Download » Suplemen Sinar Tani » Pengendalian Penyakit Blas

Cara pengendalian penyakait blas pada tanaman padi yang paling efektif, murah dan ramah lingkungan adalah dengan penggunaan varietas tahan terhadap penyakit tersebut. Beberapa varietas yang masih menunjukkan reaksi tahan penyakit blas adalah Limboto, Danau Gaung, Situ Patenggang dan Batutegi. Pengendalian dengan bahan kimia dilakukan dengan penggunaan fungisida sistemik seperti pyroquilon (5-10 g/kg benih. Benih direndam dalam larutan fungisida selama 24 jam dan selama periode ini larutan diaduk selama merata setiap 6 jam. Perbandingan berat benih dan volume air adalah 1 : 2 (1 kg benih : 2 liter air). Benih yang telah direndam dianginkan dalam suhu kamar di atas kertas koran dan dibiarkan sampai benih tersebut disebarkan di lahan gogo. Pada padi sawah perendaman dalam larutan fungisida dilakukan sebelum pemeraman.

Download