Tahukah Anda?

Kenali Delima, Salah Satu Jenis Buah Subtropika

Delima (P. granatum L.) merupakan salah satu jenis buah-buahan (edible fruit) tertua yang pernah ditemukan. Delima merupakan salah satu tanaman buah yang telah lama dikenal seiring dengan perkembangan peradaban manusia, terutama pada daerah-daerah beriklim agak kering hingga kering.

Tanaman delima diperikirakan berasal dari daratan Persia dan daerah sekitarnya. Spesies-spesies liarnya banyak tumbuh alami di daerah Transcaucasia dan Asia Tengah dari Iran, Turkmenistan hingga bagian utara India. Delima dapat tumbuh pada berbagai tipe tanah kecuali pada tanah-tanah dengan pH terlalu tinggi atau tanah salin. Tanaman delima menghendaki tanah dengan drainase baik dan tidak telalu padat untuk perkembangan akar yang optimal.

Biasanya buah delima dimakan bentuk buah segar maupun minuman dan dikenal mengandung antioksidan yang baik untuk tubuh. Buah delima mempunyai kandungan senyawa kimia yang beragam dan berguna untuk pengobatan dan kesehatan manusia. Buah yang sudah masak mengandung sejumlah asam organik seperti asam sitrat, malat, oksalat, asetat, fumarat, tartarat dan laktat dan gula seperti glukosa, fruktosa, sukrosa dan maltose.

Hingga kini belum terdapat data yang akurat perihal luasan tanam dan panen tanaman delima di Indonesia. Tanaman delima umumnya masih dibudidayakan secara sederhana dalam pekarangan dan tidak dalam skala besar, sehingga potensi pengembangan secara lebih komersial masih sangat luas.

 

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika