» Info Aktual » Ketahui Jenis OPT untuk Tentukan Cara Pengendalian
01 Apr 2021

Brebes – Dalam meningkatkan produksi sayuran daun dihadapkan dengan berbagai masalah, faktor biotis dan faktor abiotis. Faktor abiotis yaitu kemunduran kesuburan lahan, kekeringan serta kondisi iklim lainnya sedangkan faktor biotis yaitu hama, penyakit dan gulma. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (Puslitbanghorti) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Padat Karya 2021 ‘Diseminasi Inovasi Teknologi Hortikultura’ di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Paguyangan, Kabupaten Brebes, Rabu (31/03/2021).

Peneliti Balitbangtan Ir. Eli Korlina, M.Si selaku pemateri dalam bimtek tersebut menjelaskan, OPT terdiri dari dua kelompok. Pertama adalah kelompok hama tanaman, yakni OPT yang penyebabnya dapat dilihat dengan mata telanjang. Kedua adalah kelompok penyakit tanaman, yaitu OPT yang penyebabnya tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

“Untuk pengendalian hama dan penyakit pada sayuran daun menerapkan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) diantaranya budidaya tanaman sehat, pemanfaatan dan pelestarian musuh-musuh alami, pengamatan lahan secara mingguan atau rutin serta pembinaan petani sebagai pakar PHT,” ujar Eli.

Lebih lanjut Eli menerangkan bahwa pengendalian penyakit tanaman adalah suatu cara untuk mengurangi jumlah inoculum pathogen atau menekan aktifitas pathogen baik aktif atau dorman dalam menimbulkan penyakit satu atau beberapa organisme secara alami atau melalui manipulasi lingkungan.

Eli juga mengatakan, “Keberhasilan pengendalian OPT sangat tergantung pada identifikasi terhadap jenis OPT yang menyerang. Hal ini disebabkan dengan diketahuinya jenis OPT yang menyerang akan dapat ditentukan cara pengendalian yang tepat.”

Kasie Perbenihan dan Perlindungan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, Joko Triatno, SP menjelaskan bahwa tujuan kegiatan tersebut adalah memberi ilmu pengetahuan kepada petani di Desa Paguyangan dan Desa Sirampog terkait inovasi teknologi penanganan OPT sayuran daun.

“Harapannya, agar petani Kecamatan Paguyangan memiliki wawasan luas sehingga pertanian di  Paguyangan Brebes semakin maju,” ujarnya.

Lampiran