Paket Teknologi » Teknologi Pemisahan Sperma X Dan Y (Sexing)

Komoditas:Sapi
Tahun:2010
Deskripsi:

Teknologi Pemisahan Sperma Pembawa Chromosome X Dan Y Didasarkan Perbedaan Motilititas Kedua Jenis Spermarozoa Tersebut. Pemisahan Menggunakan 2 Kolom Putih Telur (PT) Yaitu Kolom Atas ( 10 % PT) Dan Kolom Bawah ( 30%PT) Dalam Pengencer Tris-Citrat Mengandung 20 % V/V Kuning Telur Dan Panjang Masing Masing Kolom 3 Cm. Pertama-Tama Semen Sampel Diencerkan Dengan Pengencer Tris-Citrat Untuk Mendapatkan Konsentrasi Spermatozoa Dibawah 500 Juta/Cc. Kemudian 1 Ml Sampel Yg Sudah Diencerkan Diletakkan Diatas Kolom Atas (KA) Dan Pemisahan Dilakukan Selama 30 Menit. Panen Dilakukan Dengan Drainase Dimana 3 Ml Pertama Sampel Berisi Majoritas Akan Sperma Pembawa Chromosom Y Dan 3 Ml Kedua Sampel Dengan Majoritas Sperma Pembawa Chromosom X. Masing Masing Sampel Dicentrifus Dengan Kecepatan 3000 Rpm Selama 10 Menit. Kemudian Supernatant Dibuang Dan Endapan Diencerkan Menggunakan Tris Citrat 20 % V/V Kuning Telur Untuk Mendapatkan Konsentrasi Akhir 100 Juta Sperma/Cc. Keuntungan Teknologi Ini Adalah Mudah Dilakukan Dan Menggunakan Peralatan Yang Sangat Sederhana Sehingga Mudah Dan Murah Diterapkan Dilapangan. Jenis Kelahiran Anak Yang Diinginkan Dapat Meningkat Sebesar 30 %. Produksi Semen Sexing Telah Dilakukan Di Balai Inseminasi Buatan Lembang, Jawa Barat Dan Telah Didistribusikan/Digunakan Oleh Beberapa KUD Dan Secara Terbatas Pada Perusahaan Suasta . Dampak Penggunaan Teknologi Ini Akan Meningkatkan Efisiensi Usaha Produksi Ternak Yang Sangat Luas. Dengan Menggunakan Sexed Sperm Peternak Dapat Mengatur Jenis Kelamin Anak Sapi Yang Diinginkan Dimana Peternak Sapi Perah Lebih Menginginan Anak Betina Untuk Penghasil Susu Sedang Peternak Sapi Potong Lebih Menginginkan Anak Sapi Jantan Untuk Pertumbuhan Yang Lebih Baik Dibanding Anak Betina. Untuk Program Nasional Meningkatkan Populasi Yang Lebih Cepat Dapat Dilakukan Dengan Penambahan Kelahiran Anak Betina.

Keunggulan:

Teknologi Pemisahan Sperma Pembawa Chromosome X Dan Y Didasarkan Perbedaan Motilititas Kedua Jenis Spermarozoa Tersebut. Pemisahan Menggunakan 2 Kolom Putih Telur (PT) Yaitu Kolom Atas ( 10 % PT) Dan Kolom Bawah ( 30%PT) Dalam Pengencer Tris-Citrat Mengandung 20 % V/V Kuning Telur Dan Panjang Masing Masing Kolom 3

Status:Non Komersial
Kontak:Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan