Download » Suplemen Sinar Tani

Inovasi Padi Menghadapi Perubahan Iklim

Padi merupakan komoditas utama penduduk Indonesia. Kebutuhan beras terus meningkat setiap tahun seiring dengan peningkatan penduduk.

Varietas Pengendali Penyakit Kresek

Penyakit hawar daun bakteri (HDB) adalah penyakit padi tersebar di berbagai ekosistem padi di negara-negara penghasil padi, termasuk di Indonesia.

Pengendalian Penyakit Blas

Penyakit blas yang disebabkan cendawan Pyricularia grisea kendala utama pertanaman padi gogo, daerah pasang surut dan rawa.

Langkah Antisipasi Penggerek Batang Padi

Penggerek batang padi adalah salah satu organisme pengganggu tanaman padi dengan predikat sebagai hama utama.

Perangkap Berferomon

Penggerek batang padi merupakan salah satu hama penting pada tanaman padi di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya.

Padi Sangat Genjah dan Tahan Wereng Cokelat

Inpari 13 nama varietas unggul terbaru BB Padi. Varietas ini belum banyak diketahui oleh masyarakat luas karena baru dilepas pada akhir tahun 2009 lalu.

Perangkap Berferomon, Pengendalian Penggerek Batang Padi Kuning

Dua jenis penggerek batang padi yang dominan di daerah-daerah produksi padi, khususnya di daerah Pantura seperti Karawang, Subang, Indramayu dan Cirebon adalah penggerek batang padi kuning (S.incertulas) dan penggerek batang padi putih (S. innotata). Penggerek batang padi kuning adalah yang dominan dan paling luas penyebarannya di Indonesia. Penggerek padi dapat menyerang pertanaman sejak dipesemaian hingga masa panen. Teknik pengendalian penggerek batang padi yang lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan perlu dikembangkan. Salah satunya adalah pemanfaatan feromon seks (sintetik) yang dapat digunakan untuk pemantauan tingkat populasi dan perangkap massal. Sebagai alat pemantau populasi maka perangkap berferomon akan memberikan informasi lebih dini dan tepat untuk melakukan tindakan pengendalian hama tersebut.

Inpari 13, Padi Sangat Genjah Tahan Wereng Coklat

Kebanyakan padi sawah selama ini rata-rata memiliki umur genjah sampai sedang (105–124 hari). Inpari 12 mempunyai umur yang pendek (sangat genjah) yaitu sekitar 103 hari sudah dapat dipanen. Varietas yang sangat genjah ini didukung juga dengan produktivitas tanaman padi yang tinggi dengan rata-rata hasil panen sebesar 6,59 t/ha atau setara dengan potensi hasil 8,0 t/ha.

Pengendalian Penyakit Blas

Cara pengendalian penyakait blas pada tanaman padi yang paling efektif, murah dan ramah lingkungan adalah dengan penggunaan varietas tahan terhadap penyakit tersebut. Beberapa varietas yang masih menunjukkan reaksi tahan penyakit blas adalah Limboto, Danau Gaung, Situ Patenggang dan Batutegi. Pengendalian dengan bahan kimia dilakukan dengan penggunaan fungisida sistemik seperti pyroquilon (5-10 g/kg benih. Benih direndam dalam larutan fungisida selama 24 jam dan selama periode ini larutan diaduk selama merata setiap 6 jam. Perbandingan berat benih dan volume air adalah 1 : 2 (1 kg benih : 2 liter air). Benih yang telah direndam dianginkan dalam suhu kamar di atas kertas koran dan dibiarkan sampai benih tersebut disebarkan di lahan gogo. Pada padi sawah perendaman dalam larutan fungisida dilakukan sebelum pemeraman.

Waspadi Wereng Coklat

Terjadinya ledakan hama wereng coklat di pantura Jawa Barat pada MT 2010 disebabkan oleh waktu tanam yang tidak serempak, penanaman varietas rentan, dan banyak petani yang menggunakan insektisida yang tidak direkomendasikan. Hal ini menyebabkan resurgensi hama wereng coklat. Dalam keadaan panik, petani mencampur insektisida dengan berbagai bahan lain seperti solar, oli, dan racun semprot nyamuk komersial. Identifikasi di lapangan menunjukkan bahwa petani tidak memiliki pengetahuan yang memadai tentang teknik pengendalian hama wereng coklat. Hal ini tercermin dari ditemukannya petani yang mencampur 2-3 macam insektisida, waktu penyemprotan yang tidak tepat, dan insektisida disemprotkan di atas kanopi tanaman padi pada pagi hari dimana terdapat cukup banyak embun sehingga efikasi insektisida rendah.