA, UPWARD, CIAT) di Filipina tahun 2001, dan Workshop on Safety of Fruit and Vegetables (EurepGAP, FAO) di Bangkok tahun 2003

Jenjang fungsinal terakhir adalah Ajun Peneliti Madya sedang dalam proses untuk kenaikan Peneliti Muda dalam bidang pascapanen pertanian. Pada tahun 2004. Yang bersangkutan telah mempublikasi makalah ilmiah kurang lebih 10 buah pada Jurnal Hortikultura, Bulletin Pascapanen, Plant Growth Regulation, serta prosiding pertemuan ilmiah. Selain itu yang bersangkutan sedang memproses beberapa paten nasional dalam bidang pascapanen. Bidang pascapanen yang ditekuni adalah fisiologi, penanganan segar dan pengolahan buah, sayur dan tanaman hias. Penelitian terkhir yang sedang ditekuni adalah pengembangan model agroindustri puree mangga di Cirebon (kerjasama Dinas Pertanian Cirebon, CV. Promindo Utama, masuk dalam program Menristek Start Up Capital), puree jeruk di Nabire (kerjasama Depnakertrans), dan yang sedang dalam perencanaan adalah penanganan segar dan pengolahan jeruk di Kalimantan Barat (Kerjasama dengan BPTP Kalbar). Selain itu yang bersangkutan juga menekuni penelitian SCM (Supply Chain Management) dengan studi kasus SCM pisang di Cikalong Cianjur (kerjasama dengan ACIAR), serta Waralaba Tahu Sumedang (kerja sama dengan UN-ESCAP). Selain itu yang bersangkutan adalah ketua dewan redaksi Jurnal Pascapanen Pertanian yang sedang dalam proses menerbitkan nomor perdananya. Yang bersangkutan juga ikut membantu dalam proyek AAPSIP (Asean Australian Postharvest System Improvement Project) phase II pada tahun 1992 hingga 1993. Dalam berbagai kesempatan yang bersangkutan juga sebagai pengajar bidang pascapanen hortikultura baik yang diselenggarakan oleh Puslitbang Hortikultura, Dinas pertanian DKI Jakarta, Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, maupun Direktorat Bina Produksi Hortikultura.

Jabatan yang bernuansa struktural terakhir adalah sebagai ketua Kelti Proses Kimia, Balai Besar Pascapanen Pertanian mulai tahun 2004. Berbagai jabatan kepanitiaan dalam pengadaan barang Proyek P2LP yang berlokasi di Sekretariat Badan Litbang Pertanian telah dilaksanakan dengan baik di periode 2002 dan 2003. Selain itu yang bersangkutan adalah Kepala Instalasi Penelitian Tanaman Hias pada tahun 2001.

Pengalaman Riset

  • Pengembangan Teknologi Penanganan dan Pengolahan Jeruk (2005)
  • Pengembangan Tejnologi Pengolahan Jeruk (2006)
  • Penanganan dan Pengolahan Jeruk Mendukung Program Pengembangan Jeruk di Kalimantan Barat (2007)