Sub sektor perkebunan merupakan salah satu pilar penggerak perekonomian nasional yang besar diusahakan dalam bentuk perkebunan rakyat. Selain untuk ekspor, produk perkebunana juga untuk memenuhi kebutuhan industri domestik. Perkembangan nilai PDB sub sektor perkebunan dalam 5 tahun terakhir menunjukan pertumbuhan yang positif. Di pasar internasional, beberapa produk Indonesia memiliki keunggulan komparatif seperti Kakao, Kelapa Sawit, Kopi, Teh, Karet, Lada, Vanili, Kopra, Minyak Atsiri dan Jambu Mete. Namun seiring dengan pertumbuhan produksi yang positif, hama dan penyakit merupakan kendala utama dalam budidaya tanaman perkebunan yang dapat menurunkan produksi sampai 40% serangan nematoda pada Kopi dapat menurunkan hasil sampai 30%, penyakit cacar daun pada karet yang berumur 5-10 tahun dapat menurunkan produktivitas sampai 30% serta penyakit layu pada nilam dapat menimbulkan kerugian antara 60-90%. Kemunculan serangan hama penyakit tersebut pada pertanaman disebabkan oleh berbagai faktor. Oleh sebab itu  antisipasi petani untuk dapat mengendalikan serangan hama penyakit tersebut harus disiapkan sejak dini.

Kebijakan Tanggap Ledakan Hama Penting Tanaman Perkebunan, tersaji secara lengkap dan dapat didownload : hama.pdf [13 M]